
Tak ada yang spesial dipagi hari untuk gadis manis sederhana itu, sang ibu selalu menyiapkan sarapan seperti biasa, Orin hanya fokus dengan bubur kedelai yang dia makan, ibunya terus mengamati anak gadisnya itu.
...*orin putriku? terkadang hidup ini tidak sesuai dengan rencanamu, dan didalam cinta terkadang butuh rasa egois untuk dirimu sendiri, tapi bukan berarti kamu tidak menyayanginya....
ibu hanya khawatir tentang perasaanmu terhadap Alberto, jika dia tidak mau melepaskanmu maka kau yang harus melepaskannya, demi dirinya dan untuk kebaikanmu ( ibunya orin*)
gadis manis itu terus menikmati bubur kedelai buatan sangat ibu, Orin mendengarkan semua perkataan ibunya meski dirinya bersikap cuek dengan masih menikmati sarapan pagi itu.
*ibu? aku berangkat dulu, jaga diri baik-baik dirumah..
emuach ( orin mencium pipi ibunya)
kemarin sore saat kau belum pulang suruan papanya al memberikan kita sebuah tiket pesawat dengan penerbangan pukul 8 malam ini, kurasa kau tahu apa yang harus dilakukan putriku( ibunya orin didepan pintu*)
orin yang mendengarnya berhenti sejenak sebelum benar-benar meninggalkan rumahnya untuk sekolah, tanpa menoleh gadis itu melambaikan tanganya dan berlari dengan air mata yang sudah menetes di pipinya.
__ADS_1
di dalam bus menuju sekolah Orin memberikan pesan kepada kekasihnya itu untuk pergi denganya setelah pulang sekolah, karena hari ini adalah hari ujian bagi kelas tiga, maka khusus para adik kelas akan pulang lebih awal, tanpa sepengetahuan al orin akan merencakan kencanya malam ini sebelum dirinya meninggal kota kota kelahirannya itu.
Orin: pagi tuan muda kesayanganku.. bangun dan
mandilah, aku menunggumu disekolah, mari
kita kencan karena hari ini pulang awal 😘
gadis itu mengirimkan sebuah pesan chat kepada kekasih hatinya, dilihatnya masih belum dibaca gadis itu pun memutar sebuah lagu di handset, dengan mendengarkan sebuah lagu dari judika yang berjudul" cinta karena cinta", Orin memikirkan semua ucapan ibunya tadi pagi bahwa terkadang mencintai seseorang butuh egois untuk melindunginya dan kebaikan diri sendiri, tak terasa buliran air mata membasahi wajah mulus dan manis itu, Orin menyeka air matanya karena tidak ingin dilihat penumpang lainya.
*pagi pa? aku berangkat sekolah dulu ( al)
semoga harimu menyenangkan putraku, jangan lupa nanti malam pergi bersamaku ke notaris ( papanya al diruang kerjanya*)
Alberto yang mendengar hanya mengiyakan ucapan papanya itu kemudian segera berangkat sekolah, didalam mobil mewah al mengeluarkan handphonenya dan mendapati sebuah pesan dari kekasihnya itu.
__ADS_1
setelah membaca isi pesan chat al membalasnya.
*Al : pa***gi juga nona muda kesayanganku...
maaf aku baru membuka hpku, aku baru diperjalanan tunggu aku selalu dihatimu dan jangan pergi, ini ancaman bukan perintah! 😘😘**
cuit-cuit SMS kluunting dering nada pesan chat orin, dilihatnya dari kekasihnya yang sudah ditunggu, gadis itu tersenyum membaca isi pesan dari kekasih hatinya itu, Orin pun dengan Semangat menunggu al di taman sekolah yang indah itu, disebuah bangku kayu dibawah pohon yang rindang itu dirinya tempat favorit keduanya setelah loteng sekolah.
Alberto berjalan dengan cepat dan menuju taman sekolah yang biasa mereka bertemu jika saling menunggu, Orin melambaikan tangan dengan melihat sendu kehadiran kekasihnya itu yang sedikit berlari, terbesit kata didalam hati gadis manis itu melihat al yang tersenyum cerah menghampiri dirinya.
ini sudah cukup bagiku, hari ini aku harus terbangun dari mimpiku al? inilah caraku untuk bertahan hidup, maafkan aku.. ( kata hati orin)
dengan mata berkaca-kaca seakan hari ini tidak ingin terbangun dari mimpinya, gadis manis itu tersenyum sumringah menyambut uluran tangan kekasih hatinya.
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
__ADS_1