
Pagi ini, Alex sengaja menyiapkan sarapan untuk dirinya dan sang istri yang ia masak sendiri karena ingin membahagiakan istri tercintanya itu. Alex hanya tidak mau Keisha mengetahui bahwa kemarin ia sempat pergi bersama wanita lain, karena pasti Keisha akan sangat kecewa padanya. Untuk itu, hari ini Alex berupaya membuat Keisha senang dan percaya kalau ia tak mungkin berbuat hal seperti itu.
Sampai sekarang Alex masih merasa khawatir, pasalnya Shella adalah sahabat Keisha dan bukan tidak mungkin kalau gadis itu akan memberitahu semuanya kepada Keisha nanti. Jika sampai itu terjadi, maka hubungan antara Alex dan Keisha bisa kembali rumit. Alex menyesal telah melakukan itu, ia tak menyangka kalau semuanya malah menjadi bumerang baginya di dalam rumah tangganya.
Keisha yang baru tiba di meja makan dibuat sangat terkejut, tindakan Alex hari ini benar-benar di luar dugaan dan sedikit mencurigakan. Sikap Alex memang berubah drastis dibanding kemarin, padahal sebelumnya pria itu sempat kecewa padanya karena ucapan darinya. Namun, saat ini Alex justru menyiapkan sarapan untuknya yang dia masak sendiri secara susah payah.
Wanita itu terus memandang wajah Alex dari jarak dekat, ia menatap penuh heran dan seolah mencurigai sikap baik suaminya itu. Namun, Alex hanya bersikap santai dan terduduk di samping istrinya sambil tersenyum. Alex juga menawarkan lauk lainnya untuk Keisha, karena dia yakin Keisha pasti menyukai setiap makanan yang dia masak saat ini dan tak mungkin istrinya itu menolaknya.
"Kenapa sih kamu ngeliatin aku terus kayak gitu? Aku ganteng ya?" tanya Alex sambil menggoda istrinya.
Keisha sontak tersadar dari apa yang ia lakukan, ia reflek mengalihkan pandangannya dan mengusap wajah karena terkejut dengan ucapan sang suami. Ia masih heran mengapa suaminya itu bisa berubah dalam waktu sekejap, tetapi ia khawatir jika ia menanyakan itu maka bukan tidak mungkin Alex akan kembali marah padanya seperti kemarin.
"Umm, gapapa kok mas. Aku heran aja sama kamu, kenapa tiba-tiba kamu jadi baik dan mau masak buat aku kayak gini? Biasanya kamu gak pernah mau tuh, malahan kamu lebih milih buat jagain Kenzie dibanding masak," ucap Keisha terheran-heran.
Alex tergelak, "Hahaha, jadi itu yang bikin kamu ngeliatin aku terus? Hadeh, Keisha Keisha kamu tuh lucu banget sih!" ucapnya disertai kekehan.
Keisha tampak kesal dibuatnya, ia heran mengapa Alex justru tertawa seperti itu. Padahal, Keisha tak merasa kalau ada yang lucu dari ucapannya tadi dan seharusnya Alex juga tidak menertawakan dirinya. Namun, Keisha mencoba menahan amarahnya karena ia menganggap kalau kelakuan suaminya itu terjadi karena dia ingin menghiburnya.
"Ish, apanya yang lucu coba? Kamu harusnya jawab pertanyaan aku, bukan malah ketawa kayak gitu! Kamu tau kan, aku ini penasaran banget loh," ucap Keisha dengan wajah merengut.
"Iya iya sayangku, kamu gausah kesel gitu dong!" ucap Alex yang masih terkekeh saat ini.
__ADS_1
Keisha kembali memutar bola matanya, ia merasa jengkel dengan sikap Alex karena pria itu seolah tidak ingin menjawabnya. Tapi kemudian, Alex justru meraih satu tangannya dan menggenggam dengan kuat tanpa membiarkannya terlepas. Alex juga menatap wajah Keisha dari dekat, membuat jantung wanita itu berdegup lebih kencang.
