Menikah Karena Skandal

Menikah Karena Skandal
Bab 87. Akhir


__ADS_3

Setelah diperiksa dan memastikan kondisi bayi dalam kandungan Keisha aman, kini Alex berniat membawa istrinya itu pulang ke rumah untuk beristirahat. Alex tidak mau jika Keisha sampai kecapekan dan terjadi hal yang tak diinginkan seperti tadi, karena jujur Alex amat khawatir pada Keisha dan juga calon anaknya yang ada di dalam rahim wanita itu.


Mereka pun sama-sama masuk ke dalam mobil, tetapi Keisha terus saja memandangi wajah sang suami dari samping disertai senyuman lebar. Alex yang mendapat tatapan seperti itu dari istrinya, sontak terkejut dan keheranan. Alex bingung apa sebenarnya yang terjadi pada Keisha, sampai membuat wanita itu terus tersenyum ke arahnya dan seolah tak mau berhenti.


"Sayang, kamu gapapa kan? Kok kamu ngeliatin aku sambil senyum terus kayak gitu? Apa ada yang salah sama wajah aku ya?" tanya Alex keheranan.


Keisha hanya menggeleng sebagai jawaban, ia malah meraih satu tangan pria itu dan menggenggamnya dengan erat sembari menaruhnya di atas pipinya. Alex benar-benar heran dengan tingkah sang istri, pasalnya tak biasanya Keisha bertingkah seperti ini dan sungguh amat membuatnya bingung tak mengerti.


"Keisha sayang, udah ya kamu kalau mau cium-cium tangan aku nanti aja di rumah! Kita sekarang pulang dulu, kamu harus makan terus istirahat yang full di rumah okay!" bujuk Alex.


"Mmhhh, aku masih mau pegang tangan kamu tahu mas! Ini permintaan anak kita loh," rengek Keisha.


"A-apa? Maksud kamu, calon anak kita di perut kamu itu yang pengen cium tangan aku? Duh, ada-ada aja sih sayang! Gimana aku nyetirnya ini?" ujar Alex.


"Ih gapapa lah mas, kan cuma satu tangan kamu yang aku ciumin. Kamu masih bisa nyetir pakai tangan kamu yang satu, udah deh gausah banyak alasan!" ucap Keisha dengan manja.


"Ya iya sih, tapi kan tetap aja aku butuh tangan kiri aku juga," ucap Alex gugup.


Namun, sepertinya Keisha tak ingin mendengarkan perkataan suaminya itu dan malah terus menciumi punggung tangan Alex sambil tersenyum. Alex kini hanya bisa menggelengkan kepala sembari mengusap wajahnya sendiri, ia bingung dengan kelakuan istrinya yang aneh dan sangat tidak menunjukkan sosok Keisha yang ia kenal.


"Mas, kita pulangnya nanti aja ya? Anak kamu ini kayaknya kepengen diajak jalan-jalan sama papanya deh, mau kan?" bujuk Keisha mengusap perutnya.


"Hah? Tapi kan sayang, kamu itu harus banyak istirahat loh kata dokter! Kalau kamu sakit lagi nanti gimana? Aku gak mau ya sampai terjadi sesuatu sama kamu dan kandungan kamu," ucap Alex.

__ADS_1


Keisha menggeleng-gelengkan kepalanya dan tetap membujuk Alex untuk membawanya pergi jalan berdua, ya Keisha memang pandai dalam membujuk sehingga membuat Alex kebingungan dan tak tahu harus berkata apa saat ini. Ekspresi Keisha sungguh menggemaskan, Alex yang melihatnya pun dibuat tak berdaya dan terdiam di tempat.


"Ayolah mas, cuma sebentar aja kok! Nanti kita sekalian makan siang di luar, mau ya?" bujuk Keisha.


"Hadeh, kamu itu keras kepala banget sih sayang! Aku ini kan cemas sama kamu dan kandungan kamu, tapi kamu malah kayak gini. Aku kan jadi bingung sekarang harus ngapain," kesal Alex.


