
Keisha masih bersama Shella dan juga Tasya di sebuah cafe favorit mereka saat ini, ketiganya tampak tengah serius mengobrol membahas masalah yang menimpa Keisha dan suaminya. Ya sebelum ini memang Tasya sempat terlibat perkelahian dengan Shella, apalagi setelah Tasya menyiram baju Shella secara sengaja dengan air minum yang ada di meja sampai membuat mood Shella turun dan nyaris saja terpancing emosi.
Namun, saat ini semua kondisinya sudah stabil dan Tasya tidak lagi emosi seperti tadi. Tasya juga telah berusaha menerima Shella sebagai sahabatnya, sama seperti yang dilakukan Keisha. Meski begitu, tetap saja Tasya akan selalu mengawasi setiap pergerakan Shella dan memastikan gadis itu tidak akan berbuat macam-macam di belakangnya.
Tadi juga Tasya telah membantu Shella untuk membersihkan bajunya dari bekas minuman yang ia tumpahkan disana, beruntung Shella masih bisa sabar dan menahan emosinya karena tidak ingin membuat hubungan persahabatannya dengan Keisha rusak nanti. Jika ingin bersahabat dengan Keisha, maka tentu Shella juga harus bersabar dan mau menerima Tasya sebagai sahabatnya.
Shella memang perlu meyakinkan kedua wanita yang menjadi sahabat barunya itu, bahwa saat ini ia sudah berubah dan tidak seperti dulu lagi. Jika tidak, maka tentu baik Keisha maupun Tasya akan sulit lagi untuk mempercayai perubahan gadis itu. Apalagi, Shella membutuhkan orang yang bisa membantunya untuk berubah jadi lebih baik.
Kini Keisha pun menceritakan semua masalah yang ia alami kepada dua sahabatnya itu, ia mengatakan kalau sekarang ini ia sedang merasa kesal dengan sikap suaminya yang terus saja berkata bohong padanya. Sudah berulang kali memang Alex melakukan hal itu padanya, sehingga saat ini Keisha tampak tidak bisa lagi menahan dirinya.
"Gue gak nyangka deh sama si Alex itu, dia tuh maunya apa sih sebenarnya? Kenapa coba dia sakitin lu terus belakangan ini? Apa emang dia udah gak cinta lagi sama lu?" heran Tasya.
Keisha menggeleng tanda bahwa ia pun tidak tahu apa penyebab suaminya bersikap seperti itu, padahal ia yakin kalau selama ini ia sudah berusaha semaksimal mungkin untuk bisa menjadi istri yang baik bagi Alex. Bahkan, Keisha sering sekali memaafkan kesalahan Alex meski sudah sangat besar dan sampai menyakiti hatinya.
"Kalau gue jadi lu ya Kei, mungkin gue gak akan bisa sekuat lu. Satu kali aja gue disakitin, pasti gue udah minta putus deh. Apalagi ini lu berkali-kali, gue sih mulai meragukan kesetiaan si Alex itu deh. Dia kayak gak serius sama lu," ucap Tasya.
"Iya Keisha, yang dibilang Tasya benar tuh. Ya meski gue belum banyak tahu tentang rumah tangga lu sama Alex, tapi kalau emang udah ada kebohongan kayak gini ya udah parah sih!" sahut Shella.
Keisha pun terdiam mendengar ucapan dari kedua sahabatnya, ia melamun dan memikirkan apa kiranya yang patut ia lakukan saat ini. Ia memang masih mencintai dan menyayangi suaminya, namun ia tak tahu apakah Alex juga merasakan hal yang sama seperti dirinya. Terlebih, pria itu sudah sering sekali berbohong padanya dan menyakiti hatinya.
"Gue gak ngerti lagi harus gimana cara buat hadapi sikap mas Alex, kalian berdua punya saran apa nih supaya hubungan gue dan mas Alex gak hancur gitu aja?" ucap Keisha tampak pasrah.
