Menikah Karena Skandal

Menikah Karena Skandal
Bab 134. Mengakhiri hidup?


__ADS_3

Keisha masih berbincang bersama Lana di ruang tamu berdua, Keisha akan terus berusaha demi bisa membuat Lana kembali tersenyum seperti biasa. Berulang kali Keisha membujuk Lana untuk menerima semua yang terjadi pada dirinya, lalu mencoba mengikhlaskan semua itu. Apalagi, saat ini Lana harus bisa tetap tegar karena apa yang terjadi pada gadis itu sudah tidak dapat diubah kembali.


Hingga kini Lana belum bisa menerima semua itu dan terus saja meratapi nasibnya, ia menangis terisak seraya menundukkan wajahnya dan berusaha menghindar dari tatapan Keisha. Namun, Keisha sama sekali tak menyerah karena dia yakin kalau Lana pasti bisa melakukan itu. Keisha pun merangkul pundak Lana dengan halus, serta memberi usapan lembut yang juga hangat.


"Lana, kamu yang sabar ya cantik! Disini kan ada aku sama mas Alex juga, jadi kamu gak sendirian kok! Aku yakin mas Alex pasti akan selalu bela kamu dan ada di sebelah kamu!" ucap Keisha membujuknya.


"Hiks hiks, tetap aja aku ngerasa bersalah kak. Aku gak bisa jaga diri aku, aku udah jadi wanita kotor dan bikin malu keluarga ini!" ucap Lana sambil terisak.


"Hus, kamu gak boleh bicara begitu! Kamu itu gak salah loh Lana, kan kamu juga gak mau ini semua terjadi sama kamu! Dengar ya, aku yakin kok kamu pasti kuat menjalani ini semua!" ucap Keisha.

__ADS_1


Lana justru menggeleng dan membenamkan wajahnya di bahu sang kakak ipar, Lana sungguh menyesal dan masih tak menyangka ini semua akan terjadi di dalam hidupnya. Rasanya hidup Lana sudah hancur saat ini, sebab ia tidak mungkin bisa menghidupi bayinya seorang diri nanti tanpa adanya sosok suami yang menemani.


"Gimana nanti pas bayi aku lahir kak? Gak mungkin aku bisa mengurus dia sendirian tanpa suami, aku juga pasti bakal dicap sebagai perempuan buruk karena hamil di luar nikah! Kenapa hidup aku begini banget sih kak?" rengek Lana.


Keisha pun ikut menangis saat ini, ia tidak tega melihat kondisi Lana yang begitu menyedihkan dan terus saja terisak karena memikirkan bayi di dalam kandungannya. Keisha juga tidak tahu harus berkata apa lagi pada adik dari suaminya itu, hingga kini Lana selalu saja mengatakan bahwa dia adalah wanita kotor yang tidak pantas hidup.


"Aku kasihan sama anak aku nanti kak, dia juga pasti bakal ikut dibully karena gak punya ayah. Aku gak mau itu terjadi kak!" ucap Lana terisak.


"Gimana caranya aku bisa kuat kalo kayak gini, kak? Apa kak Keisha punya ide?" tanya Lana.

__ADS_1


"Eee...." Keisha terlihat kebingungan.


Benar saja, Keisha memang tidak tahu apa yang harus ia lakukan untuk membantu Lana menyelesaikan masalahnya. Namun, saat ini Keisha hanya ingin menenangkan Lana dan berusaha membuat gadis itu tak bersedih lagi. Akan tetapi, hal itu sangat sulit dilakukan oleh Keisha mengingat Lana tidak bisa dibilangin.


"Kak Keisha pasti juga gak tahu kan? Kalo gitu sama kayak aku, jadi sebaiknya kakak biarin aja aku mati deh! Mungkin emang aku harus mengakhiri hidup aku, kak!" ucap Lana.


"Hah? Kamu bicara apa sih Lana? Kamu gak boleh ngomong kayak gitu!" tegur Keisha.


Keisha benar-benar terkejut dengan apa yang dikatakan Lana barusan, ia paham dengan kesedihan Lana, tapi tak seharusnya Lana bicara seperti itu dan sampai berpikir untuk mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.

__ADS_1


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2