Menikah Karena Skandal

Menikah Karena Skandal
Bab 165. Minta cium


__ADS_3

Alex kini tiba di salah satu cafe untuk sekedar makan dan mengobrol singkat dengan Cherry, ya sebelumnya mereka memang bertemu di jalan dan Alex memilih mengajak gadis itu pergi ke cafe. Alex merasa butuh waktu intens berdua dengan Cherry saat ini, karena ia baru saja mengalami hal yang begitu menyakitkan di dalam hidupnya. Meski, tentu saja hal ini tidak dibenarkan apapun alasannya.


Mereka berdua terduduk berhadapan di tempat yang kosong kali ini, tampak Cherry juga ingin berusaha memberi kenyamanan bagi Alex supaya pria itu tidak terus teringat pada istrinya. Sebagai teman yang baik, tentunya Cherry tak ingin melihat Alex terus bersedih dan merasa bersalah seperti itu. Apalagi, Cherry pun sadar kalau ini adalah kesempatan baginya untuk lebih dekat dengan Alex.


"Kak Alex, mau minum apa? Kamu harus dinginin kepala kamu tuh, biar kamu gak pusing terus mikirin masalah yang terjadi di hidup kamu," ucap Cherry.


Alex tersenyum dibuatnya, "Iya Cherry, tapi kayaknya minum aja gak cukup deh. Mungkin bisa dengan satu atau dua ciuman dari kamu, aku baru deh bisa agak tenang nanti," ucapnya lirih.


"Hah? Kamu serius minta begitu sama aku disini?" Cherry tampak syok mendengarnya.


Sambil melirik-lirik ke sekitar, Alex perlahan mendekat dan meraih dua telapak tangan gadis itu untuk menggenggamnya dengan erat. Alex makin tidak tahan kali ini, rasanya ia begitu ingin mengecup bibir mungil merah muda milik Cherry yang terlihat sangat menggoda. Apalagi, suasana disana cukup mendukung ia untuk melakukan hal itu.


"Iya Cherry, apa boleh? Katanya kamu mau hibur aku, nah dengan cara itu kamu bisa loh buat bikin aku senyum lagi nanti," ucap Alex menggodanya.


"Ta-tapi kak, aku malu. Disini ada orang lain tau, gimana kalau mereka lihat?" ujar Cherry.


Alex menempelkan jarinya pada bibir gadis itu, lalu ia juga membelainya dengan lembut dan mendekap erat tubuh Cherry yang ada di sampingnya. Cherry tak bisa menolak kali ini, karena gerakan pria itu begitu cepat dan membuatnya pasrah saja. Bahkan, jantung Cherry berdetak lebih kencang ketika Alex menatapnya dari jarak sedekat itu.


"Kamu cantik Cherry, gausah malu ya! Cuma sekilas kok, abis itu aku gak akan minta lagi ke kamu. Kamu mau ya Cherry cantik? Anggap ini sebagai bukti kalau kamu perduli sama aku," ucap Alex.


"Umm, ya okay aku mau. Tapi cuma nempel aja ya kak?" ucap Cherry.


"Iya gapapa, untuk sekarang cuma nempel gak masalah kok. Tapi, lain kali aku minta lebih boleh dong ya?" ucap Alex sengaja menggodanya.


Cherry mengangguk perlahan, "Iya kak, yaudah buruan cium aku!" ucapnya.

__ADS_1


Alex merasa senang dengan jawaban gadis itu, tanpa berlama-lama ia pun menempelkan bibirnya dan menyatukan kedua bibir itu seperti yang ia inginkan. Sengaja Alex menempelkannya cukup lama kali ini, karena ia begitu menikmati kenyalnya bibir Cherry yang terasa berbeda.


"Ini nikmat banget, jauh beda sama bibir punya Keisha itu!" batin Alex.


Setelahnya, barulah Alex melepaskan bibirnya dan mengusap sisa-sisa ciuman singkat itu dengan jarinya. Alex pun melebarkan senyumnya kali ini, menatap wajah gadis itu dengan intens tanpa berkedip sedikitpun. Sedangkan Cherry terlihat masih kebingungan, detak jantungnya bahkan tidak bisa terkontrol dengan benar.


