
Masih dengan Aldy dan Keisha, kini keduanya baru saling melepas jabat tangan tersebut setelah dirasa cukup. Aldy tentu saja sangat grogi saat ini, apalagi kecantikan Keisha sungguh berbeda dibanding para gadis desa lainnya. Aldy akui kalau Keisha amat cantik, bahkan lebih cantik dari setiap gadis yang pernah ia temui sebelumnya. Namun, Aldy tak akan mungkin bisa memiliki Keisha saat ini.
Bik Esih yang masih berada disana turut tersenyum melihat ekspresi Aldy, ia paham betul apa yang dirasakan Aldy ketika harus berhadapan dengan sosok wanita cantik seperti Keisha. Apalagi, tadi Aldy dipaksa untuk berkenalan dan berjabat tangan dengan Keisha cukup lama. Pastinya Aldy semakin merasa grogi, wajar saja karena ini kali pertama Aldy berinteraksi langsung dengan wanita seperti Keisha.
"Nah Aldy, non Keisha ini dari kota loh. Dia cucunya pak Bruce mantan bos ayah kamu dulu, kamu pasti masih ingat kan Aldy?" ucap bik Esih.
"Ohh, iya bik jelas banget saya inget sama tuan Bruce! Beliau itu kan baik banget sama keluarga saya, bahkan beliau juga yang sudah menyekolahkan saya sampai SMA," ucap Aldy.
"Bener banget kamu Aldy, baguslah kalau kamu masih ingat semuanya!" ucap bik Esih.
"Iya dong bik, saya gak mungkin lupa sama kebaikan tuan Bruce. sekarang saya senang sekali bisa ketemu dengan salah satu anggota keluarga tuan Bruce. Rasanya saya gak nyangka, saya benar-benar bahagia!" ucap Aldy.
__ADS_1
"Kamu kelihatan happy banget, ya? Emangnya kakek aku itu sebaik apa sih? Aku belum pernah dengar cerita kakek tentang desa ini sih," ucap Keisha.
"Iya non, tuan Bruce itu baik sekali sama para warga di desa ini. Bahkan, beliau sering sekali memberi bantuan kepada seluruh warga desa yang membutuhkan," ucap Aldy.
"Oh ya? Kayaknya asyik deh kalau aku dengerin cerita dari kamu tentang kakek, kamu masuk dulu yuk!" ucap Keisha.
Aldy sempat terkejut mendengar ajakan wanita itu, ia sama sekali tak menyangka jika Keisha akan mengajaknya masuk ke dalam dan memintanya bercerita tentang Bruce. Tapi Aldy tak bisa menolak ajakan itu, sebab ia sangat menghormati Keisha yang merupakan cucu dari Bruce alias pria yang telah banyak membantu keluarganya.
Keisha memikirkan sejenak usulan dari pria itu, menurutnya tak ada salahnya apabila ia mengikuti kemauan Aldy yang mengajaknya untuk berkeliling desa menikmati pemandangan disana. Pasalnya, Keisha juga belum pernah berjalan-jalan di desa yang indah itu karena selama ini ia selalu tinggal di kota dan terkena polusi udara.
"Ah kamu benar juga sih, yaudah aku ikut sama kamu. Bik, tolong bilang sama kak Lania ya kalau aku pergi sebentar sama Aldy!" ucap Keisha.
__ADS_1
"Baik non, nanti pasti bibik bilangin kok ke nyonya!" ucap bik Esih dengan patuh.
"Terimakasih ya bik? Aldy, ayo kita pergi sekarang! Aku udah gak sabar mau lihat pemandangan desa, pasti seru banget!" ucap Keisha.
"I-i-iya non, mari saya antar!" ucap Aldy gugup.
Aldy benar-benar tak menyangka kalau ia akan bisa pergi berdua dengan wanita secantik Keisha, apalagi Keisha adalah cucu dari Bruce. Tentu saja Aldy sangat bahagia, meski rasanya saat ini ia sungguh gugup dan tak tahu harus berkata apa. Belum pernah Aldy sedekat ini dengan wanita, tapi bagaimanapun ia harus bisa kuat untuk dapat membuat Keisha bahagia saat pergi bersamanya.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
__ADS_1