
Masih di ruang kepala sekolah, Alex serta Keisha dibuat terkejut dengan kedatangan pihak wali mereka. Ya orang tua Alex beserta kakek Keisha datang kesana bersama-sama sesuai undangan dari pihak sekolah sebelumnya, hari ini memang satu hari setelah video viral itu beredar di sosial media dan membuat gempar seisi sekolah lantaran tak ada yang menyangka jika Alex dan Keisha akan melakukan itu saat berhubungan di hotel kemarin.
Tampak wajah dari Harry serta Mayra begitu jengah dibuatnya, kedua orang tua Alex itu sama-sama tak percaya dengan apa yang terjadi pada putra mereka saat ini. Baru kali ini Harry dan Mayra dipanggil ke sekolah karena kasus skandal yang menimpa Alex, padahal setahu mereka Alex bukanlah sosok laki-laki yang suka bermain dengan wanita seperti itu. Namun, semua pikiran mereka itu hilang seketika setelah mendapat kabar dari pihak sekolah kali ini.
Begitu juga dengan Bruce, reaksi sang kakek ini sama kagetnya dengan Harry serta Mayra. Ia tak menyangka kalau cucu satu-satunya itu akan berbuat hal yang tidak benar bersama kekasihnya, padahal selama ini Bruce selalu mengajarkan yang baik pada Keisha dan meminta gadis itu untuk selalu berbuat baik. Sampai saat ini Bruce pun masih tak percaya, jika cucunya benar melakukan hal itu karena sikap Keisha terlalu lugu menurutnya.
Alex dan Keisha pun hanya bisa tertunduk lesu mendengar amarah dari wali mereka, tak ada yang bisa lakukan saat ini karena menyangkal pun percuma saja sebab ucapan mereka pasti tidak akan didengarkan oleh ketiga orang itu. Keisha sendiri sudah menahan tangisnya, air mata menggenang di pipinya meratapi nasib yang buruk tengah menimpanya. Tentu Keisha tak menyangka kalau semua itu akan terjadi padanya, padahal ia tak pernah melakukan tindakan apapun dengan Alex.
"Kalau tahu bakal begini, mending gue beneran lakuin aja waktu itu! Jadi, minimal gue gak rugi-rugi amat lah," gumam Alex dalam hati.
Setelah selesai menceramahi Alex dan Keisha disana, kini baik orang tua Alex maupun kakek Keisha pun sama-sama menghadap ke arah kepala sekolah yang hendak berbicara. Kebetulan disana juga ada guru BK yang memang bertugas membina murid-murid disana, dan ketika ada kasus seperti ini maka pasti guru BK adalah orang yang paling bertanggung jawab untuk mengurus semuanya dan membimbing muridnya yang terkena kasus itu.
"Jika sudah terlanjur begini, maka ada baiknya kalau Alex dan Keisha segera dinikahkan saja pak, bu! Semua ini dilakukan untuk mencegah kejadian buruk selanjutnya," ucap kepala sekolah.
Sontak Keisha terkejut bukan main mendengar itu, "Apa? Bapak yang bener aja dong! Masa saya harus nikah secepat ini sama Alex?" ucapnya tegas.
"Keisha berhenti! Tidak sopan kamu bicara begitu di depan orang banyak, diam kamu dan dengarkan dulu semuanya!" tegur Bruce.
"Tapi kek, aku sama sekali gak ngelakuin hal yang dituduhkan orang-orang itu! Aku sama Alex emang tidur satu ranjang, tapi kita gak ngapa-ngapain!" ucap Keisha membela diri.
__ADS_1
"Nah itu dia, apa yang kamu lakukan dengan Alex tetap salah Keisha!" sahut guru BK.
"Ya, kelakuan kalian tetap tidak bisa dibenarkan karena kalian belum menjadi suami-istri!" timpal kepala sekolah.
Deg!
