
Keisha bersama Tasya kini hendak pergi ke kantin untuk menikmati waktu istirahat mereka, tetapi mereka malah tak sengaja melihat Alex serta rombongannya di depan sana yang sedang berkumpul sembari memakan donat pemberian dari Shella tadi. Sontak Keisha tampak cemberut, lalu dengan kesalnya ia melangkah maju disertai dua tangan yang terkepal akibat rasa kesalnya.
Tasya yang terkejut akhirnya tidak bisa menahan sohibnya itu, ia pun bergegas mengikuti Keisha dari belakang karena tak ingin terjadi sesuatu pada Keisha nantinya. Ya Tasya tahu jika Keisha hendak memarahi Alex saat ini, itulah sebabnya Tasya khawatir jika Keisha dan Alex akan kembali bertengkar. Padahal pasangan suami-istri itu baru saja berdamai kemarin, tentu Tasya tak ingin jika diantara Keisha dan Alex terjadi keributan.
"Alex!" sesampainya di dekat pria itu, Keisha langsung menyapa suaminya dengan tegas dan berdiri tepat di hadapannya.
Sontak Alex dan beberapa temannya menoleh ke arah yang sama, mereka terlihat bingung karena Keisha tiba-tiba datang dan tampak begitu emosi kali ini. Alex pun beranjak dari kursinya, kemudian mendekati Keisha untuk mencari tahu. Ya Alex tentu penasaran apa yang menjadi penyebab Keisha seperti itu, ia pun hendak menanyakan semuanya.
"Eh sayang, kamu ada apa kesini? Kangen ya sama aku? Syukurlah, ternyata kamu emang udah maafin aku. Jadinya aku gak perlu susah-susah lagi deh buat bujukin kamu," ucap Alex sambil tersenyum.
"Apa sih Lex? Aku kesini justru mau tanya sama kamu, enak ya donatnya?" ujar Keisha ketus.
"Eee ka-kamu kok tanyanya begitu sih sayang? Kamu marah ya karena aku makan donatnya? A-aku tuh cuma makan satu kok," ucap Alex gugup.
"Alasan, bilang aja kamu emang suka sama donat dari Shella itu! Abisin aja semuanya!" ucap Keisha.
"Hah? Seriusan aku cuma makan satu, itu juga terpaksa karena disuruh sama teman-teman aku," ucap Alex.
Rizky pun turut memandang wajah Keisha bermaksud membantu sahabatnya, "Iya benar Kei, tadi gue yang paksa Alex buat makan donat ini. Soalnya gak enak aja, kan dia yang kasih donat ini ke kita," ucapnya menyela.
"Tuh, kamu dengar sendiri kan sayang? Apa sekarang kamu masih gak mau percaya sama aku, terus nyalahin aku?" ucap Alex.
"Pokoknya apapun alasan kamu, aku tetap gak terima Alex! Aku gak suka kalau kamu makan makanan pemberian wanita lain, kamu tuh harusnya paham dong!" ucap Keisha tegas.
Alex malah menyeringai dibuatnya, "Cie cie, jadi kamu cemburu nih ya karena aku makan donat dari Shella?" ucapnya sedikit menggoda sang istri.
__ADS_1
Melihat Alex yang malah menggodanya, Keisha pun merasa jengkel dan langsung saja melayangkan cubitan keras ke lengan pria tersebut di hadapan teman-temannya. Ya sontak Alex merintih sembari memegangi lengannya, sedangkan Rizky serta yang lain kompak terkekeh melihat ekspresi Alex saat dicubit oleh istrinya sendiri disana.
"Aduh aduh! Sayang, kamu kok malah cubit aku sih? Kan aku cuma bercanda sayang, masa begitu aja kamu marah?" protes Alex.
"Bodo! Suruh siapa kamu nyebelin kayak gitu? Udah deh sekarang terserah kamu, abisin aja donatnya aku juga gak perduli lagi! Ayo Sya, mending kita cabut aja dari sini!" ucap Keisha cemberut.
Keisha langsung menggandeng tangan Tasya dan mengajaknya pergi dari sana, tetapi Alex yang tak terima spontan mencegat istrinya itu. Ya Alex masih ingin berbicara dengan Keisha, meski wanita itu tetap kekeuh untuk pergi karena tidak ingin lagi melihat suaminya. Alex pun terus mencoba, namun hasilnya nihil dan akhirnya ia terpaksa membiarkan Keisha pergi bersama Tasya.
