
Tidak perduli dengan keberadaan Lana disana, Keisha langsung saja mendekat ke arah gerbang demi menemui Revan yang berdiri disana. Keisha tentu penasaran apa niat Revan datang ke rumahnya pagi-pagi begini, padahal Keisha tak merasa kalau ia memiliki urusan dengan pria itu sebelumnya. Dan lagi, baru kemarin mereka sempat bertemu.
Keisha tidak ingin kehadiran Revan di rumahnya menjadi masalah yang lain bagi dirinya dan juga Alex, apalagi mereka baru saja berdamai semalam dan tentunya tidak elok jika mereka kembali bertengkar hanya karena masalah sepele. Untuk itu, Keisha berusaha menemui Revan lalu meminta pria itu untuk pergi sebelum Alex melihatnya.
Kini wanita itu telah berada tepat di hadapan Revan, dan sontak Revan yang sedari tadi hanya diam akhirnya melebarkan senyumnya. Revan senang dapat melihat Keisha saat ini, meski ia dibuat heran dengan penampilan Keisha yang sudah rapih dan wangi seperti hendak pergi. Keisha pun keluar dari pagar, untuk memudahkan dirinya berkomunikasi dengan pria tersebut.
"Morning Keisha! Sorry ya aku ganggu, aku cuma pengen ketemu sama kamu dan bicara soal kemarin! Kamu ada waktu kan untuk itu?" ucap Revan menyampaikan niatnya.
Keisha memutar bola matanya disertai dengusan dingin, wanita itu sungguh emosi mendengar niat Revan datang ke rumahnya saat ini. Melihat pria itu berdiri disana saja sudah membuatnya kesal, apalagi sekarang Revan terang-terangan mengatakan ingin mengajak Keisha untuk bicara berdua membahas kejadian kemarin.
"Soal kemarin itu gak penting untuk dibahas, kamu mending pergi deh sebelum mas Alex datang dan lihat kamu disini!" sentak Keisha.
"Oh justru bagus, aku juga sekalian mau bicara sama dia supaya dia gak salah paham sama aku. Kamu bisa tolong panggilkan dia kesini gak?" ucap Revan dengan lembut.
"Apa??" Keisha terbelalak kaget mendengar permintaan pria itu.
"Kamu udah gak waras apa gimana sih? Kalau mas Alex sampai lihat kamu ada disini, yang ada dia bisa marah besar tahu!" sambungnya.
Bukannya merasa ngeri atau takut, Revan justru tersenyum lebar dan bersikap santai saat ini. Revan memang tidak takut dengan apapun dan siapapun itu, ia memiliki keberanian yang luar biasa karena ia merupakan seorang mantan atlet mma dahulu. Meski begitu, Revan adalah orang yang cinta damai dan tidak ingin mencari keributan dimanapun.
"Aku cuma mau bicara sebentar, menjelaskan aja supaya gak ada kesalahpahaman. Aku tahu kamu sama suami kamu ribut kan kemarin gara-gara aku?" ucap Revan.
"Udah beres, semuanya udah selesai. Kamu gausah sok mau jadi pahlawan deh!" tegas Keisha.
__ADS_1
"Bukan begitu Keisha, tapi aku takut aja Alex mengira yang enggak-enggak tentang kita. Itu makanya aku mau ketemu sama dia," ucap Revan.
"Kalau aku bilang gausah ya gausah, kamu pergi aja itu udah bantu aku kok!" ketus Keisha.
Revan terdiam seraya memalingkan wajahnya, ia mengusap dagu serta bingung bagaimana caranya agar bisa bertemu dengan Alex dan menjelaskan mengenai siapa dirinya. Lelaki itu juga terus melihat ke dalam rumah, seolah mencari keberadaan Alex di sekitar sana dan berharap Alex keluar agar ia bisa menemui pria itu.
"Ngapain kamu ngeliat-liat ke dalam? Udah sana kamu pergi buruan!" sentak Keisha.
