Menikah Karena Skandal

Menikah Karena Skandal
Bab 73. Terbawa emosi


__ADS_3

Keisha dan Tasya kini berada di kantin, mereka terduduk berdua setelah memesan minuman kesukaan keduanya. Ya Tasya tampak tak sabar ingin segera mengetahui apa yang terjadi pada Alex sampai membuat lelaki itu bisa hidup kembali, padahal sebelumnya ia tahu sendiri kalau Alex sudah meninggal dalam kecelakaan pesawat.


Sesuai janjinya di depan tadi, Keisha pun akan menceritakan semuanya kepada Tasya tanpa ada yang terlewat sedikitpun. Keisha juga telah menganggap Tasya seperti saudaranya, untuk itu Tasya berhak tahu mengenai Alex saat ini. Biar bagaimanapun, Tasya lah orang yang selalu ada untuk Keisha disaat membutuhkan bantuan.


"Nah Kei, sekarang lu harus ceritain semuanya ke gue sampai jelas! Kenapa si Alex bisa balik lagi coba? Dia kan udah meninggal kecelakaan, gue bingung banget deh," ucap Tasya.


Keisha terkekeh sebentar sembari menutupi mulutnya, ia paham kebingungan yang dirasakan sahabatnya mengenai Alex yang masih hidup. Padahal, kenyataannya Alex memang belum meninggal dan tidak ada di dalam pesawat yang terjatuh sebelumnya. Keisha sendiri juga sempat merasa bingung, apalagi ketika Alex tiba-tiba sudah berada di rumahnya saat itu.


"Gue juga heran banget tahu waktu mas Alex pertama datang ke rumah, gue syok berat dan gak bisa bicara apa-apa. Gue ngerasa kalau itu semua mimpi, tapi tiba-tiba Alex deketin gue terus peluk gue dan bilang kalau itu bukan mimpi," ucap Keisha.


"Wah gila sih Kei! Terus gimana tuh ceritanya dia bisa sampai hidup lagi begitu?" heran Tasya.


"Ahaha, ada-ada aja lu ah! Alex tuh bukan hidup lagi Sya, tapi dia emang masih hidup. Dia gak ada di pesawat yang kecelakaan itu," kekeh Keisha.


"Hah? Maksudnya gimana? Kok bisa dia gak ada di pesawat itu?" tanya Tasya kebingungan.


"Iya Sya, jadi awalnya tuh Alex ternyata kebelet dan buru-buru dah dia ke toilet di bandara. Nah begitu selesai, dia baru sadar kalau udah ketinggalan pesawat. Ya akhirnya dia beli tiket pesawat yang lain deh yang lebih mahal," jelas Keisha.


"Ohh, jadi bener dia gak naik pesawat yang kecelakaan itu?" ujar Tasya.

__ADS_1


Keisha mengangguk sambil tersenyum, sehingga Tasya merasa lega dan mengelus dadanya dengan lembut sembari menghela nafas. Tasya ikut senang lantaran sahabatnya itu bahagia, apalagi Alex dinyatakan masih hidup dan dapat kembali. Ini semua adalah sesuatu yang sulit untuk dimengerti, karena Keisha sudah sempat nyaris menyerah dalam hidupnya karena kepergian Alex.




Alex yang hendak pergi dari sekolah itu dibuat kaget saat Joshua dan juga Shella datang mendekatinya lalu menyapanya, Alex tersenyum lebar menatap ke arah kedua orang itu. Namun, wajah Joshua justru tampak berbeda seolah sedang emosi pada Alex dan ingin berbuat sesuatu yang buruk. Alex mencoba untuk tetap tenang, lagipun ia sekarang masih berada di area lingkungan sekolah.


Perlahan Joshua melangkah semakin dekat dengan tubuh Alex, lelaki itu berhenti tepat di hadapan Alex sembari menatap tajam ke arahnya. Sepertinya Joshua memang sangat membenci Alex karena ia gagal mendapatkan Keisha, apalagi sekarang ia dapat melihat secara langsung bahwa Alex masih hidup dan akan semakin memperkecil kesempatan dirinya untuk bisa merebut Keisha darinya.


"Lo bukannya udah mati? Kenapa lu bisa ada disini?" tanya Joshua pada Alex dengan nada ketus.