"Udah kan ya kak? Apa sekarang kamu udah mendingan?" tanya Cherry lagi meski dengan wajah gugup dan gemetar.


"Hm, iya Cherry. Makasih banyak ya kamu udah mau turutin aku, aku senang deh!" jawab Alex.


"Sama-sama kak, semoga masalah kamu cepat selesai ya kak!" ucap Cherry mendoakan pria itu.


"Aamiin."




Keisha pun terlihat begitu senang, apalagi Aldy adalah orang yang ceria dan selalu berhasil membuatnya melupakan kesedihan serta masalah yang tengah ia alami. Dengan senang hati Keisha menghampiri pria itu, menyapanya sambil tersenyum dan berdiri tepat di hadapannya dengan ekspresi penuh bahagia saat ini.


"Hai Aldy! Lama juga nih kamu gak kesini lagi, apa kabar?" ucap Keisha menyapa pria itu.


"Haha, iya non. Maaf ya belakangan ini saya sibuk sama kebun, nih saya baru panen pisang! Makanya saya sempetin waktu kesini buat ketemu non Keisha, sekalian bawa pisang ini. Non suka kan sama buah pisang?" ucap Aldy.


"Hadeh Aldy, kamu itu gimana sih? Kamu lupa ya sama ucapan aku waktu itu? Jangan panggil aku non, kita ini kan seumuran tau!" ucap Keisha.

__ADS_1


"Oh iya iya, maaf non! Eh maksud saya Keisha, abisnya saya gak biasa manggil orang yang kaya saya seperti kamu dengan sebutan nama langsung. Apalagi, kamu itu cucu tuan Bruce," ucap Aldy.


"Gak perlu gak enak deh, anggap aja aku orang biasa kayak kamu! Yaudah, masuk yuk kita bicara di dalam! Sekalian kamu ketemu sama kakek aku, kebetulan beliau ada di dalam loh," ucap Keisha.


"Oh ya? Waduh, saya udah lama banget gak ketemu sama tuan Bruce nih!" ucap Aldy.


"Nah pas banget dong tuh, ayo kita masuk ke dalam Aldy! Kakek aku pasti senang banget ketemu sama kamu deh," ucap Keisha.


"Tapi Keisha, apa saya gak ganggu nih?" tanya Aldy tampak ragu.


"Enggak kok, kakek juga lagi santai tuh di dalam. Udah ayo kita masuk aja, kamu sekalian bawa aja ini pisangnya ke dalam ya Aldy! Btw makasih banyak loh, aku sama kakek pasti suka sama pisang pemberian kamu!" ucap Keisha.


"Sama-sama Keisha, makasih juga ya udah bolehin saya buat masuk!" ucap Aldy singkat.


Keisha hanya mengangguk kali ini, lalu mulai melangkah ke dalam rumahnya bersama Aldy yang ada di belakangnya. Keisha sudah tidak sabar untuk mempertemukan Aldy dengan kakeknya saat ini, karena ia merasa jika Aldy adalah pria yang baik dan pasti kakeknya akan senang jika dapat bertemu dengan lelaki itu.


"Keisha!" akan tetapi, seseorang memanggil namanya dan membuat Keisha menghentikan langkahnya untuk memastikan sejenak.


"Mas Alex?" betapa terkejutnya Keisha, karena ternyata yang ia lihat adalah suaminya.


Ya kini Alex berdiri di hadapannya dengan senyum yang merekah di kedua pipinya, Alex mendekat dan lalu berusaha memeluk istrinya yang sangat ia rindukan itu. Namun, tentu saja Keisha dengan cepat menghindar karena tidak ingin Alex menyentuhnya lagi seperti dulu.


"Stop mas, jangan dekat-dekat! Kamu ini mau apa sih datang kesini lagi, ha?" tegur Keisha.


Alex terdiam selama beberapa saat, tatapannya pun beralih ke arah Aldy yang terlihat bingung dan tak tahu menahu dengan permasalahan mereka.

__ADS_1


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2