Namun, lelaki itu sama sekali tidak mau menurut dan malah berusaha memaksa masuk ke dalam rumah itu demi menemui Alex. Sontak Keisha terbelalak dibuatnya, ia tak membiarkan Revan masuk kesana dan bertemu dengan Alex suaminya. Ia tidak mau ada keributan nantinya, lalu terus saja menghadang jalan Revan serta memastikan bahwa Revan tidak masuk ke dalam sana.
•
•
Sementara itu, Alex keluar dari rumahnya dan menghampiri Lana yang berdiri disana seorang diri. Alex cukup heran mengapa Lana hanya sendirian disana, padahal tadinya gadis itu pergi bersama Keisha menunggunya disana. Alex pun menegur adiknya itu, sembari celingak-celinguk ke sekeliling rumahnya mencari keberadaan sang istri.
"Duh, kakak mah ngagetin aja sih jadi orang! Ngapain coba tiba-tiba muncul begitu?" ucap Lana tampak kesal.
Alex tersenyum dan mengusap lembut pipi adiknya, dua bola matanya masih terus bergerak ke kanan dan kiri seolah mencari dimana keberadaan istrinya yang hilang entah kemana. Sedangkan Lana masih tampak memasang wajah cemberut, gadis itu kesal lantaran Alex malah mengagetkan dirinya dan tidak meminta maaf padanya.
"Lan, kak Keisha kemana? Kamu kok sendirian sih disini?" tanya Alex penasaran.
"Ohh, itu loh kak Keisha di depan gerbang tuh sama orang gak tahu siapa!" jawab Lana serta menunjuk ke arah Keisha berada.
__ADS_1
"Hah??" Alex tersentak mendengarnya, ia lalu melihat ke arah yang ditunjuk Lana di depan sana.
Betapa terkejutnya Alex melihat seorang lelaki berdiri bersama Keisha disana, tentu saja pria itu tampak emosi dan mengepalkan tangannya. Meski Alex belum dapat mengetahui siapa lelaki yang ada di depan sana, namun rasanya ia begitu kesal melihat istrinya berduaan dengan lelaki lain di depan matanya sendiri saat ini.
"Sialan! Siapa sih tuh cowok? Gue harus kasih pelajaran ke dia, ini gak bisa dibiarin gitu aja!" geram Alex kesal.
"Eh kak, tunggu!" Lana mencekal lengan Alex dan mencegahnya agar tidak maju mendekati Keisha.
"Kenapa? Lu mau halangin gue buat deketin istri gue sendiri? Gue gak terima Lan, itu masa si Keisha berduaan sama cowok lain kayak gitu! Gue pokoknya harus samperin mereka!" ujar Alex.
"Tapi kak, belum tentu kan itu cowok mau godain kak Keisha. Mending kakak sabar dulu, siapa tahu cowok itu cuma nganterin paket!" ucap Lana.
"Nganter paket apanya? Jelas-jelas dia tangan kosong begitu, dari penampilannya juga gak kayak tukang paket. Udah lu gausah ikut campur deh, gue mau kesana samperin mereka!" ucap Alex.
"I-i-iya kak, tapi sabar dulu jangan emosi ya! Nanti malah salah sasaran loh," pinta Lana.
Alex tak mendengarkan ucapan adiknya, ia yang sudah emosi langsung bergerak maju begitu saja dan menghentak tangannya. Lana kini sudah tidak bisa berbuat apa-apa, karena Alex sudah lebih dulu melangkah menghampiri Keisha dan Revan. Namun, Lana tetap berusaha mengejar kakaknya untuk memastikan tidak ada keributan diantara mereka.
"Ehem ehem!" deheman lelaki itu membuat Keisha dan Revan sama-sama terkejut dibuatnya.
Baik Keisha maupun Revan menoleh ke arah Alex dengan wajah bingung, terutama Keisha yang terkejut bukan main karena melihat suaminya muncul disana. Kini Keisha tampak bingung dan tak tahu harus apa, ia khawatir Alex akan terpancing emosi lalu terjadi keributan dengan Revan yang datang ke rumahnya.
"Oalah, jadi lu yang datang kesini? Lu mau apa sih? Keisha ini istri gue, jangan mimpi kalo lu bisa rebut dia dari gue!" sentak Alex.
__ADS_1
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...