
"Umm gu-gue...."
"Keisha!" belum sempat Keisha melanjutkan ucapannya, Alex sudah lebih dulu menyela dan menyapa istrinya itu dari depan kelas.
Sontak Keisha menoleh secara bersamaan dengan Tasya, kedua wanita itu menganga melihat Alex muncul lalu berjalan menghampiri mereka sambil tersenyum cemas. Namun, saat itu juga Keisha memalingkan wajahnya setelah mengetahui Alex lah yang tadi menyapanya. Apalagi ia melihat kotak pemberian Shella tadi ada di tangan sang suami, tentunya ia sangat emosi dengan itu.
Alex yang merasa tak bersalah, malah terus mendekat dan tersenyum lebar ke arah istrinya. Ya pria itu berniat membujuk sang istri agar tidak lagi marah padanya, namun yang terjadi kini justru Keisha bertambah kesal karena melihat Alex menerima pemberian dari Shella. Meski terlihat jika Alex belum membukanya, tetapi tetap saja Keisha tidak terima jika Alex seperti itu.
"Hey sayang, kamu kenapa pergi gitu aja sih tadi ninggalin aku? Tega ya kamu, padahal aku ini udah anterin kamu sampai kesini! Apa kamu cemburu sama Shella, hm?" ucap Alex heran.
"Hah? Ini ada apa sih Lex? Kenapa Keisha bisa cemburu sama Shella? Emangnya lu dekat sama dia?" tanya Tasya menyela.
"Sya, ini urusan gue sama Keisha. Tolong lu gausah ikut campur ya, mending lu pergi aja sana! Gue butuh tempat berdua supaya gue bisa bicara sama Keisha dengan leluasa," ucap Alex ketus.
"Kamu jangan usir Tasya! Biarin dia disini, kalau kamu mau bicara ya bicara aja!" sela Keisha.
"Huft, okay aku nurut sama kamu. Sekarang kamu jawab, tadi kamu kenapa pergi gitu aja tinggalin aku!" ucap Alex kebingungan.
"Ya kamu pasti udah tahu alasannya, jadi kamu gak perlu tanya lagi!" ucap Keisha ketus.
Alex terdiam menatap wajah istrinya dengan bingung, jujur ia tak mengerti sebenarnya apa yang membuat wanita itu marah padanya. Namun, ia menebak kalau mungkin saja Keisha cemburu pada Shella ketika tadi Shella memang sengaja menghampiri Alex saat sedang bersama Keisha di bawah. Tentu Alex pun berusaha membujuk Keisha saat ini, ia mendekat dan sedikit membungkuk.
"Oh berarti benar ya kamu cemburu? Cie cie, aku gak nyangka ternyata kamu itu orangnya cemburuan. Itu tandanya kamu cinta banget sama aku, duh aku sampai bahagia banget dengarnya!" ucap Alex.
"Apa sih Lex? Udah sana mending kamu balik ke kelas deh, bentar lagi bel tuh!" ucap Keisha.
Alex menggeleng sambil tersenyum, "Gak mau, aku pengen tetap disini sampai kamu mau maafin aku. Lagian bel masih lama kok," ucapnya kekeuh.
"Ish, kamu tuh nyebelin banget ya!" kesal Keisha.
"Enggak ah, aku biasa aja kok. Omong-omong kamu mau bantu aku buka hadiah dari Shella ini gak?" ucap Alex sengaja menggodanya.
__ADS_1
Sontak saja Keisha spontan menatap tajam ke arah suaminya, ia terlihat sangat kesal dan emosi karena Alex justru ingin mengajaknya membuka hadiah dari Shella itu. Sesaat kemudian Alex malah tertawa, membuat Keisha dan Tasya keheranan tak mengerti apa yang menjadi penyebab pria itu tertawa. Ya lalu Alex pun menaruh kotak dari Shella tadi ke atas meja Keisha, ia tersenyum sembari membuka kotak tersebut untuk mengetahui apa isinya.
"Wah ada donat ternyata!" ujar Alex begitu melihat isi di dalam kotak tersebut.
Keisha melirik sekilas ke arah suaminya, sedangkan Alex malah mengambil donat itu dari dalam kotak dan menyodorkannya pada Keisha. Tentu saja Keisha tak suka, ia paling anti memakan makanan yang diberikan oleh wanita lain kepada suaminya. Namun, Alex seolah tak perduli dan tetap saja memaksa Keisha untuk menerimanya.
"Nih ada kesukaan kamu, kamu doyan banget sama donat kan? Ayo kita makan sama-sama, aku suapin deh biar kamu gak ngambek lagi!" ucap Alex.
