
Hai jo... apa kabarmu sepertinya kamu tumbuh dengan sangat baik disini, kamu terlihat tampan dari sebelum kita berpisah, peluklah aku kawan aku sangat merindukanmu... ucapan Al membuat merinding orin dan johan, tanpa malu kedua sahabat itu saling berpelukan dan meninggalkan kelas untuk makan siang jam istirahat di sekolahnya
mereka berdua berjalan menuju kantin untuk mengambil jatah makan siang, Al yang duduk sambil mendengarkan earphone ditelinganya seketika kaget ada yang tiba-tiba menarik earphonnya, Al membuka mata dan melihat ternyata dia adalah Ericca gadis cantik anak dari keluarga effendi pengusaha kain terbesar dikotanya.
tanpa menunggu perintah icca gadis itu biasa dipanggil duduk didepan Alberto sambil melipat tanganya didada
kenapa kamu tidak memberitahuku kalau sudah pulang dari Batam, setidaknya kamu membalas chattku tadi malam Tuan Alberto.. dengan penekanan ketika menyebut nama pria didepannya
sambil membawa dua piring untuk sahabatnya johan menuju meja yang diduduki Al, tampak dilihatnya ada gadis cantik yang bicara dengan sahabatnya itu, tapi johan sudah tau kalau dia adalah ICCA, gadis cantik yang kelak akan menjadi Tunangan dari Alberto
ya pertunangan mereka adalah pertunangan Tanpa rasa cinta yang hanya akan menguntungkan kedua belah keluarga masing-masing, sebut saja pertunangan sebuah formalitas, tanpa bicara Al langsung melahap nasi yang dibawa johan tadi, sementara ICCA hanya tersenyum getir melihat sikap calon tunangannya itu dingin kepadanya sedangkan johan sama dengan Al yang bodo amat terhadap ICCA, entah kenapa johan tidak suka sikap ICCA karena menurutnya ICCA wanita yang angkuh dan arogan merasa dirinya paling cantik dan kaya di sekolahnya.
__ADS_1
dengan waktu dan tempat yang sama orin juga berada dikantin sekolah untuk makan siang, tanpa sengaja dia melihat Al, johan dan wanita cantik tanpa jeda yang selalu melihat Al makan tanpa menoleh sedikitpun dia adalah icca, tanpa memperdulikan Orin makan begitu lahap karena baginya sangat mubazir jika makanan seenak ini hanya dilihat saja, meski Orin makan dengan lahap tapi dia masih penasaran dengan wanita yang duduk didepan teman sekelasnya itu
siapa gadis cantik itu... kenapa tatapannya sangat dalam kepada Al, apakah dia kekasihnya
sungguh hebat murid-murid anak konglomerat bisa sekolah tanpa berfikir dengan serius bisa lulus dengan mudah, aish.... kenapa aku selalu tidak bisa berpikir jernih ketika melihatnya.. gerutu hati Orin
Orin melangkah keluar kantin dan berjalan menuju loteng sekolahnya... tempat itu adalah tempat favoritnya, tempat pertama kali dia menemukan ketenangan hidupnya, tempat yang sunyi tanpa banyak murid yang tau, karena baginya berteman dengan lainya tidaklah mungkin karena mereka selalu membedakan strata ekonomi, bukanya Orin malu hanya saja dia tidak ingin kedua orang tuanya sedih jika ada yang menghina mereka, sambil mendengarkan musik lewat HP nya Orin melihat keindahan sekolah dari atas gedung tersebut
apa begitu asyiknya kamu mendengarkan musik sampai kau kaget aku disini... jangan melihatku seperti itu aku bukan hantu dan apa ada hantu seganteng diriku.. tutur Al kepada Orin
deggg... jantung Orin berdetak tak beraturan ketika Al mendekatkan wajahnya, Orin selangkah mundur menghindarinya padahal Al hanya ingin meraih HP Orin dan ikut mendengarkan musiknya karena volumenya tidak begitu keras
__ADS_1
gadis aneh... apa yang kau pikirkan, aku hanya ingin ikut mendengarkan musik yang kau putar itu karena volumenya sangat lirih... apa kau berpikir aku akan menciumu... hahaaaa
suara tawa Al membuat Orin malu bukan kepalang bahkan membuatnya salah tingkah dan seperti gadis bodoh dimatanya
maaf Al kau membuatku kaget karena aku pikir tidak ada yang tau tempat ini selain aku, jawab Orin
🌺Bersambung.... 😉
Terima kasih sudah membaca novel pertama ku
# mimpi musim semi# semoga suka dan jangan lupa beri like ya raiders 😘
__ADS_1