
Alex tiba di tempat ia biasa kumpul bersama teman-temannya, terlihat disana sudah ada cukup banyak orang yang memang sering berada di tempat itu. Ya Alex pun turun dari motornya, menyapa mereka semua satu persatu lalu ikut duduk di kursi yang tersedia sambil memesan minuman. Alex tampak melamun setelahnya, entah mengapa ia masih memikirkan pernikahannya dengan Keisha yang sama sekali tidak ia inginkan itu.
Rizky serta Tio yang merupakan sahabat terdekatnya pun coba mendekati pria itu dan menanyakan apa yang membuat Alex sampai seperti itu, mereka tak mengerti mengapa Alex tampak sedih dan lesu. Padahal Alex baru saja menikah dengan kekasih yang sangat dia cintai, dan setahu mereka Alex juga selalu ingin memiliki Keisha seutuhnya. Tapi setelah berhasil menikahi Keisha, justru Alex malah bersedih dan kabur ke warung tempat mereka kumpul itu.
"Eh Lex, ada apaan lagi sih? Lo lagi berantem sama bini lu ya? Makanya lu lari kesini buat tenangin diri gitu?" tanya Tio.
Alex menatap kedua sohibnya secara bergantian sembari mengusap kasar wajahnya, "Ah gue gak tahu deh Yo, kayaknya gue belum siap buat jadi kepala rumah tangga!" ucapnya.
"Hah kenapa? Bukannya lu jatuh cinta ya sama si Keisha?" ujar Rizky keheranan.
"Bener tuh, harusnya lu bahagia dong bisa nikah sama cewek yang lu suka! Tapi, kenapa lu malah kayak gini?" sahut Tio.
Alex menunduk sembari mengacak-acak rambutnya sendiri, sesekali ia juga berteriak coba meluapkan segala emosi di dalam diri yang tak bisa ia tahan lagi. Alex membenci semua ini, ia tidak pernah menyangka kalau kehidupannya akan menjadi seperti ini. Menikah memang keinginan setiap orang, tapi menurutnya sekarang bukanlah waktu yang pas untuk menikah karena usianya yang masih belia.
"Aaarrrgghhh gue bingung banget! Gue emang cinta sama Keisha, tapi gue gak mau nikah sekarang! Apalagi setelah beredarnya video gak bener itu, pasti orang-orang makin ngira kalau gue emang udah ngelakuin itu sama Keisha!" geram Alex.
"Sabar Lex! Kita percaya kok sama lu, gak mungkin lu begituan sebelum nikah!" ucap Rizky.
Dikala kesedihan dan emosi tengah menguasai diri pria itu, tampak Reno yang juga berada disana justru tersenyum puas melihatnya. Bagi Reno, kesedihan yang dirasakan Alex amat membuatnya bahagia. Namun, Reno belum puas kalau dirinya belum berhasil membuat hidup Alex terus menderita. Reno pun berencana untuk terus beraksi sampai Alex tak bisa menahan diri lagi nantinya.
Minuman yang dipesan Alex telah tiba, pria itu langsung meminumnya sampai tersisa setengah karena kehausan. Rizky dan Tio terus coba menenangkan sohib mereka itu, biar bagaimanapun Alex tetaplah sahabat sejati mereka dan mereka tidak bisa melihat pria itu seperti ini. Mereka juga berjanji akan terus ada di sisi Alex dan membantu Alex untuk menyelidiki semuanya, terkait video viral yang beredar di internet itu.
__ADS_1
"Lex, lu pokoknya tenang aja! Kita pasti bakal bantu lu buat cari tahu siapa orang yang udah sebarin video itu, dan kita akan tangkap dia terus serahin ke lu secara langsung!" ucap Rizky berjanji.
"Bener Lex, udah ya sekarang lu gak perlu sedih lagi kayak gini!" timpal Tio.
"Thanks guys, kalian emang sahabat terbaik gue! Gue tunggu ya keberhasilan kalian, karena gue udah gak sabar pengen lihat muka tuh orang yang udah bikin hidup gue menderita!" ucap Alex geram.
