Mimpi Musim Semi

Mimpi Musim Semi
Tak bisa ku berkata-kata ku ingin jujur pada hatiku


__ADS_3

masih diam diruang kerja sang papa, lelaki tampan dengan sejuta pesona itu pun berjalan selangkah demi selangkah menaiki anak tangga menuju kamarnya, seperti orang yang tidak makan dalam seminggu Alberto begitu lemas tanpa tenaga merebahkan dirinya di tempat tidur empuknya tanpa ekspresi.


wajah sendu, sorot mata yang memandangi langit-langit kamarnya yang sedikit berantakan, lelaki muda itu kembali teringat akan senyum manis kekasihnya Orin


tuk.. tuk.. ( suara ketukan pintu)


kenapa hanya seorang gadis kau seperti ini al?


papamu menelepon ku untuk mengatakan agar kau segera masuk sekolah, maaf jika waktuku tidak tepat, tapi sampai kapan kau seperti ini, lihatlah dirimu dicermin kau sangat payah, makanya papamu menang dari mu. ( papanya Hanna bicara dengan berdiri)


paman.. tidak bisakah kau bilang pada papaku untuk mengirimku lagi ke Singapura atau macau?


aku tidak bisa jika masih disini paman, ini sangat sulit bagiku melupakanya. ( al dengan duduk dilantai)


seorang harimau jantan akan ditakuti oleh lawanya jika dirinya keluar dari kandangnya.


kau pasti tau maksudku Alberto? bersikaplah dewasa untuk bisa menaklukkan masalahmu, dan ber ambisilah dengan semua keinginanmu ( papanya Hanna berjongkok dihadapan al)


Alberto hanya diam mendengar semua ucapan papanya Hanna yang memang benar, dirinya harus bangkit untuk bisa selangkah dari sang papa, sekarang Alberto mempunyai saham sembilan puluh sembilan persen diperusahaan semua milik papanya, dirinya akan menggunakan semua koneksi dan kerja keras untuk memajukan aset perusahaanya sehingga papanya akan merasa bangga dan tidak kecewa mempunyai seorang putra seperti dirinya, meski usianya belum genap dua puluh tahun tapi sudah menanggung perusahaan-perusahaan besar ditanah air dan bahkan luar negeri.

__ADS_1


waktu berjalan hari pun berganti, Alberto sudah siap untuk berangkat sekolah dan berpamitan seperti biasa kepada papanya dan pamanya.


selamat pagi pa, selamat pagi paman


hari ini paman tidak usah mengantarku, aku baik -baik saja, aku akan diantar oleh supir dan setelah selesai sekolah aku akan pergi menemui papa dikantor, aku ingin mengetahui kinerja para karyawan.


aku berangkat dulu papa, paman, sampai jumpa nanti siang ( al berpamitan dengan sopan)


dimeja makam kedua pria, papanya al dan juga pamanya benggong mendengar semua perkataan putranya yang seperti mimpi dipagi hari, seperti kesurupan Alberto pun berbicara dengan mantapnya, karena didalam lubuk hati lelaki tampan dengan sejuta pesona itu hanya ingin papanya luluh dan merestui hubunganya dengan Orin.


Disekolah yang bertaraf internasional itu pun sedikit tenang tidak seperti biasa yang penuh hiruk pikuk anak sekolahan.


*Hai Hanna ini toilet pria apa yang kamu lakukan?


( johan yang ingin masuk)


jangan masuk jo? darling sedang didalam ( Hanna merentangkan tanganya)


kau gila!? ( johan mulai kesal)

__ADS_1


tidak? apa ada orang gila secantik diriku ( Hanna masih menghalangi johan)


sweety apa yang kau lakukan?


kenapa kau memeluk johan, kau tidak panas kan? ( teddy memeriksa kening Hanna)


darling ini tidak seperti yang kau lihat, benar kan jo? ( berharap Hanna ditolong johan)


entahlah aku tidak tahu harus menjawab apa ( johan pura-pura tak tau)


Hai jo! kau sengaja balas dendam kepadaku karena aku menghalangimu masuk ke toilet saat darling didalam kan? benar kan? ( Hanna dengan cerewetnya)


kalau begitu kau ikut aku sweety, kau harus menjelaskannya dikelas nanti ( teddy mengandung tangan Hanna dan berkedip kepada johan*)


pasangan manja itu pun berjalan bersama dengan sikap Hanna yang sedikit caper didepan teddy, johan yang mengetahui kalau teddy juga berniat mengerjai kekasihnya itu pun tertawa melihat tingkah gemes pasangan tercute disekolah SMA Husada Karya itu.


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


jangan lupa like ya readers 😘Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2