"Yaudah gausah bingung, kamu jalanin aja mobilnya terus kita keliling kota deh bareng-bareng! Ini kemauan anak kita tahu mas," rengek Keisha.


"Hm, iya deh iya." Alex mendengus pasrah.


Keisha pun tersenyum lebar dan mengecup pipi sebelah kiri suaminya sebagai tanda terimakasih, hal itu membuat Alex ikut tersenyum sembari menatap ke arahnya sebelum mulai melajukan mobilnya sesuai kemauan sang istri.




Sesampainya di dalam sana, Alex langsung menarik kursi dan membantu Keisha terduduk disana dengan berhati-hati. Sikap lembut Alex ini berhasil membuat jantung Keisha berdebar kencang, ada rasa bahagia dan juga senang di dalam hatinya saat ini. Ya Keisha senang, karena sebelumnya Alex tidak pernah seromantis ini padanya.


"Sayang, mau makan apa nih sekarang? Anak papa yang di dalam perut kepengen apa hayo?" tanya Alex dengan suara lembutnya.


"Ahaha, aku pengen chicken steak aja mas. Terus pengen minum jus strawberry," jawab Keisha.


"Oh okay, bentar ya aku pesenin dulu?" ucap Alex sembari mengusap perut istrinya dan beralih memanggil pelayan disana.

__ADS_1


Selagi Alex mengatakan pesanan mereka, Keisha tiba-tiba saja merasa ingin buang air kecil dan tidak bisa menahannya lagi. Akhirnya Keisha bangkit dari tempat duduknya, lalu pamit pada sang suami dan langsung pergi begitu saja. Alex yang terkejut tampak kebingungan saat ini, pria itu agak cemas dan berusaha segera mengejar istrinya.


"Eee mbak, udah ya itu aja pesanan saya sama istri saya? Saya mau kejar istri saya dulu ke toilet," ucap Alex pada si pelayan.


Pelayan itu mengangguk perlahan, sedangkan Alex bergerak cepat mengejar Keisha yang sudah masuk ke area toilet di dalam restoran itu. Baru saja Alex hendak menyusulnya, tanpa diduga ia malah tak sengaja berpapasan dengan Revan disana. Lagi dan lagi mereka harus bertemu kali ini, tentu saja emosi Alex kembali meluap dan tak bisa ditahan.


"Lo lagi lu lagi, kenapa sih lu selalu ada di tempat yang gue datengin? Apa jangan-jangan, lu itu emang sengaja ya ngikutin gue tadi? Dasar cowok gak punya adab, istri orang masih mau diembat juga!" ucap Alex mengumpat kesal.


"Lex, kamu tahan dulu emosi kamu! Sejak awal saya kan sudah bilang, saya gak pernah ada niatan untuk rebut Keisha dari kamu!" ucap Revan sangat.


"Alah basi lu! Gue gak pernah percaya sama kata-kata cowok kayak lu, karena gue yakin kalau lu pasti emang ngincer Keisha sejak gue masih di luar negeri kan!" sentak Alex.


"Cukup Lex! Saya ini cuma mau makan siang disini, saya juga gak tahu kalau kamu ada di restoran ini. Kamu jangan salah paham gitu dong!" tegas Revan.


"Banyak omong lu!"


Alex yang terbawa emosi langsung menarik paksa lengan Revan dan membawanya ke luar restoran tersebut dengan penuh kesal, sepertinya Alex memang sudah tidak bisa menahan emosinya lagi saat ini setelah melihat kehadiran Revan. Sampai kapanpun, Alex tak akan pernah rela jika Keisha istrinya dekat dengan lelaki lain.


Revan tidak bisa berbuat apa-apa saat ini karena Alex terus menariknya secara paksa, namun pria itu tetap berusaha untuk menghindari keributan agar tidak terjadi permusuhan yang abadi diantara mereka nantinya. Revan sama sekali tak memiliki niat untuk merebut Keisha dari Alex, meski pria itu sempat menyukai Keisha saat pertama bertemu.


...~Selesai~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

__ADS_1


__ADS_2