
Siang itu di sekolah SMA elit bertaraf internasional Husada Karya seorang pria tampan dengan sejuta pesona itu bersama dengan sang pujaan hatinya menikmati sebuah irama musik klasik di kelas yang berkhususkan musik klasik dan jazz, Alberto dan orin tampak bahagia dengan senyum yang tidak pernah berhenti dari sudut bibir mungilnya itu.
Alberto pun selalu dengan penuh keromantisan nya selalu mengenggam tangan kekasihnya itu.
*orin apa kau ingin mendengar ceritaku saat aku masih kecil ( al dengan menatap mesra wajah kekasihnya)
aku mau, ceritakan masa kecilmu denganku, karena itu membuatku seperti mendapatkan sebuah jackpot ( orin dengan senyum manisnya)
saat aku kelas 3 SD kedua orang tuaku mengajaku liburan ke macau, saat tiba disana aku merasa binggung ( al)
kenapa kau binggung sayang? bukankah kau pergi bersama keluarga mu ( orin)
aku bingung dengan apa yang aku pikirkan saat itu, disepanjang perjalanan menuju hotel aku berpikir dan tidak berani bertanya kepada papaku, karena papa pasti tidak menyukainya, saat itu apakah es disana begitu murah hingga berceceran dijalanan bahkan di dedaunan, saat itu aku masih begitu tidak tahu akan negara yang memiliki empat musim, dan ketika kesana sedang musim salju, setelah sampai dihotel dan aku melihat papa keluar, aku bertanya kepada ibuku
ibu? kenapa disini banyak es, apa orang disini tidak memiliki banyak kulkas? bahkan mobil-mobil disekitar jalanan tertutupi dengan butiran es.
ibuku tertawa begitu kerasnya, aku sampai bengong, karena itu pertama kali aku melihat wajah sangat bahagia beliau, lalu ibuku berkata kepadaku.. putra kesayangan ibu? kamu benar itu es nak? tapi ini diluar negeri yang memiliki empat musim, musim hujan, musim panas, musim semi dan musim salju, dan kita kesini sedang musim salju, putraku? ibumu ini tidak bisa menjelaskan begitu detail tapi suatu hari nanti ketika kau tumbuh besar kau akan tau sendiri apa itu musim salju?. ( al dengan wajah sendu)
__ADS_1
hahaaa... ternyata tuan muda sangat lucu ketika kecil, kau tau ceritamu ini tidak mencerminkan anak orang kaya, musim salju saja tidak tau? hahaaaaπ€£π€£( orin)
Hai gadisku berhentilah menertawakanku seperti itu, kau tau ketika aku kecil aku tidak diperbolehkan papaku memegang HP dan sejenisnya, jadi aku tidak tau kalau itu musim salju atau musim apa!? dan itu adalah liburan pertamaku keluar negeri ( Al dengan wajah ditekukπ)
oke.. baiklah tuan muda kesayanganku? jangan ceritakan kisah ini dengan siapapun kecuali aku, karena aku takut mereka akan tertawa sampai kencing dicelana karena begitu lucu( orin π )
masih ada lanjutannya tau? ( Al)
oke, lanjutkan nak? ( orin masih tertawa)
dulu papaku tidak seperti sekarang, setelah ibuku meninggal beliau berubah menjadi seorang yang begitu kejam kepadaku, disitu terkadang aku merasa sedih ( al)
Alberto sayang? percayalah suatu hari nanti papamu akan bangga padamu dan buktikan janjimu, meski nanti ibumu tidak bisa ikut tapi beliau selalu dihatimu dan papamu, sayangilah papamu selagi beliau masih hidup, pasti ada alasan kenapa papamu seperti ini, jangan merasa sendiri, karena aku selalu ada untukmu, bagilah beban pikiranmu kepadaku, aku mencintaimu tuan muda. ( orin*)
Alberto bercerita hingga sedikit meneteskan air matanya, kekasihnya orin pun menatapnya dengan mesra menghapus air mata itu dengan kedua tanganya, dan mencium kening, pipi kanan pipi kiri dan dengan cepat Alberto pun mencium kilat bibir mungil kekasih hatinya itu.
Hai tuan muda kau selalu lebih cepat dalam kesempatan apapun, kalau begitu kau harus membayarnya dengan kita berfoto disini( orin)
__ADS_1
mereka berselfie di kelas musik itu, sebuah moment yang begitu tepat dengan lagu dari mendiang Chrisye dengan iringan musik jazz.
πΌπΌ~~ *sungguh aneh tapi nyata tak kan terlupa
kisah kasih disekolah dengan sidia, tiada masa
paling indah masa-masa disekolah, tiada kisah
paling indah kisah kasih disekolah~~πΌπΌ
π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»
seketika author kangen sekolahπ₯
kangen sama temen SMA sudah jarang ketemu dengan kesibukan masing-masing.
semoga selalu sehat dan dalam lindungan Allah SWT π*
__ADS_1