Seketika Keisha menyesal telah mengatakan itu, ia pun mendapatkan tatapan tajam dari Alex seolah menandakan bahwa pria itu kesal padanya. Lalu, tanpa diduga Bruce justru mengungkapkan kalau dia setuju dengan ucapan kepala sekolah tadi yang ingin menikahkan Keisha dan Alex. Menurut Bruce, itu semua memang harus dilakukan agar mereka tidak melakukan tindakan seperti itu lagi.
Sontak saja Harry dan Mayra pun ikut menyetujui rencana itu, mereka juga tak ingin putra mereka merusak anak gadis orang di usianya yang masih belia. Sehingga pernikahan adalah jalan satu-satunya untuk menghindari itu semua, apalagi hasrat para remaja memang sulit ditenangkan. Tentu jika mereka dibiarkan begitu saja, khawatir nantinya Alex lepas kontrol dan melakukan lebih dari itu.
"Baik pak, kami juga setuju dengan usulan pernikahan itu! Secepatnya kami akan memproses pernikahan mereka, bapak dan ibu sekalian tidak perlu khawatir ya!" ucap Harry mantap.
"Sayang, kamu duduk lagi! Mama sama papa cuma mau yang terbaik untuk kalian, itu aja kok!" ucap Mayra menenangkan.
Alex menggeleng dengan cepat, "Enggak ma, aku gak akan pernah setuju sama keputusan mama dan papa ini! Lebih baik aku pergi, daripada gak dianggap kayak gini!" ucapnya tegas.
"Loh Alex, Alex!!" Mayra berteriak panik ketika Alex berbalik lalu keluar dari ruangan tersebut.
Ya Alex begitu kesal dan tak terima dengan keputusan yang diambil oleh kedua orangtuanya itu, baginya ini semua tidak benar karena memang dirinya tak melakukan apa-apa bersama Keisha saat di hotel. Sungguh Alex berjanji akan menemukan sosok penyebar video itu, pastinya ia tidak akan membiarkan orang itu hidup tenang.
__ADS_1
"Hiks hiks..."
Sementara itu, Keisha terlihat menangis terisak sembari menutupi wajahnya dengan telapak tangan. Bruce sang kakek pun reflek mendekat lalu merangkulnya bermaksud untuk menenangkan gadis itu, ia tahu Keisha saat ini dihadapkan pada situasi yang sulit setelah semua yang terjadi. Apalagi Alex tadi terang-terangan menolak untuk menikah dengan gadis itu, tentunya Keisha menjadi semakin sedih dan bingung harus bagaimana saat ini.
"Keisha, sudah kamu tidak usah menangis! Biarpun Alex menolak menikah dengan kamu, tapi dia tetap harus melakukan itu! Kakek akan urus semuanya bersama mama dan papanya Alex, kamu tenang ya sayang!" ucap Bruce.
"Ya Keisha, kamu jangan nangis lagi ya cantik!" sahut Mayra merasa sedih.
Gadis itu manggut-manggut perlahan disertai isakan tangis yang masih terdengar jelas, Bruce pun coba menyeka air mata cucunya karena tak ingin melihat Keisha menangis seperti itu. Jujur Bruce sangat menyayangi Keisha, karena hanya dialah satu-satunya peninggalan sang anak yang tersisa saat ini setelah meninggal dalam sebuah kecelakaan pesawat bersama suaminya dahulu.
"Percaya sama kakek, kakek yakin Alex pasti bisa menerima semua ini dan dia harus mau menikah dengan kamu!" ucap Bruce penuh yakin.
Keisha mendongak menatap wajah sang kakek, "Tapi kek, jujur aku juga belum siap kalau harus menikah sekarang. Aku kan masih sekolah, umur aku juga belum terlalu tua," ucapnya.
"Itu hal yang mudah, kakek akan bimbing kamu nanti sayang!" ucap Bruce lalu memeluk cucunya erat.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
__ADS_1
...♥️...