Menikah Karena Skandal

Menikah Karena Skandal
Bab 141. Malas debat


__ADS_3

Kini Keisha telah sampai di rumahnya bersama Revan yang dengan setia menemaninya, ya tadi memang Keisha terpaksa mengikuti perintah Revan untuk pulang ke rumah malam ini. Lagipula, Keisha juga tak mungkin meninggalkan anaknya yang ada di dalam rumah itu. Meski sebenarnya Keisha sangat malas pulang kesana, mengingat Alex pasti akan muncul di hadapannya dengan wajah sok polos.


Benar saja dugaan wanita itu, ya baru saja mereka tiba kini Alex sudah muncul dan terlihat begitu heran saat melihat Keisha bersama Revan disana. Tanpa banyak berpikir, Alex bergegas mendekati mereka dan langsung menarik tubuh istrinya menjauh dari lelaki yang tak ia sukai itu. Alex tampak emosi dan tak terima, sebab ia merasa jika tindakan Revan sudah semakin kurang ajar saat ini pada istrinya.


"Heh! Jadi benar ya dugaan gue daritadi, lu itu yang hasut dan bawa istri gue keluar rumah! Emang biadab lu, dasar cowok gak tahu diri yang sukanya godain istri orang!" umpat Alex.


"Alex cukup!" Keisha langsung berteriak menghentikan suaminya yang hendak memukul wajah Revan itu.


Sontak Alex mengurungkan niatnya, namun ia tampak tak menyukai tindakan Keisha yang malah menahannya saat ia baru ingin memukul Revan. Alex merasa jika Keisha juga sudah mulai memiliki rasa kepada Revan, itulah sebabnya Keisha mau diajak pergi bersama Revan entah kemana. Ya Alex pun kesal kali ini, seolah-olah ia tidak pernah berbuat salah atau pergi bersama wanita lain.


"Lex, kamu mending masuk deh ke dalam! Gausah sok jagoan disini, apalagi kamu gak tahu apa masalahnya!" tegur Keisha.


Alex mengernyitkan dahinya, "Kok kamu bilang gitu sih? Ohh, apa kamu sekarang udah gak anggap aku sebagai suami kamu ya? Kamu bisa seenaknya jalan sama cowok lain kayak gini," ujarnya.


"Kata siapa? Justru kamu yang gak pernah anggap aku, karena kamu itu selalu aja dekat sama cewek lain di luar sana!" sentak Keisha.


Deg


Alex terkejut bukan main, entah mengapa ia merasa jika ucapan Keisha barusan seolah menunjukkan kalau wanita itu tahu bahwa tadi ia sempat pergi bersama Cherry. Namun, Alex harus bersikap tenang dan seperti biasa agar Keisha tak curiga. Ya Alex tak ingin jika Keisha mengetahui semuanya, pastinya itu akan membuat hubungan mereka makin renggang.


"Kamu salah Keisha, itu semua gak benar! Aku selalu anggap kamu, soal aku pergi sama perempuan lain itu kan udah masa lalu. Sekarang aku udah berubah, aku gak kayak gitu lagi," ucap Alex tegas.

__ADS_1


"Ck, oh ya? Aku gak percaya sama kamu, mas!" ucap Keisha meragukan suaminya itu.


Alex menggeleng perlahan, rasanya ia sudah begitu emosi dan tidak tahan lagi untuk segera memukul wajah Revan saat ini. Alex yakin sekali, sikap Keisha berubah seperti sekarang ini karena terkena hasutan dari pria itu. Jika saja tidak ada Keisha di dekatnya, maka pasti Alex sudah langsung menghabisi Revan dengan tangan kosongnya sendiri.


"Udah deh mas, aku gak mau kita debat terus! Sekarang kamu ikut aku masuk ke dalam, kita lanjut bicara disana aja!" pinta Keisha.


