Menikah Karena Skandal

Menikah Karena Skandal
Bab 27. Malam pertama terlaksana


__ADS_3

Alex dan Keisha kini tiba di apartemen, tanpa menunggu lama mereka langsung masuk ke dalam unit untuk dapat segera beristirahat. Tak lupa Keisha menawarkan minuman untuk suaminya itu, dan tentu saja Alex mengangguk setuju karena memang sedari tadi dia sedang menahan haus. Keisha pun bergegas ke dapur membuatkan minuman, lalu tak lama ia kembali menemui Alex di depan sembari membawa minuman dingin yang ia buat itu.


Alex tersenyum puas melihatnya, ia menikmati minuman buatan Keisha dan menghabiskannya begitu saja sampai tak bersisa. Sedangkan Keisha hanya diam terduduk di sebelahnya, memandang ke arah sang suami sambil tersenyum lebar. Setelah selesai minum, Alex kini mendekati istrinya dan merangkul pundak Keisha dengan erat. Keisha merasa amat bahagia, saat ini sikap Alex sudah kembali hangat dan tidak cuek seperti kemarin.


"Kei, aku sayang banget sama kamu! Maafin sifat kekanak-kanakan aku kemarin ya? Harusnya aku gak begitu sama kamu," ucap Alex merasa bersalah.


Keisha mengangguk sambil tersenyum, "Gak masalah Lex, aku paham kok kenapa kamu begitu. Jujur aja aku juga belum siap dengan pernikahan ini, tetapi aku tetap berusaha untuk menjadi istri yang baik buat kamu!" ucapnya lirih.


"Aku juga akan berusaha jadi suami terbaik untuk kamu, sayangku!" ucap Alex sensual.


Gadis itu merasakan sensasi yang aneh pada tubuhnya ketika Alex dengan sengaja menjilat area telinganya, bahkan Alex juga meniup-niup lubang telinga sang istri sampai membuat wanita itu gelagapan. Keisha berusaha berontak, tetapi Alex malah mendekapnya erat dan mencengkram rahangnya disertai tatapan tajam.


"Kamu diam Keisha! Dari kemarin kamu minta aku buat sentuh tubuh kamu kan? Sekarang aku akan turuti kemauan kamu, aku bakal bikin kamu merasakan kenikmatan duniawi!" ucap Alex.


"Mmhhh Lex, stop dulu! Aku gak mau ngelakuin itu kalau kamu belum mandi, bau tau!" ujar Keisha.


"Hah??" Alex tercengang mendengarnya, dan seketika ia melepaskan tubuh istrinya. Lalu, menciumi tubuhnya sendiri disana.


"Ah enggak tuh, aku gak mau. Kamu aja kali mulutnya dekat sama hidung," elak Alex.


"Dih, bilang apa kamu? Enak aja ya kalo ngomong, kamu sendiri yang bau malah nyalahin aku! Aku tuh udah mandi di rumah kakek tadi," cibir Keisha.


"Oh gitu, ya iya sih kalau aku mah emang belum mandi daritadi," kekeh Alex.


"Ish, tuh kan. Pantas aja kamu bau banget, udah sana gih mandi dulu! Biar mainnya lebih enak sayang, jadinya kan sama-sama wangi," ucap Keisha.


"Okay, tapi kamu temenin aku mandi ya? Sekalian gosokin punggung aku," pinta Alex.

__ADS_1


"Ih gak mau, nanti kamu malah ngelakuin yang enggak-enggak lagi. Pokoknya aku gak mau ya, kalau momen pertama aku dilakuin di kamar mandi!" ucap Keisha dengan tegas.


"Huft, yaudah deh aku mandi sendiri aja," ucap Alex mendengus pasrah.


Keisha terkekeh geli mendengarnya, lalu Alex kembali memeluknya sejenak dan mencuri kecupan di bibirnya. Hanya kecupan, tidak lebih. Ya karena Alex memang ingin menahan hasratnya kali ini, agar nanti sehabis mandi ia bisa melampiaskan semua yang ia tahan-tahan selama ini ke tubuh Keisha dan melakukan semuanya dengan penuh gairah.


"Aku mandi dulu ya sayang, kamu siap-siap aja di kamar!" ujar Alex.


Keisha menganggukkan kepalanya, sedangkan Alex kini sudah melangkah ke dalam kamar mandi sesuai perkataannya tadi. Keisha pun merasa sangat bahagia, ia benar-benar tak menyangka kalau perubahan sikap Alex akan terjadi begitu cepat. Tapi, tentunya ia sangat mensyukuri semua itu dan berharap Alex selamanya akan seperti ini.




Singkat cerita, Alex telah berada di dekat Keisha setelah menyelesaikan aktivitasnya di kamar mandi. Ya pria itu tampak masih mengenakan handuknya dan memang sengaja tidak ingin memakai pakaian untuk saat ini, sehingga tentu saja Keisha harus susah payah meneguk air liurnya karena melihat secara langsung tubuh atletis milik sang suami.


