Menikah Karena Skandal

Menikah Karena Skandal
Bab 29. Ngambek


__ADS_3

"Ehem ehem..." Keisha yang merasa kesal akhirnya berdehem pelan sampai membuat Alex serta Shella terkejut dan menoleh ke arahnya bersamaan.


"Ah iya, kenalin Kei ini tuh murid baru disini, namanya Shella!" ucap Alex tersenyum.


"Oh namanya Shella ya? Okay, salam kenal Shella murid baru! Yaudah, aku pergi dulu ya Lex? Kamu disini aja sama Shella," ucap Keisha.


"Hah? Ta-tapi..."


Keisha tak perduli dengan ucapan suaminya, wanita itu pergi begitu saja dari sana meninggalkan Alex bersama Shella yang terlihat kebingungan. Ya Shella tentu belum tahu apa-apa tentang hubungan Alex dan Keisha, sehingga ia hanya diam saja kali ini tanpa bisa mencerna apa yang terjadi. Dan Alex pun kembali menatap Shella dengan serius.


"Shella, terimakasih hadiahnya. Tapi, itu mending lu bawa pulang aja lagi! Kalau enggak, lu kasih ke orang lain aja ya?" ucap Alex.


"Kok gitu sih kak? Apa aku gak boleh kasih hadiah ke kamu?" tanya Shella tampak kecewa.


"Bukan begitu Shella, tapi ini gak perlu lu lakuin. Gue itu kemarin salah udah nabrak lu, jadi gue emang harus ganti rugi. Udah lah, mending ini lu ambil aja sendiri ya Shella!" ucap Alex.


Shella menggeleng menatapnya, "Gak bisa, aku udah beliin ini buat kamu. Jadi, mau gak mau ya kamu harus terima pemberian aku!" ucapnya kekeuh.


"Lo kenapa maksa banget sih? Gue udah bilang gak mau, kok lu susah banget dikasih taunya? Lo itu anak baru ya disini, jangan bikin gue emosi deh!" sentak Alex penuh emosi.


Deg


Shella yang mendapat amarah dari Alex, sontak terkejut dan tak menyangka akan hal itu. Dari yang ia kira sebelumnya, Alex adalah pria baik dan lembut. Namun, ternyata semua itu salah karena baru saja pria itu membentaknya dan menolak pemberian darinya. Shella pun menangis di depan Alex saat ini, seketika Alex merasa bersalah karena sudah membuat gadis tidak berdosa itu bersedih.


Alex mendekati Shela dengan perlahan, mengambil kotak kecil itu dari tangan sang gadis dan mengusap air matanya sambil tersenyum. Jujur Alex paling tidak bisa melihat seorang wanita menangis, untuk itu ia terpaksa menerima pemberian Shella meski dengan sangat terpaksa. Ya sebenarnya Alex tak mau mengambil hadiah itu, karena ia khawatir Keisha istrinya akan salah paham nanti.


"Okay, gue minta maaf sama lu karena sikap gue keterlaluan tadi. Hadiah ini gue ambil ya, tapi lu jangan nangis lagi!" ucap Alex.


Shella mengangguk perlahan, "Iya kak, makasih udah mau terima hadiah dari aku!" ucapnya lirih.

__ADS_1


"Kalo gitu gue pergi ya? Sekali lagi makasih atas hadiahnya, tapi tolong lain kali jangan kasih gue apapun lagi ya!" ucap Alex serius.


"I-i-iya kak..."


Setelahnya, Alex memilih pergi dari sana dengan membawa kotak pemberian Shella yang tak tahu apa isinya. Sedangkan Shella sendiri masih tetap berdiam disana memandang ke arah Alex yang pergi menjauh, jujur Shella bingung siapa wanita yang tadi ia temui saat bersama Alex. Tampak dari ekspresi wanita itu bahwa dia cemburu melihat kebersamaan Shella dan Alex, itulah sebabnya Shella meyakini jika Alex memiliki hubungan spesial dengan wanita itu.


"Tuh cewek tadi siapa ya? Apa jangan-jangan dia pacarnya kak Alex? Huft, kalau gitu berarti aku gak punya harapan dong!" gumam Shella lirih.




Keisha yang tadi pergi lebih dulu, kini tiba di kelas dan langsung terduduk dengan wajah cemberut. Keisha masih tak menyangka jika Alex akan diberi hadiah oleh Shella tadi saat sedang bersamanya, Keisha pun merasa cemburu dan mengira kalau Alex memang senang saat berdekatan dengan murid baru tersebut yang tampak cantik.


