Mimpi Musim Semi

Mimpi Musim Semi
Isi Hati seorang gadis Remaja


__ADS_3

Di malam itupun icca menangis di sudut kamar sambil memeluk guling hingga dirinya tertidur, di sebuah ruang kerja milik mamanya icca mereka berdua yaitu orang tua icca sedang berbicara tentang keinginan suaminya yang tidak ingin bercerai dari sang istri demi tumbuh kembang dan psikologis sang anak tunggalnya yaitu angelica yang biasa dipanggil icca.


mamanya icca pun setuju atas usul suaminya itu dan akan bersikap lebih baik lagi, kejadian malam ini sepertinya membuat hati kedua orang tua icca sadar bahwa harta tidak bisa membeli sebuah kebahagiaan seseorang, suaminya pun meminta maaf kepada istrinya atas sikapnya yang sangat buruk kepadanya selama menjadi suami dirinya sangat cuek dengan apa yang dilakukan istrinya itu, kedua orang tua icca saling memeluk satu sama lain dengan perasaan haru dan bahagia karena akhirnya mereka tidak jadi bercerai.


di satu sisi yang berbeda tempat ibunya orin menunggu anaknya pulang dari kerjanya yang sudah sangat malam, Orin berjalan menuju halte bus untuk pulang, Ada beberapa notifikasi pesan Dari Alberto yang menanyakan keadaan ibunya apakah baik- baik saja, Orin yang tampak tidal mengerti ISI pesan tersebut membalasnya dengan jawaban dirinya masih menunggu bus terakhir untuk pulang, Alberto pun menyuruh Orin tetap dihalte dan menunggu dirinya datang untuk Menjemputnya.


Alberto pun tiba dihalte dengan mobilnya dan segera mengantarkan kekasihnya itu untuk pulang kerumahnya


di dalam mobil Orin bertanya kenapa al mengirim pesan seperti itu apakah dia melihat ibunya sedang tidak baik


Alberto tidak menjelaskan pertanyaan Orin dia Tanya menjawab dengan alasan rindu kepada calon mertuanya itu, Orin pun tertawa mendengar jawaban konyol kekasihnya itu.

__ADS_1


setelah sampai Di depan rumah Orin, al Tanya berpesan untuk segera istirahat dan titip Salam kepada ibunya Orin Karena al langsung pulang setelah mengantar tambatan hatinya itu, orin yang baru saja pulang langsung disambut dengan berbagai pertanyaan oleh ibunya, sang ibu mengetahui bahwa al yang mengantarkannya pulang tetapi Sang ibu pura-pura tidak tahu, orin pun menjawab satu persatu pertanyaan Sang ibu, kemudian Sang ibu menyuruhnya segera menggosok giginya dan beristirahat karena orin tidak biasa makan sebelum tidur, didalam kamar sambil menunggu anak gadisnya selesai dengan kegiatan kamar mandinya berjuta pikiran berkecamuk di kepala wanita tua itu, ingin rasanya dia bercerita bahwa sebenarnya al sudah mempunyai calon tunangan dan dirinya juga bekerja sebagai pelayan dirumah teman satu sekolahnya, tapi pikiran itu dia simpan karena takut membuat kecewa anak gadisnya itu, Sang ibu tidur dengan tidak tenangnya dan itu membuat orin seperti ada sesuatu yang disembunyikan oleh Sang ibu


ibu kenapa? apa ibu tidak enak badan dari tadi sepertinya sangat gelisah, apakah ada sesuatu yang ingin ibu katakan padaku


oh iya bu? tadi al bertanya keadaan ibu apakah ibu


baik-baik saja


gadis manis berwajah oriental itu memberanikan dirinya bertanya kepada ibunya, karena semenjak dirinya pulang tadi sikap Sang ibu sangat aneh, bahkan ketika orin berbicara soal al pun ibunya hanya diam dan melihatnya saja.


orin anaku bagaimana hubunganmu dengan Alberto?

__ADS_1


Sang ibu menanyakan hubungan anaknya dan dijawab orin dengan senyuman yang pertanda baik


kau tau anaku sayang? nak al adalah seorang pewaris tunggal pemilik toko emas terbesar di seluruh Indonesia, keluarganya sangatlah kaya, ibu hanya tidak ingin hatimu terluka suatu hari nanti, karena kita sangat berbeda dengan mereka orin?


orin yang mendengar nasehat ibunya itu mendekat lalu mengenggam tangan Sang ibu sambil menepuk-nepuk lembut, kepala orin bersandar dibahu kuat milik Sang ibu.


bu? aku tahu akan hal itu, aku hanya menjalaninya berjalannya waktu, karena aku merasa sangat kuat jika bersama Alberto bu?


apakah ibu tahu.. terkadang dunia kita seperti berbeda ketika bersama, tapi akulah yang melewati batas dunianya karena aku ingin merasakan bagaimana uang berkuasa, sampai aku tidak ingin terbangun dari mimpi ini karena terlalu indah hingga akhirnya aku sangat takut jika nanti semua itu semu.


orin berbicara kepada Sang ibu dengan sangat mendalam dan mata berkaca-kaca membayangkan wajah Sang kekasih, dengan bayangan selama ini mereka melewati semuanya, entah kenapa malam ini orin sangat merindukannya, Sang ibu mengerti isi hati anaknya, dan menyuruhnya untuk tidur karena besok harus berangkat ke sekolah.

__ADS_1


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


__ADS_2