
"Kak Keisha!!" tiba-tiba Lana keluar dari mobil dan berteriak memanggilnya.
Sontak Keisha menghentikan ucapannya pada Alex, lalu menoleh ke arah Lana dan terlihat semakin bingung. Ini semua nyata, karena jika tidak bagaimana mungkin Lana bisa memanggilnya dan berjalan ke arahnya? Keisha pun tak tahu harus bahagia atau sedih, sebab ia juga belum yakin dengan semua ini.
📞"Eh sayang, itu suara Lana ya? Bilangin dong ke dia, aku titip kamu buat dijaga gitu! Kamu kan tahu sendiri, sekarang aku udah gak bisa jaga kamu. Makanya aku khawatir banget sama kamu," pinta Alex di telpon.
Deg
Keisha melotot seketika, perkataan Alex seolah menunjukkan bahwa lelaki itu sudah pergi untuk selamanya dan tidak bisa lagi kembali atau sekedar menjaganya. Keisha yang tadi sempat berharap Alex masih hidup, kini justru kembali bersedih mengira bahwa sekarang ini yang menelponnya adalah arwah dari Alex yang masih gentayangan.
Tanpa berpikir panjang, Keisha langsung memutus telpon tersebut karena ia merasa takut. Keisha pun berusaha menghilangkan kesedihannya dan kembali fokus menatap Lana yang sudah mendekat, Keisha tentunya tidak ingin menceritakan hal itu kepada Lana atau siapapun karena menurutnya semua itu akan sangat sulit dipercaya.
"Kak, kenapa lama banget sih? Ayo kak kita berangkat sekarang, nanti telat loh!" ajak Lana.
__ADS_1
Keisha masih terdiam karena kebingungan, wanita itu tak tahu apakah yang tadi menelponnya adalah benar Alex atau hanya ilusinya. Jujur semua itu seperti nyata, tapi entah kenapa rasanya sulit bagi Keisha untuk bisa mempercayai apa yang terjadi barusan karena mengingat Alex sudah tiada.
"Kak, ih kak Keisha jangan diem aja!!" Lana yang kesal pun sontak menggoyang-goyang tubuh Keisha dan berteriak keras.
Akhirnya Keisha tersadar dari lamunannya, ia menatap ke arah Lana dan terkejut melihat gadis itu sudah berada di dekatnya dengan wajah kesal dan cemberut yang membuatnya heran. Keisha pun menggaruk kepalanya, berusaha membuat Lana tidak marah lagi padanya dan mau menurut.
"Eee maaf Lana, tadi aku terima telpon dulu. Kamu pasti lama ya nunggunya?" ucap Keisha.
"I-i-iya Lana..."
"Tunggu!!" Zayn tiba-tiba saja berteriak dan menahan niat Keisha yang ingin pergi bersama Lana.
Sontak Keisha terkejut, ia membalikkan tubuhnya menatap ke arah Zayn dengan wajah kesal serta tak suka. Begitu pula dengan Lana, ya gadis itu pun juga tidak senang lantaran Zayn lagi-lagi berniat mengganggu kakak iparnya. Padahal mereka baru saja ingin pergi ke sekolah, tapi Zayn seolah tak membiarkan Keisha untuk pergi.
__ADS_1
"Kei, tadi yang telpon kamu itu siapa? Kenapa kamu sebut nama Alex sewaktu kamu angkat telpon itu? Apa memang Alex yang tadi telpon kamu, ha?" tanya Zayn penasaran.
Keisha terkejut mendengar pertanyaan pria itu, ia baru sadar kalau sedari tadi Zayn memang berada di dekatnya dan pasti mengetahui apa yang ia ucapkan dengan seseorang di dalam telpon yang diduga sebagai Alex. Namun, Keisha juga belum tahu pasti apakah itu adalah Alex atau bukan.
"Apa maksudnya itu, mbak? Emang benar mbak lagi telponan sama kak Alex tadi?" Lana ikut penasaran dibuatnya dan coba bertanya pada kakaknya.
"Eee itu...."
Keisha benar-benar bingung harus menjawab apa pada Lana, jika ia jujur maka pasti Lana akan sulit untuk mempercayainya dan mengira bahwa ia sedang berhalusinasi.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
__ADS_1