
Disebuah minimarket Alberto membeli dua buah minuman jus untuk dia dan kekasihnya orin, gadis manis itu hanya meminta minuman dan tidak yang lainya.
mereka berdua menikmati tegukan demi tegukan minuman jus itu dengan saling melempar senyuman, dikursi yang disediakan minimarket itu.
apa kau suka dengan jaket itu? ( orin)
iya? sangat suka, Terima kasih Orin kekasihku ( al)
oh iya al? jam berapa kamu menghadiri acara pembukaan Rob't Mall ( orin)
kita masih punya waktu sekitar dua jam untuk bersama, sebelum pergi aku akan mengantarkanmu kerumah yang pernah kita datangi itu, mungkin juga ibumu sudah disana ( al)
bagaimana bisa ibuku tahu rumah itu al? bahkan aku jarang bercerita soal rumah itu ( orin)
aku yang memberitahu ibumu semua, aku hanya ingin melindungi orang yang aku cintai, dan mungkin johan sudah menjemput ibumu, maafkan aku tidak memberitahumu sebelumnya sayang ( al)
al? setidaknya jadilah egois untuk dirimu sendiri, pikirkan apa yang akan terjadi dengan dirimu jika papamu tahu semua ini, kau membuatku sangat takut al? ( orin)
aku tahu apa yang aku lakukan ini, bahkan aku sudah siap untuk hal yang akan terjadi padaku (al)
mari kita pulang ( orin)
__ADS_1
gadis manis itu sangat takut dengan pikiranya terhadap kekasihnya, lelaki tampan dengan sejuta pesona itu pun mengajak orin kerumah barunya sebelum dirinya berangkat untuk pembukaan Rob't Mall.
sekitar setengah jam perjalanan tibalah kedua pasangan muda itu, orin tampak kaget karena rumah itu lengkap dengan barang isi sebuah rumah, orin ingin menangis ketika melihat seorang al melakukan semua hal yang membuatnya merasa nyaman meski dirinya sendiri tidak aman.
*apa kau suka dengan semua ini orin?
aku ingin dirimu dan juga ibumu merasa betah dan nyaman tinggal disini untuk waktu yang lama, jadi aku bisa merasa tenang ketika aku pergi keluar nanti malam ( al)
Terima kasih al?
aku akan menunggumu disini, jadi cepat pergilah sebelum papamu marah ( orin dengan mata sedikit berkaca -kaca*)
Orin berdiri didepan pintu melambaikan tangan kepada kekasihnya itu yang hendak pergi keacara perusahaan papanya, Alberta terus tersenyum tak hentinya dengan diikuti lambaian tanganya, Setelah dilihat bayangan kekasihnya itu menjauh dari pandangannya orin menutup pintu dan menangis dibelakang pintu tersebut.
tak lama kemudian suara ketukan pintu terdengar lagi, gadis manis itu menghapus air matanya.
tok.. tok.. ( suara ketuka pintu)
aku melupakan sesuatu untukmu sayang? kenapa kau tidak mencegahku kau terkejut aku kembali kan?( Al mengagetkan orin)
apa yang kau lupakan? sepertinya tidak ( orin dengan wajah binggung)
__ADS_1
emuach... aku melupakan menciumu kesayangku, apa kau merasa kita saat ini seperti pasangan pengantin baru, dan aku berpamitan untuk pergi bekerja, jadi tunggu aku disini sayang? aku mencintaimu ( Al mencium kening orin)
sudah pergilah... kau akan terlambat ini sudah jam tujuh tuan muda? emuach.. aku juga mencintaimu Alberto ( orin membalas ciuman kening Al)
da.. da.. permaisuri ku, kunci pintunya selagi aku tidak dirumah ya? ( Al pergi dengan langkah pelan)
da.. da rajaku? dinda akan patuhi perintah kanda ( orin melambaikan tangan dengan rasa sesak didadanya)
setelah dilihatnya Alberto benar-benar sudah pergi, orin menutup pintu dan menangis sejadi jadinya meringkuk dibelakang pintu tersebut, dirinya benar-benar akan meninggalkan Alberto mungkin untuk selamanya.
rasa cintanya, sayang ya bahkan setiap senyum yang terlintas didepan mata orin adalah kenangan bersama kekasihnya Robert Alberto.
kedatanganmu membuat perasaanku berubah menjadi berbunga-bunga, ini seperti mimpi, kau ada didepanku tapi aku tidak bisa menyentuhmu, sekarang aku akan benar-benar menghilang dalam mimpi semalam, akan bagus jika aku melihatmu dalam mimpi itu.
maafkan aku yang sudah membohongimu kalau aku akan menunggumu. ( *tangisan suara hati Orin).
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
Terima kasih untuk para readers yang menyukai karya saya mimpi musim semi, jangan lupa like ya🙏
maaf jika author jarang up soalnya lagi tidak enak badan. 😘*
__ADS_1