"Iya Lex, santai aja! Omong-omong kenapa lu bilang hidup lu menderita sih? Kan dengan lu nikah sama Keisha, lu bisa tuh unboxing dia sesuka hati. Harusnya lu bersyukur tau, apalagi si Keisha kan cakep banget!" ucap Rizky.
Alex terdiam, mengalihkan pembicaraan itu dengan meminum minuman miliknya sampai habis tak bersisa. Ia lalu memesan kembali minuman yang lainnya, sampai membuat Rizky serta Tio menggeleng heran dengan tingkah sahabat mereka tersebut. Sepertinya Alex sedang tidak ingin membahas tentang Keisha, itulah yang membuat ia memilih diam saat Rizky berkata seperti tadi.
•
•
Begitu Tasya datang kesana, Keisha langsung beranjak dari tempat duduknya dan menghampiri gadis itu lalu memeluknya sambil menumpahkan air mata kesedihan. Keisha benar-benar tak sanggup harus menjalani kehidupan seperti ini, orang yang ia cintai itu justru malah membuatnya terus merasa tersakiti dengan perubahan sikap yang mendadak sejak pernikahan mereka kemarin.
Sontak Tasya yang baru datang pun terlihat keheranan dengan sikap Keisha saat ini, namun ia terdiam saja dan memberi ruang untuk Keisha meluapkan kesedihannya. Ya sebagai seorang sahabat, Tasya tahu jika Keisha tengah menghadapi masalah besar di hidupnya. Untuk itu Tasya amat berharap kalau dirinya bisa membantu mengobati kesedihan Keisha, walau itu cukup sulit baginya.
"Sya, gu-gue gak nyangka Sya sama semua ini! Gue benar-benar kaget banget!" ujar Keisha mencurahkan isi hatinya.
Tasya mengernyitkan dahinya mendengar ucapan Keisha itu, ia lantas mengakhiri pelukan itu dan menatap wajah Keisha yang sudah dipenuhi air mata sambil memegang kedua bahunya. Tampak Keisha masih terus terisak, meski kali ini tak sederas tadi saat Tasya baru datang. Tasya lalu meminta Keisha untuk duduk agar bisa lebih santai, Keisha menurut dan terduduk disana bersama sahabatnya itu.
__ADS_1
"Sebenarnya lu kenapa, Kei? Lu ada masalah sama suami lu? Kalian lagi berantem ya?" tanya Tasya.
Keisha menganggukkan kepalanya dengan perlahan, "Iya Sya, gue masih gak nyangka kalau Alex bakal berubah sama gue. Sumpah Sya, dia jadi dingin banget!" jawabnya gugup.
"Hah kok bisa sih? Emangnya apa yang bikin dia jadi kayak gitu sama lu?" tanya Tasya terkejut.
"Gu-gue juga gak tahu, Sya. Intinya sejak kita menikah kemarin, sikap Alex tuh udah dingin banget ke gue. Malahan semalam waktu malam pertama kita aja, dia gak mau sentuh gue sama sekali," jawab Keisha berusaha menahan kesedihannya.
"Ya ampun, lu serius Kei? Ih gue gak nyangka banget si Alex bisa kayak gitu sama lu, padahal waktu pacaran kan kalian mesra banget!" ujar Tasya.
"Itu dia Sya, gue juga heran kenapa Alex bisa berubah secepat ini. Ya emang sih dari awal dia tuh udah tolak pernikahan ini, tapi kan harusnya dia gak boleh dong kayak gini sama gue!" ucap Keisha.
"Iya Kei, gue paham kok. Lu yang sabar aja ya, udah jangan nangis terus nanti cantiknya hilang loh!" ucap Tasya merangkul Keisha bermaksud menenangkan gadis itu.
Keisha akhirnya bisa lebih tenang dan merasa lega setelah mencurahkan semua isi hatinya kepada Tasya saat ini, ya karena memang inilah yang dibutuhkan oleh Keisha untuk bisa mendapatkan ketenangan. Beruntungnya Keisha masih memiliki sahabat seperti Tasya, yang selalu ada dikala ia membutuhkan dan terus mendukungnya.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
...♥️♥️...
__ADS_1