
Disebuah rumah mewah Dan sangat megah itu para pelayan sedang menyiapkan sarapan pagi seperti biasa untuk tuan muda yang tampan dengan sejuta pesona itu siapa lagi kalau bukan Alberto.
kebiasaan al dipagi Hari sebelum berangkat kesekolah adalah sarapan nasi, entah kenapa dirinya tidak biasa sarapan roti mungkin karena dulu terbiasa saat mendiang ibunya masih hidup, beliau suka memasak masakan kesukaan anak tunggalnya itu.
al sarapan sendiri tanpa sang ayah karena jadwal kepulangan sang ayah nanti sore karena sang ayah sedang menengok proyek pembangunan swalayan baru. rencana sang ayah swalayan itu akan di kelola al setelah lulus kuliah nanti, tapi sepertinya Alberto tidak tertarik sama sekali dengan dunia bisnis, sebenarnya dirinya bercita- cita ingin menjadi seorang Dokter anak karena menurutnya itu sangat mulia bisa menolong pasien yang Membutuhkan, tapi mungkin hal itu tidaklah mungkin karena sang ayah pasti tak setuju bahkan akan sangat marah.
selamat pagi kesayangan? apa kau sudah siap berangkat bersamaku, sepuluh menit lagi aku akan sampai dirumahmu, jadi tunggu aku, oke.
Alberto dengan penuh suka cita Dan tersenyum tiada henti saat memberikan pesan kepada kekasih hatinya itu yaitu Orin, setelah selesai sarapan al segera berangkat diantar sopir pribadinya.
Alberto memberikan kode agar sang sopir menghampiri Orin terlebih dahulu sebelum kesekolah, seperti biasa sopir pun paham betul jadwal wajib itu.
di kediaman Orin gadis manis berlesung pipi Dan berwajah oriental itu pun sangat amat bahagia karena akan dijemput kekasihnya untuk berangkat sekolah bersama, sang ibu yang melihatnya hanya mengelengkan kepala melihat tingkah konyol sang anak yang sedang dilanda Asmara itu.
ibu? Hari ini aku sedikit menghemat karena al menjemputku untuk kesekolah bersama
aku segera bersiap Dan menunggunya didepan
sang ibu tampak bahagia melihat anak gadisnya itu seperti mendapat undian lotre karena kegirangan
__ADS_1
karena hal ini pertama kalinya al Dan dirinya berangkat bersama satu Mobil kesekolah, Dan pastinya satu sekolah akan terkena gempa karena akhirnya hubungan mereka diketahui umum, tapi akan Ada seseorang yang tampak tidak suka dengan hubungan mereka yaitu ayah Alberto sendiri.
terlihat sebuah Mobil mewah masuk ke pekarangan Orin yang tidak terlalu besar itu, gadis manis itu pun tersenyum bahagia menyambut kekasihnya.
Alberto turun Dan berpamitan dengan ibunya Orin untuk berangkat ke sekolah, Orin yang melihat mereka pun juga sangat bahagia karena tampak akur Dan seperti seorang menantu yang berpamitan Kerja kepada ibu mertuanya, pikiran Orin pun traveling pagi- pagi entah kemana.
kenapa wajahmu mendadak seperti kepiting rebus?
APA yang kau pikirkan tadi saat aku berpamitan dengan ibumu?
apa kau seorang gadis mesum???
APA kau bilang! gadis mesum!?
hai tuan muda Alberto kenapa pagi ini pemikiranmu benar, ha... ha.. ha...
kau seperti menantu yang menyayangi keluarga istrimu
Dan berpamitan ketika akan berangkat Kerja
__ADS_1
itu sangat seksi sayang?
Alberto kaget ketika Orin berbicara seperti itu, dia tak percaya kalau kekasihnya itu berpikiran lucu seperti itu.
bukankah aku ini suami penyayang istri?
katamu aku sangat seksi, jadi cium aku kalau begitu?
alberto mengoda Orin disepanjang perjalananya keep sekolah, Orin pun memukul pipi al dengan sebuah cubitan lembut, pagi itu mereka lalui dengan hati riang
pak sopir pun ikut tersenyum menyaksikan tingkah lucu anak muda itu didalam Mobil.
meski esok atau lusa kebahagianku bersamamu mungkin tidak ada lagi al? tapi aku akan selalu mengingat setiap moment saat bersamamu, karena bagiku Dirimu adalah anugrah terindah hidupku
terima kasih untuk semuanya, I love you
Orin berbicara didalam hati Dan memandang wajah kekasihnya itu Dari sampling dengan mengembangkan senyumam meski didalam hatinya merasa sangat sedih, dia hanya tidak ingin menunjukanya lagi dihadapan Alberto karena laki- laki disampingnya itu sudah banyak memberikan kebahagiaan meski melawan papanya.
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
__ADS_1