Mau tidak mau, Alex pun mengikuti saja kemauan istrinya itu. Kini mereka sama-sama berjalan memasuki rumah itu dan meninggalkan Revan sendirian disana, ya Keisha sengaja mengajak Alex masuk ke dalam agar tidak terus terpancing emosi dan malah terjadi keributan diantara kedua lelaki tersebut hanya karena masalah sepele.


"Maaf ya Keisha, aku masih belum bisa lindungi kamu sekarang! Tapi aku janji sama kamu, aku pasti akan rebut kamu dari Alex dan aku akan mencintai kamu sepenuhnya!" gumam Revan dalam hatinya.




Alex yang mengikuti pergerakan istrinya, kini ikut memandangi kelakuan Keisha di kamar putra mereka itu secara diam-diam. Alex menggeleng pelan, ia harus menahan emosinya kali ini meski ia masih kesal ketika melihat Keisha pulang bersama lelaki lain. Apalagi, Keisha pergi cukup lama tadi dan membuatnya sempat begitu cemas.


"Hm, giliran sekarang aja baru ingat sama anak. Tadi kamu kemana aja? Malah asyik berduaan sama laki-laki lain, anak sendiri sampai dilupain. Dimana sih jiwa keibuan kamu itu, ha?" cibir Alex.


Keisha terkejut ketika tiba-tiba Alex berbicara seperti itu dan kini sudah berdiri di dekatnya, Keisha tak menyangka jika Alex bisa berkata begitu padanya. Keisha pun beralih menatap wajah suaminya, tetapi ia hanya bisa menahan diri karena tidak mungkin ia berdebat dengan Alex saat ini di dalam kamar Kenzie dan bisa mengganggu tidur putranya itu.


"Mas, tolong jangan cari ribut dulu ya! Ini udah malam, kamu mending balik ke kamar kamu sana!" ucap Keisha dengan ketus.

__ADS_1


"Kamu juga dong ikut aku, masa aku tidur sendirian sih? Terus kamu mau tidur dimana, hm?" ucap Alex bertanya penuh keheranan.


"Aku bakal tidur disini sama Kenzie, aku lagi males sekamar sama kamu. Udah sana pergi, jangan sampe suara kamu itu bikin Kenzie bangun ya mas!" ucap Keisha.


"Kamu itu kenapa sih, ha? Kamu yang salah, tapi kok malah aku yang disalahin?" heran Alex.


Keisha menggelengkan kepala, lalu dengan sekuat tenaga ia langsung mendorong kuat tubuh Alex agar bisa keluar dari dalam kamar tersebut. Keisha tak ingin jika putranya terbangun, apalagi suara Alex memang cukup keras didengar. Namun, cukup sulit bagi Keisha untuk bisa mengusir Alex mengingat pria itu lebih kuat dibanding dirinya.


"Apa-apaan sih kamu sayang? Aku gak mau pergi, kalau kamu disini ya aku bakal tetap disini juga!" ucap Alex dengan tegas.


"Mas, kamu ngertiin aku dong! Aku lagi butuh waktu buat sendiri," pinta Keisha.


Bukannya menurut, Alex justru mendekati Keisha dan mencengkram pundak istrinya itu dengan kuat sambil menatapnya tajam. Tampak bahwa Alex tak ingin pergi dari kamar itu, sebab ia perlu tahu apa yang sebenarnya disembunyikan Keisha darinya. Perubahan sikap Keisha itu sangat mendadak, dan Alex belum mengetahui apa alasannya.


"Aku mau kita bicara sekarang, supaya masalah ini cepat terselesaikan! Kamu jangan menghindar terus dari aku, ikut aku sekarang atau kita bicara disini!" ucap Alex dengan tegas.


"Haish, kamu tuh kenapa sih suka banget maksa aku? Oke deh terserah kamu aja, yang penting kita gak bikin Kenzie bangun!" kesal Keisha.


"Yaudah, ayo ikut aku!" paksa Alex.


Keisha terpaksa menurut dengan perintah suaminya, meski ia masih amat kesal pada pria itu.

__ADS_1


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2