"Umm, gak tahu juga sih ya kan gue belum pernah nikah tuh. Tapi, emangnya siapa sih cewek yang ngaku udah pernah tidur sama si Alex? Kita berdua kenal gak?" ucap Tasya penasaran.
__ADS_1
"Dia temannya mas Alex waktu di luar negeri, namanya Anya," jawab Keisha lirih.
Deg
Shella terkejut dan terbelalak lebar, seolah-olah ia tidak asing dengan nama yang disebutkan Keisha barusan.
•
•
Alex pulang ke apartemennya dengan wajah jengkel dan kesal, ia masih teringat pada momen saat di atas gedung tadi bersama Revan. Niatnya ingin mencari tahu siapa yang memberi foto dirinya kepada Revan, namun sepertinya Revan tidak ingin memberitahu siapa orang jahat yang sudah berusaha untuk menghancurkan rumah tangganya.
Tentu saja Alex benar-benar kesal, apalagi Revan terlihat sangat jelas ingin memancing emosinya. Mereka bahkan sempat berkelahi di atas gedung sebelumnya, beruntung Alex masih bisa menahan diri dan tidak meneruskan perkelahian itu. Ya bisa saja terjadi korban tadi dalam pertarungan itu, terlebih Alex dalam keadaan penuh emosi.
"Loh loh, kalian berdua ngapain coba di depan apartemen gue? Sekarang gue lagi pusing banget nih, gue gak bisa main dulu sama kalian!" ucap Alex.
"Hadeh Lex Lex, pusing kenapa lagi sih lu? Ada masalah sama istri lu?" tanya Rizky.
"Itu lu tahu, masalah gue emang apa lagi sih selain itu? Istri gue ngambek lagi sama gue, dia marah karena gue bohong sama dia. Padahal, gue niatnya gak begitu loh guys," jelas Alex.
"Hahaha, sabarin aja bro! Emang ini masalahnya gimana nih? Lu ngelakuin apa sih ke Keisha?" Rizky dibuat penasaran dengan masalah yang menimpa sahabatnya tersebut.
"Iya jadi si Keisha itu salah paham, dia ngira kalau gue pernah tidur sama cewek lain. Ini semua gara-gara bukti foto yang dikasih seseorang ke dia, sialan emang!" ucap Alex menjelaskan.
__ADS_1
"Hah? Siapa tuh orang yang udah kasih foto lu ke Keisha? Kurang ajar banget dia!" geram Tio.
"Iya bro, gue juga kesal banget sama dia. Ini gue kan baru abis ketemu sama dia tadi, sempat ribut juga gue karena gak tahan emosi," ucap Alex.
"Terus gimana tuh, lu berhasil gak habisin dia?" tanya Rizky penasaran.
Alex menggeleng dan mengatakan kalau dirinya lebih memilih pergi tadi ketika ia berkelahi dengan Revan di atas gedung, ya Alex menjelaskan kalau ia tidak ingin dianggap sebagai seorang pembunuh jika harus menghabisi Revan. Meski Alex sangat ingin melakukan hal itu, namun ia harus bisa menahan emosinya demi masa depan calon anaknya nanti.
"Yaudah, nanti kita bantu lu buat kelarin masalah rumah tangga lu sama Keisha. Sekarang kita masuk aja yuk, lu tenangin diri lu dulu!" ucap Rizky.
"Betul Lex, kita pasti bakal bantu lu kok karena kita yakin lu orangnya gak begitu! Lu bilang aja apa yang perlu kita bantu, gue sama Rizky akan selalu ada buat lu!" sahut Tio.
"Thanks, kalo gitu bantu gue masuk ke dalam ya!" pinta Alex yang tampak lesu.
Rizky dan Tio mengangguk dibuatnya, mereka kompak merangkul Alex lalu membawa Alex ke dalam unit apartemennya dengan berhati-hati.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
...|||...
...Alex emosi♥️...
__ADS_1