Disaat ia tengah melamun membayangkan kejadian tadi sambil menopang dagunya, Tasya yang merupakan sahabatnya pun datang mendekat dan duduk di sebelahnya. Tasya terlihat bingung dengan ekspresi Keisha saat ini, karena tak biasanya wanita itu bersedih pagi-pagi begini. Tasya pun coba menghiburnya, gadis itu tahu betul kalau Keisha tengah mendapat masalah besar.


Keisha pun menoleh dengan bingung, "Sejak kapan lu ada disini, Sya? Perasaan tadi gue gak lihat lu deh, apa lu punya ilmu ya sampai bisa kesini secepat itu?" ujarnya kebingungan.


"Hadeh Kei, lagi kayak gini aja lu masih sempat-sempatnya bercanda. Gue tuh serius nanya tahu sama lu," ucap Tasya kesal.


"Hehe, ya emang gue heran kok. Tadi kan lu gak ada disini, eh tiba-tiba aja lu malah udah di samping gue. Terus lu nanya lagi ke gue, makanya gue jadi kaget deh," ucap Keisha.


"Yaudah, sekarang mending lu jawab pertanyaan gue tadi deh! Lu kenapa?" pinta Tasya.


"Umm gu-gue...."


"Keisha!" belum sempat Keisha melanjutkan ucapannya, Alex sudah lebih dulu menyela dan menyapa istrinya itu dari depan kelas.


Sontak Keisha menoleh secara bersamaan dengan Tasya, kedua wanita itu menganga melihat Alex muncul lalu berjalan menghampiri mereka sambil tersenyum cemas. Namun, saat itu juga Keisha memalingkan wajahnya setelah mengetahui Alex lah yang tadi menyapanya. Apalagi ia melihat kotak pemberian Shella tadi ada di tangan sang suami, tentunya ia sangat emosi dengan itu.

__ADS_1


"Hey sayang, kamu kenapa pergi gitu aja sih tadi ninggalin aku? Tega ya kamu, padahal aku ini udah anterin kamu sampai kesini! Apa kamu cemburu sama Shella, hm?" ucap Alex heran.


"Hah? Ini ada apa sih Lex? Kenapa Keisha bisa cemburu sama Shella? Emangnya lu dekat sama dia?" tanya Tasya menyela.


"Sya, ini urusan gue sama Keisha. Tolong lu gausah ikut campur ya, mending lu pergi aja sana! Gue butuh tempat berdua supaya gue bisa bicara sama Keisha dengan leluasa," ucap Alex ketus.


"Kamu jangan usir Tasya! Biarin dia disini, kalau kamu mau bicara ya bicara aja!" sela Keisha.


"Huft, okay aku nurut sama kamu. Sekarang kamu jawab, tadi kamu kenapa pergi gitu aja tinggalin aku!" ucap Alex kebingungan.


"Ya kamu pasti udah tahu alasannya, jadi kamu gak perlu tanya lagi!" ucap Keisha ketus.


Alex terdiam menatap wajah istrinya dengan bingung, jujur ia tak mengerti sebenarnya apa yang membuat wanita itu marah padanya. Namun, ia menebak kalau mungkin saja Keisha cemburu pada Shella ketika tadi Shella memang sengaja menghampiri Alex saat sedang bersama Keisha di bawah. Tentu Alex pun berusaha membujuk Keisha saat ini, ia mendekat dan sedikit membungkuk.


"Oh berarti benar ya kamu cemburu? Cie cie, aku gak nyangka ternyata kamu itu orangnya cemburuan. Itu tandanya kamu cinta banget sama aku, duh aku sampai bahagia banget dengarnya!" ucap Alex.


"Apa sih Lex? Udah sana mending kamu balik ke kelas deh, bentar lagi bel tuh!" ucap Keisha.


Alex menggeleng sambil tersenyum, "Gak mau, aku pengen tetap disini sampai kamu mau maafin aku. Lagian bel masih lama kok," ucapnya kekeuh.


"Ish, kamu tuh nyebelin banget ya!" kesal Keisha.


"Enggak ah, aku biasa aja kok. Omong-omong kamu mau bantu aku buka hadiah dari Shella ini gak?" ucap Alex sengaja menggodanya.


Sontak saja Keisha spontan menatap tajam ke arah suaminya, ia terlihat sangat kesal dan emosi karena Alex justru ingin mengajaknya membuka hadiah dari Shella itu. Sesaat kemudian Alex malah tertawa, membuat Keisha dan Tasya keheranan tak mengerti apa yang menjadi penyebab pria itu tertawa.


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!! ...

__ADS_1


__ADS_2