Menikah Karena Skandal

Menikah Karena Skandal
Bab 91. Mulai suka?


__ADS_3

Tak hanya Arfan yang terkejut, Keisha bahkan juga ikut heran melihat Alex tiba-tiba muncul disana lalu membentak Arfan begitu saja. Keisha pun menghampiri suaminya itu, menatap penuh heran sembari menggelengkan kepalanya. Sedangkan Alex masih saja menatap tajam ke arah Arfan, sepertinya Alex sangat emosi karena menduga Arfan tadinya memang sengaja ingin menyentuh Keisha.


Lana yang berada disana juga terlihat bingung, ia tak tahu harus apa dan bagaimana caranya untuk menghentikan perdebatan itu. Sekarang hanya ada dirinya di rumah, setelah mamanya tadi pergi menemui temannya di luar. Lana pun tak ingin jika kakaknya berkelahi dengan Arfan, meski Lana dan Arfan tidak memiliki hubungan apa-apa.


"Mas, ada apa sih ini? Kenapa kamu datang-datang langsung marahin Arfan kayak gitu, dia salah apa coba?" tanya Keisha pada suaminya.


Alex beralih memandang istrinya itu dengan wajah penuh kaget, ia tak percaya jika Keisha lebih membela lelaki lain dibanding dirinya sendiri. Namun, Alex paham mengapa Keisha bersikap seperti itu karena ia telah membuat wanita itu kecewa padanya.


"Maaf sayang, aku gak terima aja kalau ada laki-laki lain yang berani sentuh tangan kamu! Apalagi bocah ingusan ini, siapa sih dia? Kenapa bisa dia ada di rumah kita kayak gini?" geram Alex.


"Kak, dia ini teman sekolah aku. Kakak jangan bentak-bentak dia begitu dong!" ucap Lana menyela.

__ADS_1


Alex terkejut dan merasa bersalah setelah mendengar apa yang dikatakan Lana tadi padanya, ia baru tahu kalau ternyata lelaki yang ia bentak itu adalah sahabat adiknya. Kini Alex pun menunduk sembari mengusap wajahnya, ia benar-benar menyesal karena sudah memarahi Arfan dengan begitu kerasnya tanpa bertanya lebih dulu.


"Kamu dengar sendiri kan mas? Makanya, lain kali kamu tuh tanya baik-baik dulu dan jangan main emosi kayak gitu!" tegur Keisha.


"I-i-iya Keisha, aku minta maaf ya? Kamu jangan marah begitu dong sama aku!" ucap Alex gemetar.


Keisha merotasi bola matanya, kemudian beranjak dari tempat itu dan masuk ke dalam kamarnya tanpa mengatakan apapun. Alex yang melihat itu sontak terkejut, ia bergegas mengejar istrinya itu dan berusaha menghiburnya. Sedangkan Lana masih tetap berada disana dengan wajah bingung, gadis itu tak mengerti apa yang terjadi sebenarnya.


"Umm iya Fan, kak Alex itu kakak aku. Terus perempuan yang tadi istrinya, mungkin dia marah karena tak terima kalau istrinya disentuh sama laki-laki lain," jawab Lana lirih.


"Ohh, pantesan dia sampai semarah itu. Padahal aku juga kan cuma pengen kenalan sama ipar kamu," ucap Arfan.

__ADS_1


"Ya begitu deh sikap kak Alex, sekali lagi aku minta maaf ya atas kelakuan kak Alex ke kamu tadi? Aku sendiri juga gak nyangka kalau dia bisa marahin kamu begitu," ucap Lana.


"Gapapa Lana."


Setelahnya, tiba-tiba suasana menjadi canggung dan Lana tidak tahu harus berkata apa lagi di hadapan Arfan saat ini. Tapi kemudian, Arfan bergerak mendekat ke arah gadis itu dengan senyuman lebar yang melingkar di wajahnya. Lana terkejut bukan main, menatap wajah pria di hadapannya yang semakin mendekatinya itu.


"Lana, kamu tuh cantik banget deh! Andai aja kamu mau jadi pacar aku, pasti aku bakal jadi lelaki yang paling beruntung di dunia ini!" ucap Arfan.


Jantung Lana berdebar begitu kencang, ada rasa aneh yang tidak bisa ia jabarkan saat ini atas apa yang dikatakan Arfan barusan. Mungkinkah Lana juga sudah mulai memiliki rasa pada Arfan?


...~Bersambung~...

__ADS_1


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2