Mimpi Musim Semi

Mimpi Musim Semi
ini saatnya untuk mulai mencintai


__ADS_3

maaf semalam aku sangat lelah, apa kau menunggu pesan dariku nona mudaku? ( pesan dari Alberto)


dzzttt getaran ponsel tertuju untuk gadis manis berwajah oriental itu, senyum semringah berada diwajah manis orin, sebuah pesan yang selalu dirinya tunggu selama berhari-hari dari orang tercintanya siapa lagi kalau bukan Alberto.


aku bahkan lebih menunggu dari sekedar pesanmu, yaitu kepulanganmu...


aku sangat merindukanmu al? ( balasan pesan dari orin)


setelah mengirim pesan balasan untuk Alberto, gadis manis itu melanjutkan pekerjaan paruh waktunya di cafe tempat dirinya kerja pertama dulu.


siang itu Alberto memang sudah berada didalam pesawat untuk kembali ketanah air, Alberto sengaja tidak memberikan kabar kepada orin karena ingin memberikan sebuah kejutan, karena besok adalah jati ulang tahun lelaki tampan dengan sejuta pesona itu.


Di sebuah mall yang masih milik keluarganya Robert itu, gadis anggun nan cantik sedang berada di sebuah toko sepatu menemani mamanya belanja.


johan dan teddy yang berada dimall tersebut duduk di cafe mall tersebut sedang menikmati es kopi latte favorit mereka.


setelah selesai belanja icca dan mamanya masuk kedalam cafe yang juga ada johan dan teddy, tanpa sengaja mereka berempat pun saling menyapa dan duduk bersama dalam satu meja.


icca dan johan yang masih tampak kaku pun terlihat dimata mamanya icca.


*nak johan dan nak teddy, bisakah kalian nanti malam menemani mama menjengguk papanya al? ( mamanya ICCA)


maaf ma? sepertinya malam ini teddy ada kencan dengan Hanna, tapi? johan bisa kok! ( teddy menyenggol johan)


iya ma? johan akan menemani mama kerumah sakit ( johan dengan melihat ICCA)


disini ada aku ma? mama bisa kan mengajak diriku, kenapa harus orang lain! ( icca dengan melihat johan juga)


sayang? jaga bicaramu, mereka ini kan temanmu yang mama anggap seperti anak mama sendiri, lagian orang tua mereka juga sahabat mama dan papa kan! ( mamanya ICCA)

__ADS_1


terserah mama! icca ke parkiran dulu.. ( ICCA)


tunggu mama disana, mama masih ingin ngobrol sama johan dan teddy! ( mamanya ICCA*)


ICCA berdiri dan berjalan menuju parkiran mobil, sementara teddy masih ngobrol dengan mamanya ICCA, johan berjalan pelan dibelakang ICCA, mamanya icca memang sengaja ingin putrinya dan johan menyelesaikan kesalahpahaman diantara mereka berdua, mamanya icca sudah bicara sebelumnya kepada johan kalau putrinya sangat cemburuan.


*ca! berhentilah.. ( johan sedikit mengejar icca)


ada yang ingin kau bicarakan, kenapa tidak tadi saat kita didalam cafe saja! ( icca membalikan badan)


apa yang harus aku lakukan, agar aku bisa mendapatkan hatimu lagi ( johan mendekati ICCA)


jo? kau sudah mendapatkan hatiku jauh sebelum masalah ini, aku sudah memaafkanmu ( ICCA)


lalu kenapa kau acuh saat kita dicafe tadi? ( johan mengusap wajah frustasi)


ha... ha... aku hanya ingin melihat dirimu yang tampak linglung, karena itu sangat lucu (ICCA tertawa mengejek)


jo? hentikan!


kita diparkiran dan ini ada CCTV-nya, kau jangan macam-macam, aku akan beritahu mama jika kau berani... ( ICCA terbungkam)


cup... ( ciuman mendarat dibibir ICCA)


johan kau gila!


bagaimana jika orang lain melihat kita, pasti mereka berfikir kita pasangan mesum dan tidak sopan ( ICCA menutup mulutnya)


biarkan orang melihat kita, kita tidak sedang memakai seragam sekolah kan?

__ADS_1


aku mencintaimu, sampai ketemu nanti malam ( johan mencium kening ICCA)


hem... ( ICCA tersenyum dan melambaikan tangan ke johan*)


icca tampak memerah dengan pipinya yang masih terngiang-ngiang dengan ciuman kilat tadi, tidak lama kemudian sang mama sudah berada di area parkir, icca yang keget melihat mamanya datang secara tiba-tiba itu tampak binggung dan salah tingkah.


*apakah mama sudah lama diparkiran? ( ICCA bertanya dengan gugup)


sepertinya begitu ( mama icca memakai belt)


apakah mama melihat kami? ( icca tak melanjutkan pertanyaannya)


mama melihat semuanya, kenapa ca?


mama juga pernah muda, selagi kalian masih bisa saling menjaga, mama tidak masalah ( mamaya ICCA menyalakan mesin)


maafkan ICCA ma? ( ICCA memeganggi pipinya)


maaf untuk apa sayang? ( mamanya ICCA fokus menyetir)


ICCA malu ( ICCA menutup mukanya)


ha... Ha... kau imut kalau malu ( mamanya icca meledek anaknya*)


mama dan anak itu saling bersenda gurau didalam perjalanan pulangnya.


johan yang tampak sumringah pun tersenyum sendiri didalam mobil bersama temanya teddy.


teddy yang sudah tahu alasan sahabatnya gila sementara alias magang itu pun membiarkan johan mendalami kegilaannya tersebut.

__ADS_1


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


__ADS_2