"Kamu tuh sengaja apa gimana sih? Aku udah bilang, aku gak suka sama Shella. Kenapa kamu malah paksa aku buat makan donat dari dia coba? Apa kamu pengen bikin aku marah, iya?" kesal Keisha.
"Eh eh, sabar dong sayang! Gak gitu maksud aku, aku kan cuma pengen bikin kamu senyum lagi. Lagian donat ini tuh gak salah tau," ucap Alex.
"Iya donatnya gak salah, yang salah itu kamu karena udah terima pemberian dari wanita lain di depan istri kamu sendiri. Padahal kamu tahu kalau aku gak suka sama Shella," ucap Keisha cemberut.
"Eee hehe maaf deh sayang, yaudah donatnya aku kasih aja ke teman aku ya?" ucap Alex.
"Terserah, mau kamu apain kek itu bukan urusan aku!" ucap Keisha ketus.
•
•
Di lorong, Alex terlihat celingak-celinguk seolah mencari seseorang yang pas untuk diberikan donat itu. Akan tetapi, sebenarnya Alex merasa ragu untuk memberikan donat itu kepada orang lain. Ya biar bagaimanapun, donat tersebut adalah pemberian Shella padanya. Tidak etis tentu jika ia malah memberikannya kepada orang lain lagi saat ini.
Disaat ia tengah kebingungan hendak memberikan donat itu kepada siapa, tiba-tiba saja Shella justru muncul kembali di hadapannya bersama seorang temannya. Sontak Alex terkejut, kini lagi-lagi ia tidak bisa menghindar dari sosok gadis cantik tersebut. Alex pun tampak bingung, ia khawatir jika Keisha atau yang lainnya melihat kebersamaan mereka.
"Hai kak! Kita ketemu lagi deh disini, gimana donat yang aku kasih? Kamu suka atau enggak?" ucap Shella menyapanya disertai senyum lebar.
"Eee i-i-iya Shella, ini gue baru mau cobain donatnya kok. Omong-omong, lu beli atau bikin sendiri nih donat?" ucap Alex gugup.
"Oh itu beli sih kak, tapi biasanya aku suka bikin sendiri kok. Kapan-kapan kamu mau cobain donat bikinan aku?" ucap Shella.
__ADS_1
"Ah gausah, gak perlu repot-repot. Seperti yang gue bilang tadi ke lu, jangan kasih gue apapun lagi ya Shella!" ucap Alex sambil tersenyum.
"Oh okay, iya aku ngerti kok kak. Kamu udah mau terima hadiah aku yang ini juga aku udah senang banget loh," ucap Shella.
Alex manggut-manggut saja kali ini, lalu ia pun pamit pada Shella untuk segera pergi. Shella tak memiliki pilihan lain, gadis itu terpaksa mengiyakan ucapan Alex dan membiarkan pria tersebut pergi dari sana. Namun, tampak Shella masih belum rela dan terus saja memandang ke arah Alex yang menjauh hingga menghilang dari pandangannya.
"Eh Shella, lu ngapain ngeliatin Alex sampai kayak gitu banget?" tegur Novia, sahabat Shella.
"Eee gue gak tahu nih Nov, kayaknya gue kagum deh sama dia. Lu lihat aja deh, dia itu ganteng banget terus keren lagi!" ucap Shella sambil tersenyum.
"Hah serius lu? Waduh, jangan deh Sel! Mending lu cari cowok lain aja deh buat lu sukain!" ucap Novia.
"Lah emangnya kenapa? Apa salah kalau gue suka sama kak Alex?" tanya Shella terheran-heran.
"Gak juga sih, cuma masalahnya tuh kak Alex udah punya cewek. Kalau lu maksa suka sama dia, yang ada nanti lu malah sakit hati sendiri," jawab Novia.
"Oh ya? Siapa nama cewenya?" tanya Shella amat penasaran dibuatnya.
"Umm Keisha deh kayaknya, dia itu seangkatan sama kita. Dulu pernah ada berita skandal mereka berdua, makanya mereka sempat diskors selama beberapa Minggu," jelas Novia.
"Apa??" Shella terkejut bukan main, ia tak percaya dengan apa yang dikatakan sahabatnya barusan.
"Gue gak perduli sih mereka mau pacaran dan pernah punya skandal, yang penting gue masih bisa rebut kak Alex dari si Keisha itu," ucap Shella.
Deg
Kali ini giliran Novia yang dibuat terkejut oleh ucapan Shella, wanita itu sama sekali tak menyangka jika Shella akan senekat ini untuk bisa merebut hati Alex dari Keisha. Tentu saja Novia tidak setuju, namun Shella sepertinya sudah dibutakan oleh cinta dan dia tak perduli pada apapun itu.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
__ADS_1