"Keisha, apa kamu sudah siap menikmati malam yang indah dan panjang ini? Jujur sayang, sudah dari lama aku menantikan hal ini terjadi!" ucap Alex sembari mengusap lengan istrinya.


Keisha tersenyum dibuatnya, "Umm, jelas aku siap sayang. Aku ini istri kamu, aku malah senang kalau kamu meminta itu dari aku," ucapnya antusias.


"Baiklah, kita mulai secara perlahan ya sayang?" ucap Alex yang kemudian diangguki oleh sang istri, karena memang Keisha telah lama menunggu momen ini terjadi sesudah menikah.


Tanpa basa-basi lagi, Alex segera membungkukkan tubuhnya menuju wajah Keisha berniat menciumnya. Meski bukan kali pertama mereka berciuman, tapi tentu rasanya saat ini berbeda dibanding sebelumnya karena mereka melakukan ini disaat status mereka sudah sah sebagai sepasang suami-istri yang saling mencintai.


Mereka terus saling berpagutan hingga tubuh Alex kini sudah menindih Keisha di atas ranjang, Alex benar-benar hilang kesadaran saat merasakan lembutnya bibir sang istri. Kini Alex pun melesakkan lidahnya masuk menjelajahi rongga mulut Keisha, rintihan kecil terdengar dari bibir wanita itu akibat perbuatan Alex yang nakal dan usil.


Ya tangan-tangan Alex tak tinggal diam begitu saja, keduanya sudah bergerak menggerayangi tubuh Keisha sembari menarik lepas bathrobe itu dari tubuh sang wanita yang sudah tidak perduli lagi pada apapun selain kenikmatan itu. Bahkan dua tangan Keisha kini melingkar di leher suaminya, menandakan ia sangat menikmati semuanya.

__ADS_1


"Oh Tuhan, ini nikmat sekali! Belum pernah Alex mencium aku selembut ini, terimakasih ya Tuhan!" batin Keisha merasa sangat bahagia.


Sesaat kemudian, Alex memindahkan ciumannya dari bibir menuju leher jenjang sang istri. Hal itu sontak membuat Keisha melenguh tak tertahan, tubuhnya terangkat sedikit karena kenikmatan yang diberikan suaminya itu. Tak lupa Alex juga meninggalkan cukup banyak bekas disana, sambil tangannya juga terus menyingkirkan bathrobe itu dari tubuh istrinya sampai benar-benar tersingkap.


Kini Keisha sudah polos tanpa sehelai benangpun, gadis itu terlihat malu dan gugup saat Alex menatapnya disertai senyuman lebar. Keisha berusaha menutupi bagian intinya menggunakan telapak tangan, tapi dengan cepat Alex menyingkirkan itu dan meminta Keisha untuk tidak perlu malu lagi saat bersamanya.


"Kenapa malu sayang? Bukannya waktu itu kamu udah telanjang di depan aku?" goda Alex.


"Ih kamu mah!" kesal Keisha yang merengut.


Alex tertawa saat itu juga, lalu karena gairahnya yang sudah menggebu-gebu Alex pun tidak ingin membuang banyak waktu. Pria itu segera melakukan pemanasan terhadap tubuh sang istri, yang membuat Keisha harus terus menjerit dan mengeluarkan cukup banyak cairan. Sampai akhirnya permainan mereka pun tiba pada intinya, ya kini Alex bersiap menyatukan tubuh mereka.


"Lex, itu besar banget. Apa muat masuk ke punya aku? Kalau misalnya sakit gimana Lex? Aku belum tahu bakal kuat atau enggak," cemas Keisha.


"Rileks baby, nikmati saja semuanya!" ujar Alex.


Dengan perlahan Alex menuntun miliknya menuju sangkar sang istri, seketika Keisha meringis dan sudah memejamkan mata karena rasa sakit yang ia rasakan. Dicengkeramnya sprei yang ia tiduri itu untuk melampiaskan rasa sakit, padahal milik Alex baru masuk sedikit ke miliknya. Lalu, Keisha pun merintih sangat keras saat merasakan miliknya berhasil diterobos oleh sang suami.


"Akh sakit.."


Alex yang tidak tega memutuskan mendiamkan sejenak miliknya di dalam sana, sembari terus mencumbu wajah cantik istrinya. Alex sangat senang, sebab dialah yang pertama kali mencoba milik wanita itu. Kini mereka telah sama-sama kehilangan kesucian masing-masing, dan tak ada yang menyesal akan hal itu.


Setelahnya, Alex langsung memompa miliknya dengan kecepatan penuh. Keisha hanya bisa menjerit pasrah di bawah kungkungan tubuh suaminya, banyak gaya mereka lakukan dan tak terhitung sudah berapa kali Keisha keluar. Akhirnya permainan itu berakhir, dan Alex menyemburkan benihnya ke dalam sana untuk yang kesekian kalinya. Keduanya pun ambruk, lalu tertidur dalam kondisi polos dan tubuh yang masih menyatu.


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

__ADS_1


__ADS_2