
Orin sedang menyelesaikan kerja paruh waktunya di cafe XZ, gadis manis itu terlihat sangat sibuk sedang melayani seorang pembeli. siang itu terlihat sangat ramai pembeli karena mungkin musim liburan sekolah.
Alberto yang datang dan duduk sedang memperhatikan kekasih hatinya yang terlihat sedikit lelah siang itu.
orin pun mendatangi meja kekasihnya dengan segelas jus mangga kesukaan Alberto.
kau sudah datang, aku baru saja mau bilang sama bos untuk cuti kerja.. ( orin memberikan jus mangga *kepada al)
apa kau ingat waktu aku melakukan perjalanan bisnis ketika papa sakit? ( al sambil minum jus mangga)
ya, kenapa? aku tidak selingkuh.. ( orin menatap polos al)
apa aku terlihat menyedihkan waktu itu? ( al tersenyum kepada orin)
aku selalu bersamamu al? aku memiliki tenaga yang kuat..( orin tersenyum kepada al?
kalau begitu selalu peganglah tanganku ini , peganglah selalu dengan hatimu,jangan tenagamu (al memberikan tangan kanannya)
*aku juga mempunyai hati yang kuat bukan? ( orin tersenyum memberikan tanganya ke al)
aku merasakannya... ( al tersenyum bahagia)
semangatlah al...? ( orin pun ikut tersenyum bahagia*)
pasangan yang sedang bahagia setiap hari itu pun saling melempar senyum disertai wajah merahnya orin yang menambah manis dan cantiknya gadis berwajah oriental itu.
setelah orin meminta ijin kepada pemilik cafe, mereka berdua pun pergi ke sebuah tempat rahasia milik Alberto selama ini.
sebuah rumah kecil yang penuh dengan suprise untuk kekasih hatinya sebelum mereka berangkat ke Thailand.
__ADS_1
*ini rumah siapa al? ( orin menatap polos al)
lebih tepatnya ini adalah sebuah rumah kenangan kita, masuklah kau akan paham.. ( al mendorong lembut orin agar segera masuk)
tempat ini sangat nyaman, meski kecil tapi masih ada dapur untuk memasak.. ( orin melihat sekeliling)
berdiri disini dan lihatlah kedepan layar TV ( Alberto)
al? bukankah ini diriku saat pertama masuk SMA Husada Karya dan kenal denganmu? dari mana kau mendapatkan semua ini ( orin menonton dirinya di video)
apa kau suka? ( Alberto memeluknya dari belakang)
ya.. aku sangat suka, Terimakasih al? ( orin tertegun)
bukankah rumah ini sangat nyaman untuk pasangan pengantin baru? bagaimana kalau kita...?? ( Alberto dengan candaannya)
aku lupa, aku belum melihat kamar mandinya.. ( orin gugup dan melepaskan pelukan al)
kau mau ku hajar disini, kau ingat kan aku mempunyai tenaga yang kuat.. jangan mendekat kalau mau selamat... ( orin berlari kecil diruang TV*)
Alberto berlari kecil bersama orin diruang TV yang kecil itu, pasangan muda itu merasa sangat bahagia dengan membuat pacarnya itu merasa gugup dengan wajah semerah Tomat.
Alberto pun memang sengaja senang membuat pacarnya salah tingkah, karena orin sangat manis ketika wajah mulusnya itu berubah jadi tomat yang merona.
setelah melihat video kenangan mereka sewaktu sekolah, Alberto dan orin pulang dan menyiapkan semua keperluannya saat berada diluar negeri.
sang ibu yang sudah menyiapkan semua keperluan anak gadisnya itu pun terlihat sedih bercampur dengan bahagia, bahagianya adalah impian orin sudah bisa keluar negeri dan sedihnya adalah ditinggal putri kesayangannya liburan tanpa mengajak dirinya, tapi bagaimana manapun sang ibu sangat bersyukur putrinya memiliki pacar yang sangat menyayanginya dengan tulus.
di perjalanan pulang Alberto memegang tangan orin, gadis manis itu pun hanya bisa senyam senyum tak jelas.
__ADS_1
*sekarang aku tidak cemburu pada waktu lagi... ( Alberto)
maksudmu? apa yang salah dengan waktu al? ( orin menatap binggung al)
kadang aku cemburu dengan waktu, karena selalu bisa bersamamu tanpa aku, pekerjaanmu, rumahmu, kegiatanmu.. ( Alberto)
ha.. ha.. kau kekanak-kanakan, aku kira apa ternyata itu?
setiap hari aku harus bekerja, kalau aku tidak pulang kerumah apa aku harus pulang bersamamu? ( orin memukul lengan al)
aduh! kau benar-benar mempunyai tenaga yang kuat, kurasa kau akan sering menindas ku ( Alberto mengelus lenganya*)
Orin tertawa melihat tingkah imut kekasihnya itu, bagaimanapun gadis itu terlihat tertawa lepas dan membuat Alberto ikut tertawa bahagia melihat pujaan hatinya tanpa beban dan bisa merasakan kebahagiaan hanya hal kecil yang dia lakukan.
*sekarang kita pulang dan berkemas, aku akan mengantarkanmu dan menunggumu sampai kau siap... ( Alberto memeluk orin)
aku mandinya lama lho..! aku juga belum memilih baju yang harus aku bawa.. ( orin sambil menggoyangkan badanya)
setidaknya aku bisa tidur sebentar di rumahmu... ( Alberto)
baiklah tuan mudaku.. lets go! ( orin langsung menarik tangan al)
lihatlah dirimu seperti anak TK mau piknik, begitu senangnya.. ( Alberto tersenyum)
ini adalah impianku bisa keluar negeri gratis.. dan kau adalah jackpot ku ( orin tersenyum melihat al)
jackpot? kau bilang aku apa! ( Alberto terdiam sesaat)
sudahlah... cap cus al? ( orin membalik badan dan menarik lagi tangan al*)
__ADS_1
Alberto tersenyum geli melihat imutnya orin, meski dirinya adalah jacpot bagi orin, tapi perkataan kekasihnya itu benar adanya, dan Alberto pun tidak diambil hati, dirinya hanya bercanda dan pura-pura ngambek dihadapan orin agar terlihat imut tapi garing.
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