Mimpi Musim Semi

Mimpi Musim Semi
Bahagianya Masa SMA


__ADS_3

Hari yang ditunggu oleh siswa dan siswi sekolah elit bertaraf internasional SMA Husada Karya itu pun sedang dalam fase tenang dan diam, karena semua para murid sedang menghadapi ujian kelulusan.


murid yang biasanya cerewet dikelas dan juga bandel pun terlihat serius dalam mengerjakan soal ujian.


bahkan Alberto dan juga johan yang biasanya selalu debat karena hal tak penting pun terlihat begitu seriusnya.


Tak beda dengan orin yang memang selalu tampak tenang apapun yang dirinya hadapi, baginya ujian kelulusan adalah hal yang tidak terlalu sulit dari pada ujian kehidupannya.


selang beberapa menit pun dilalui semua murid SMA Hrus ada karya hingga bel untuk mengerjakan soal pun berbunyi dan mengumpulkan semua kertas ujian mereka kedepan meja guru.


*Bagaimana tadi al? apa kau lancar mengerjakan soal ujianya? ( orin)


sedikit mudah.. ( Alberto)


semoga naik peringkat al! ( johan)


kuharap kau dibawahku jo! ( Alberto)


kalian diamlah peringkat bawah!


jika mau debat di aula rapat bukan dikelas ( Hanna menatap tajam al dan johan)


biarkan saja Hanna, memang seperi itulah sikap anak dengan peringkat bawah ( orin bicara sambil membaca buku pelajaran)


Hai gadisku? kau berpihak pada siapa! ( Alberto melihat orin)


entahlah aku juga binggung... ( orin tersenyum)


silahkan kalian lanjutkan, aku mau menemui ICCA ( johan keluar kelas)

__ADS_1


kita lanjutkan nanti jo! ( Alberto berteriak pelan*)


johan yang keluar dari kelas pun berjalan dan tersenyum kepada Alberto, teddy yang berpapasan dengan johan pun hanya tahu setengahnya dan bertanya kepada Alberto.


*ada apa ini al! ( teddy salah paham)


ketua kelas Hanna mencarimu tadi ( Alberto membohongi teddy)


jangan dengarkan dia teddy? kau kembali ke kursimu dan belajarlah ( orin menatap teddy)


oke.. ( teddy menghampiri Hanna)


sweety apa kau mencariku? aku kan sudah bilang kalau ke kantor guru memberikan absen murid kelas kita ( teddy)


jangan pernah percaya ucapan Alberto gila itu! ( Hanna sambil melihat kesal al*)


Alberto dan johan memang sering debat dengan masalah yang tidak penting, karena lelaki yang sama-sama tampan itu memang tukang gaduh dikelas, karena tanpa mereka berdua kelas seperti kuburan yang sepi tanpa candaan.


Alberto yang mengajak kekasih hatinya bicara pun dicuekin oleh orin karena gadis manis itu memang sedang sangat fokus dengan apa yang dirinya belajari.


Hanna yang sedikit merasa over belajar pun menutup bukunya dan mengambil handphonenya untuk mencari materi pelajaran ujian berikutnya.


*apa yang kau lihat sweety? ( teddy menatap Hanna)


aku melihat sebuah video mengatasi kejenuhan dengan materi soal.. ( Hanna memperlihatkannya handphonenya kepada teddy*)


Teddy dan Hanna melihat video tentang pembelajaran materi soal ujian yang sedikit membantunya agar tidak jenuh.


disisi lain Orin yang juga merasa jenuh mengajak kekasih hatinya untuk ke kantin membeli minuman ringan agar sedikit lebih fresh.

__ADS_1


*Hanna, teddy kami mau ke kantin, apa kau mau sesuatu? ( orin menawarkan pesanan)


bisakah kau membelikan kacang almond untuku? ( Hanna)


untuk apa kacang almond sweety? ( teddy)


untuk nutrisi otak darling... ( Hanna tersenyum kepada teddy)


pacarku memang pintar ( teddy mencubit pelan hidung mancung Hanna*)


Alberto langsung mengandeng tangan orin untuk segera ke kantin, karena dirinya merasa infil melihat sahabatnya itu begitu manja satu dengan lainya.


jealous ya lihat mereka? ( orin)


sedikit ( Alberto)


akhir-akhir ini aku merasa kamu dalam suasana hati yang buruk, bahkan teddy dan Hanna seperti itu setiap hari, tapi kenapa kamu baru menyadari keimutan hubungan mereka? ( orin)


aku... ( Alberto menatap orin)


al? ketahuilah tidak semua kemesraan itu dipamerkan kepada semua orang, ada caranya masing-masing individu memperlihatkan rasa sayang dan cintanya kepada pasangan mereka, dan juga besarnya rasa sayang dan cintamu kepadaku tidak perlu kau perlihatkan kepada semua kalau kita ini pasangan bahagia atau lainya.. itu semua tidak perlu.


aku yang merasakan besarnya cintamu padaku Al? karena cinta itu tidak bisa dilihat cukup dirasakan dengan hati yang tulus ( orin memegang tangan Al)


terimakasih sayang? ( Alberto tersenyum kepada orin)


mereka berdua menikmati dua cangkir coklat panas dikantin sekolah, sebelum kembali mengikuti ujian kelulusan di SMA Husada Karya.


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻

__ADS_1


__ADS_2