Mimpi Musim Semi

Mimpi Musim Semi
it's okay to not be okay


__ADS_3

Mentari pagi kembali menyambut jiwa-jiwa dibelahan dunia, hati yang duka perasaan yang sedih masih tertinggal didalam diri gadis manis berwajah oriental itu, Orin berangkat sekolah sebelum matahari pagi muncul menampakan senyumnya.


sang ibu yang bangun sebelum subuh pun mengetahui bahkan duka hati anak gadisnya itu sehingga mengakibatkan ibu dan orin tidak bisa tidur.


*kenapa kamu bangun sepagi ini dan sudah berseragam nak? bahkan ibu belum memasak nasi untukmu ( ibunya orin)


ibu? aku belum menyelesaikan tugas story ku dan mungkin pagi sekali aku harus kerumah Hanna untuk membantuku membuat stori tenteng kehidupan drama atau film yang aku sukai, ibu jangan khawatir aku akan sarapan dikantin sekolah, aku berangkat dulu ya bu?


hati - hati dirumah ( orin*)


gadis manis itu berusaha membohongi sang ibu dengan mengatakan demikian, agar sang ibu tidak terlalu khawatir kepada dirinya, namun naluri ibu todak bisa dibohongi, sekeras apapun orin berusaha menutupi kesedihanya seorang ibu pasti mengetahuinya.

__ADS_1


disepanjang jalan menuju halte bus orin berjalan dengan melamun hati dan pikiranya berkelana kemana-mana, dirinya memikirkan kekasihnya itu, bahkan dirinya sudah merasakan rindu dan sangat rindu dengan Alberto, lalu Orin pun mengirim sebuah pesan teks kepada kekasih hatinya itu.


*selamat pagi al? mungkin ketika aku mengirimkanmu pesan ini kamu masih tidur, entah kenapa aku merasakan sangat bahkan begitu merindukanmu bahkan ketika aku bangun tidur pagi ini ( pesan 1 orin)


jangan terlalu khawatir tentangku, aku akan selalu patuh dengan katamu soal papamu tadi malam ( pesan 2 Orin)


apakah kau tahu tuan muda tercintaku, pagi ini aku ingin menceritakan sebuah stori dari film yang aku sukai, tapi sayangnya dirimu tidak bisa mendengarkan bahkan melihatku bercerita nanti ( pesan 3 orin)


orin mengirimi pesan kepada Alberto dengan banyak pesan, didalam bus menuju sekolah elite itu dirinya terus melihati handphonenya, tapi masih belum terbaca oleh kekasihnya itu, didalam hati orin mengira al masih tertidur padahal handphone milik kekasih hatinya itu disita oleh sang papa.


Tibalah orin disekolahnya, gadis itu berjalan pelan dengan keadaan masin begitu sepi, dirinya duduk disebuah taman sekolah berbangku kayu itu, tempat favorit ketika Alberto sedang menunggunya datang, air mata sengaja muncul dimata sipit gadis itu, dirinya mengeluarkan earphone dan mendengarkan sebuah lagu di HPnya, sebuah syair lagu yang begitu mellow seperti menggambarkan kata hatinya yang amat begitu menginginkan Alberto hadir dihadapanya saat ini.

__ADS_1


sebuah lagu yang berjudul its okay to not be okay dari mahen didengarkan gadis manis itu dengan begitu dalam bahkan saat menutup matapun buliran lembut dari mata orin masih menetes membasahi pipi halus yang berlesung itu.


suara langkah seorang pria mendekatinya dan duduk disamping Orin, pria itu adalah teddy sahabat kecilnya


aku tahu beberapa hari ini kamu tidak begitu baik, tapi berusahalah demi ibumu, mungkin juga Alberto tidak mengikuti pelajaran bersama kita lagi, aku dengar dari ayahnya Hanna dirinya dikurung dan ayahnya Hanna yang menjadi guru privatnya ( teddy)


Orin masih mendengarkan lagu dari mahen tersebut meski perkataan teddy terdengar olehnya karena orin menyetel dengan volume sedang.


temanku ( teddy) aku masuk kelas dulu, semoga harimu menyenangkan


lelaki cool itu pun berpamitan kepada sahabatnya dan meninggalkan orin ditaman sekolah sendiri, teddy tahu saat ini yang dirasakan orin, dan sebagai seorang sahabat dia hanya ingin menghibur orin dan menenangkannya.

__ADS_1


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


__ADS_2