•
•
Setelah menjauh dari tempat Alex dan teman-temannya berkumpul, kini Keisha serta Tasya meneruskan langkahnya menuju kantin karena sudah tidak sabar untuk menyantap makanan disana. Namun, langkah mereka terhenti saat tiba-tiba Shella bersama Novia temannya itu muncul di hadapan mereka dan terlihat menghalangi jalan.
"Ada apa? Kenapa kalian cegat jalan kita?" tanya Keisha dengan ketus.
Shella tersenyum dan melipat kedua tangannya di depan, "Gue mau tanya sama lu, apa benar lu ini pacarnya kak Alex yang banyak disebut-sebut orang itu?" ujarnya.
"Dih, apa urusannya sama lu? Kepo banget sih lu murid baru!" ucap Tasya menyela.
"Tch, gue tanya sama temen lu ini, bukan lu. Jadi, tolong lu gausah ikut campur dan mending lu diem aja deh!" ujar Shella.
"Heh! Kurang ajar banget sih lu, Keisha ini sohib gue dan apapun yang menyangkut dia itu gue wajib ikut campur! Kalau lu gak suka, yaudah lu gausah ganggu hidup Keisha!" kesal Tasya.
"Sabar Sya, sabar!" Keisha langsung berusaha menenangkan sahabatnya itu.
__ADS_1
"Hadeh, emang dasar cewek kampungan! Udah deh Keisha, mending sekarang lu jawab pertanyaan gue tadi supaya ini cepat selesai!" ucap Shella.
Keisha pun menatap tajam ke arah gadis itu, satu tangannya sudah terkepal menandakan betapa emosinya ia ketika Shella menyebut sahabatnya tadi sebagai perempuan kampungan. Kini Keisha bergerak maju lebih mendekati Shella, dengan beraninya ia menunjukkan cincin yang melingkar di jari manisnya itu kepada Shella.
"Lo lihat ini kan? Ini cincin pemberian Alex, dari sini aja udah jelas kalau gue sama Alex itu ada hubungan. Sebaiknya lu jangan ganggu dia lagi, atau lu akan berurusan sama gue!" ucap Keisha tegas.
Deg
Mata Shella terbelalak lebar melihatnya, kenapa bisa ia baru sadar sekarang kalau Keisha memakai cincin yang sama seperti milik Alex tadi. Tentu saja Shella tak terima, bagaimanapun caranya ia akan tetap memperjuangkan cintanya dan tidak perduli dengan status Keisha saat ini. Ya Keisha memang sengaja tak mengatakan bahwa dia sudah menikah dengan Alex, karena ini semua demi kebaikan mereka.
Setelah itu, Keisha langsung mengajak Tasya pergi dari sana karena menurutnya tak ada lagi yang perlu dibahas oleh mereka. Shella juga tidak menghalangi langkah Keisha lagi, karena ia telah mengetahui semuanya. Sebagai seorang wanita yang mencintai pria idamannya, Shella bertekad bahwa ia tak akan menyerah sampai disitu dan akan terus berjuang demi bisa mendapatkan Alex.
"Shella, barusan lu udah dengar dan lihat sendiri kan dari Keisha? Alex tuh punya pacar, baiknya lu cari cowok lain deh yang mau lu kejar! Jangan Alex! Lagian lu itu cantik kok, gue yakin cowok-cowok banyak yang mau sama lu!" bujuk Novia.
"Enggak Nov, gue cuma suka sama kak Alex. Dia itu beda dari cowok-cowok lainnya, makanya gue kagum sama dia Nov!" ucap Shella tegas.
"Tapi, lu gak mungkin bisa dapetin Alex! Dia itu udah jadi pacarnya Keisha, lu sadar dong Shella! Gue gak mau ya kalau sampai kita jadi punya musuh nantinya," ucap Novia memperingatkan.
"Hahaha..." tiba-tiba saja, suara tawa seseorang mengejutkan keduanya.
Sontak Shella serta Novia sama-sama menoleh ke belakang untuk memastikan siapa yang tertawa tadi, lalu keduanya dibuat kaget saat Tarra bersama teman-temannya sudah berdiri disana dan memandang ke arah mereka. Ya Novia tentu kenal betul dengan Tarra, sedangkan Shella terlihat heran karena baru kali ini ia melihat lelaki itu.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
__ADS_1