Menikah Karena Skandal

Menikah Karena Skandal
Bab 24. Terungkap


__ADS_3

Setelah menimbang-nimbang cukup lama, Keisha pun akhirnya memutuskan untuk mengiyakan saja tawaran dari Zayn yang ingin mengajaknya pulang bersama. Ya bagi Keisha itu bukanlah merupakan sebuah pilihan yang sulit, karena tak ada alasan untuk menolaknya. Setidaknya Keisha bisa mendapat tumpangan gratis kali ini, sehingga ia tak perlu repot-repot membayar taksi online.


Singkat cerita, Keisha tiba di rumah kakeknya bersama Zayn. Gadis itu bergegas turun dari mobil si pria, dan tentunya Zayn juga ikut dengannya. Ya Keisha sengaja meminta Zayn mengantarnya ke rumah sang kakek, sebab tak mungkin jika ia mengatakan pada Zayn untuk membawanya ke apartemen milik Alex karena gadis itu tidak ingin Zayn mengetahui pernikahannya dengan Alex.


"Okay, kita udah sampai. Sekarang kamu bisa pulang ke rumah kamu," ucap Keisha dengan ketus.


Zayn sontak mengernyitkan dahinya, "Apa? Kamu kok usir aku kayak gitu sih, Keisha? Gak ada basa-basinya dulu atau apa kek gitu?" ujarnya.


"Terus kamu maunya gimana? Tadi kamu bilang cuma mau anterin aku kan?" ucap Keisha.


"Ya iya sih, tapi minimal aku dibolehin lah masuk ke dalam. Aku kan juga pengen ngobrol-ngobrol dulu sama kamu gitu, Keisha. Lagian masa kamu tega ngusir aku?" ucap Zayn merengut.


Keisha merotasi bola matanya, apa yang diinginkan pria itu sungguh membuatnya bingung dan tak tahu harus apa. Pasalnya jika Keisha membawa Zayn ke dalam, pasti sang kakek nantinya akan banyak mengajukan pertanyaan pada mereka. Namun, tak mungkin juga bila Keisha menolak permintaan Zayn karena pria itu sudah mengantarnya kali ini.


"Umm, yaudah deh kalau kamu mau masuk ayo ikut sama aku! Tapi, kamu jangan bicara yang aneh-aneh ya di depan kakek aku!" ucap Keisha mengingatkan.


Zayn langsung mengangkat kedua jarinya, "Siap Keisha, aku janji akan nurut sama kamu! Kamu gak perlu khawatir, aku ini kan udah akrab sama kakek kamu," ucapnya.


Akhirnya Keisha menuruti permintaan pria itu, dan mengajak Zayn ikut bersamanya. Mereka pun melangkah ke dekat rumah Bruce dengan kondisi Keisha yang begitu berhati-hati, ya sedari tadi Keisha sudah tampak berpikir keras apa kiranya alasan yang akan ia berikan pada sang kakek nanti jika tahu kalau ia pulang bukan bersama suaminya.

__ADS_1


Baru saja Keisha hendak berteriak dan mengetuk pintu, tiba-tiba kakeknya muncul lebih dulu di hadapannya membuat gadis itu terkejut. Sang kakek terlihat sudah membawa peralatan berkebun miliknya, karena ini memang jadwal Bruce untuk mengurus tanaman yang ada di halaman depan serta samping rumahnya itu.


Bruce pun terkejut melihatnya, ia heran mengapa cucunya itu pulang bersama laki-laki lain. Padahal saat ini Keisha sudah menikah dengan Alex, dan juga gadis itu seharusnya tidak pulang ke rumahnya melainkan ke apartemen milik Alex. Tentu Bruce menaruh curiga pada cucunya itu, ia mengira Keisha tengah memiliki masalah dengan suaminya.


"Kei, kamu ngapain pulang kesini? Terus Alex mana, kenapa kamu pulang sama cowok lain? Kamu lagi ada masalah sama dia?" tanya Bruce keheranan.


"Eee entar aku jelasin di dalam, kek. Tapi, Zayn ini kan teman aku di sekolahan juga kek. Kakek kan udah lumayan akrab sama dia," jawab Keisha.


"Ohh, ya ya jadi ini nak Zayn? Maaf maaf, kakek lupa soalnya udah lama gak ketemu!" ucap Bruce.


"Ahaha, iya gapapa wajar kok kek. Omong-omong kakek apa kabar nih?" ucap Zayn sembari mencium tangan lelaki tua itu.


Zayn dan Keisha kompak mengangguk, kemudian mereka pun sama-sama masuk ke dalam rumah itu sesuai permintaan Bruce tadi. Tak lupa Keisha membuatkan minuman untuk Zayn beserta kakeknya, lalu ikut terduduk di sofa bersama-sama dan lanjut berbincang membahas sesuatu yang ringan tanpa membawa-bawa nama Alex.




Disisi lain, Alex yang tadi pergi dengan terburu-buru kini tiba di lokasi hotel tempat dirinya kala itu berlibur bersama Keisha. Ya Alex baru saja mendapat kabar dari salah seorang temannya, kalau ternyata video rekaman cctv di hotel tersebut telah bisa diakses. Maka dari itu, Alex pun langsung bergegas menuju kesana untuk melihatnya secara langsung siapa pelaku yang sudah mengambil video dirinya dan Keisha secara diam-diam disana.

__ADS_1


Kini Alex bersama Toby, sama-sama siap menyaksikan video cctv yang akan disetel oleh pihak hotel. Tampak Alex begitu serius memperhatikan, ia tak ingin ada yang terlewat sedetik pun karena hanya itu yang bisa ia lakukan untuk mengungkap siapa pelakunya. Video pun dimulai saat dimana Reno mendatangi kamar mereka dulu dan terlihat berbincang dengan Keisha, ya dari situlah Alex menaruh curiga padanya.


"Tuh Lex, bener kan dari sini videonya yang bikin lu curiga sama tuh orang?" ujar Toby.


"Iya, lanjutin terus pak videonya! Tapi, pelan-pelan aja! Saya mau tahu, apa kiranya yang Reno lakukan setelah saya dan Keisha pergi dari sana," ucap Alex.


"Baik!" sang operator cctv pun menuruti permintaan Alex dan meneruskan videonya.


Sampailah pada dimana Alex pergi bersama Keisha meninggalkan kamar mereka dan lupa mengunci pintu, ya disana Alex melihat dengan jelas bahwa Reno memasuki kamarnya. Tentu saja dari sana Alex meyakini kalau Reno memang lah pelaku yang sudah mengambil video dirinya bersama Keisha secara diam-diam, sontak Alex menggeram emosi dan langsung berteriak kesal meluapkan segala amarahnya kepada sahabatnya yang berkhianat itu.


"Aaarrrgghhh sial! Tuh orang benar-benar pengkhianat, gue gak heran sih kalau ternyata dia emang pelakunya! Karena belakangan ini, Reno juga sering pergi-pergi gak jelas dari markas!" geram Alex.


"Iya Lex, sekarang lu udah tahu siapa pelakunya. Terus apa yang mau lu lakuin sama si Reno?" tanya Toby.


Alex terdiam, sebelum kemudian menghubungi nomor Rizky dan memintanya untuk membantu menangkap Reno yang merupakan pelakunya. Ya rencananya Alex ingin membalas dendam pada Reno, karena apa yang dia lakukan itu sudah membuat masa depannya hancur sebab ia harus menikah di usia muda bersama Keisha.


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

__ADS_1


__ADS_2