Alex terkekeh dibuatnya, ia paham betul jika Joshua tidak menyukai kebenaran bahwa dirinya masih hidup dan ingin kalau ia benar-benar meninggal. Namun, Tuhan berkehendak lain sehingga Alex dinyatakan masih hidup serta selamat dari kecelakaan pesawat yang menewaskan seluruh penumpangnya itu.


Kedua tangan Joshua mengepal dengan kuat, rasanya saat ini juga ia ingin memukul langsung wajah pria di hadapannya itu. Akan tetapi, Joshua sadar ia ada dimana saat ini dan tidak mungkin ia melakukan itu sekarang. Bisa-bisa satpam sekolah akan membubarkan mereka, atau justru membawa mereka menemui kepala sekolah yang nantinya bisa berakibat buruk bagi Joshua sendiri.


"Lagian lu kenapa masih berharap sama Keisha sih? Ini kan lu udah punya Shella, pacarin aja dia kali! Dia juga gak kalah cantik kok dari Keisha," ujar Alex.


"Diem lu! Jangan mentang-mentang lu berhasil selamat dari kecelakaan pesawat, terus lu bisa merasa sok jagoan! Gue gak akan pernah berhenti buat deketin Keisha, dan merebut dia dari lu bukan sesuatu yang sulit!" sentak Joshua.

__ADS_1


"Silahkan, gue gak larang lu kok kalau lu mau coba ngelakuin itu! Tapi ingat, kalau gagal lu jangan nangis lagi ya Joshua!" kekeh Alex.


Amarah Joshua makin memuncak saat ini, ia yang sulit menahannya langsung berniat memukul serta menghajar Alex di depan sana dengan tangan kosong. Beruntung Shella tepat waktu menahan pria itu agar tidak berbuat nekat, karena jika hal itu sampai terjadi maka keributan pasti akan terjadi disana dan kedua pria itu bisa berada dalam bahaya.


"Jos, sabar Jos jangan kebawa emosi begitu! Ini masih di sekolah, lu bisa kena hukum kalau sampai berantem disini!" bisik Shella.


Joshua terdiam beberapa detik memikirkan ucapan Shella barusan, benar juga apa yang dikatakan Shella dan tentunya Joshua tidak ingin terkena hukuman itu. Joshua pun berhasil menahan diri untuk tidak memukul Alex saat ini, meski di dalam hatinya sekarang ia masih sangat emosi dan tidak bisa memaafkan ucapan Alex tadi.


Shella sendiri kini beralih menatap ke arah Alex, ia tersenyum sembari mengulurkan tangannya. Alex pun kebingungan tak mengerti, tetapi ia raih saja telapak tangan Shella dan menggenggamnya secara singkat. Baru begitu saja, sudah berhasil membuat Shella merasa sangat bahagia dan terus mengulum senyumnya seraya memandang wajah pria itu.


"Lex, aku senang deh kamu ternyata masih hidup. Aku kira kamu beneran udah gak ada, eh sekarang kamu malah berdiri di depan aku dalam keadaan sehat kayak gini," ucap Shella.


"Shella, apa-apaan sih kamu? Kenapa kamu malah senang kalau Alex masih hidup? Harusnya kamu dukung aku dong, gimana sih!" tegur Joshua.


Shella tersenyum saja dan mengabaikan kata-kata Joshua, gadis itu malah fokus memandangi wajah Alex yang memang sangat ia sukai sejak dulu meski ia tahu Alex telah memiliki istri. Shella belum bisa sepenuhnya menghilangkan rasa cintanya pada Alex, apalagi setelah ia tahu bahwa Alex masih hidup dan sekarang ada di depan matanya.


"Ikut gue!" Joshua yang kesal langsung menggenggam tangan Shella, lalu mengajaknya pergi dari sana meninggalkan Alex.


Alex pun terkekeh melihat Joshua seperti orang yang sedang cemburu karena Shella lebih dekat dengannya tadi, akhirnya pria itu memutuskan pergi dan masuk ke dalam mobilnya. Alex merasa was-was secara mendadak, karena bagaimanapun ia tetap tidak suka bila Keisha didekati oleh lelaki lain termasuk Joshua.

__ADS_1


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2