"Aku ngelakuin semua ini karena aku sayang banget sama kamu, aku mau membahagiakan kamu dengan cara ini. Aku sengaja masak makanan kesukaan kamu, supaya kamu bisa lebih bahagia dan terus tersenyum," ucap Alex tegas.
"Oh gitu ya, makasih banyak loh mas kalau emang itu alasan kamu yang sebenarnya!" ucap Keisha merasa senang dan langsung membenamkan wajahnya pada bahu sang suami.
•
•
Disisi lain, Shella mengajak Zayn masuk ke dalam apartemennya saat pria itu datang bertamu dan membawakan sarapan untuknya. Shella tak memiliki pilihan lain selain membiarkan Zayn masuk, karena ia juga menginginkan makanan itu. Shella pun membawa Zayn duduk di sofa miliknya, lalu mereka tampak saling berpandangan sambil tersenyum.
"Oh ya Zayn, lu mau minum apa? Gue buatin dulu ya di belakang? Sekalian itu makanannya gue bawa, biar gue siapin di piring. Lu mau langsung makan kan?" ucap Shella.
"Umm, iya boleh Shella. Makasih banyak ya, aku jadi ngerepotin kamu nih!" ucap Zayn tersenyum lebar.
"Enggak lah, justru gue yang ngerepotin lu. Kan ini lu udah bawain gue makanan segala, padahal gue gak minta. Makasih ya Zayn!" ucap Shella.
"Sama-sama Shella," singkat Zayn.
Setelahnya, Shella bangkit dari sofa dan langsung pergi ke dapur membawa plastik berisi makanan yang tadi diberikan Zayn. Gadis itu hendak menyiapkan sarapan untuk mereka, tentunya disertai minuman yang akan ia buat sendiri. Sedangkan Zayn tentu menunggu disana, sesekali Zayn juga tersenyum memandang sekitarnya.
__ADS_1
"Haaaahh, senang banget rasanya bisa diterima sama Shella pagi ini!" ucap Zayn begitu bahagia.
Tak lama kemudian, Shella kembali dari dapur dengan membawa sebuah nampan berisi piring serta gelas untuk mereka. Zayn pun tersenyum lebar melihatnya, ia merasa seolah-olah Shella telah menjadi istrinya saat ini. Memang Zayn sangat berharap Shella mau menikah dengannya, karena pasti pria itu akan merasa sangat bahagia.
"Nah, ini dia makanannya. Dari baunya sih enak banget, gue jadi gak sabar nih mau makan. Lo emang pinter ya cari makanan enak?" ucap Shella.
"Ahaha, ya biasalah Shella. Aku itu kan pengen kasih yang terbaik buat wanita yang aku cintai, aku gak mau lah kalau kamu kecewa. Makanya aku cari deh makanan terenak di sekitar sini," ucap Zayn.
"Hadeh Zayn, sampe segitunya ya lu? Gue hargai banget perlakuan lu ini, dan semua yang lu berikan ke gue!" ucap Shella lirih.
"Oh ya? Terus kalau udah dihargai, kamu mau dong jadi pacar aku sekarang? Ya walau aku sebenarnya pengen lebih dari itu," tanya Zayn.
"Hm, kok lu nanya lagi? Bukannya waktu itu lu udah kasih jawaban sendiri ya? Lu kan bilang loh, kalo kita ini udah pacaran waktu itu. Apa lu sendiri juga yang mau kita putus?" ucap Shella.
Deg
Zayn benar-benar terkejut dengan apa yang diucapkan Shella, ia tak mengira bahwa Shella masih menganggap kata-katanya saat itu. Entah Zayn harus merasa senang atau tidak, tapi jika dilihat dari ucapan dan ekspresi Shella saat ini tampak jelas kalau gadis itu juga menyukainya. Namun, Zayn masih belum yakin seratus persen dengan pemikirannya itu.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
__ADS_1