Mimpi Musim Semi

Mimpi Musim Semi
pendewasaan ketika remaja salah satunya adalah hal cinta


__ADS_3

ujian kelulusan SMA Husada karya tidak terasa sebentar lagi akan segera dilaksanakan, hanya hitungan hari semua para siswa dan siswi SMA elite bertaraf internasional itu akan meninggalkan sekolah kebanggaan mereka.


semua murid sibuk menyiapkan diri untuk memulai perjuangan mereka selama tiga tahun agar mendapat nilai terbaik.


didalam perpustakaan duduklah icca seorang diri dengan sebuah buku tentang panduan fashion, dirinya tampak serius membaca lembar demi lembar hingga tidak mengetahui keberadaan johan yang sudah duduk rapi didepannya.


*aku mencarimu ditaman sekolah, tapi rupanya kau berada di perpustakaan dan tidak memberitahuku! ( johan memegang buku icca)


maaf?


aku terhipnotis ketika membaca buku tentang fashion ( icca)


apa yang ingin kau bicarakan beb? ( johan)


jangan disini!


ikut aku.. ( icca sambil mengembalikan buku dirak*)


mereka berdua berjalan menuju taman sekolah, johan yang sangat penasaran tentang ini semangat berjalan disamping sang kekasih.


*johan cepat atau lambat kau harus mendengar semua ini dariku, setelah lulus nanti mungkin aku harus melanjutkan mimpiku ke Paris belajar menjadi desainer seperti mamaku, dan kuharap kau memahami impian besarku! ( ICCA menatap johan)


beb? kau adalah gadis cantik yang penuh dengan bakat, apapun yang menjadi impian dan cita-cita mu, aku akan selalu mendukungnya, mungkin aku sedikit sedih mendengarnya, tapi?


karena aku sangat mencintaimu aku akan selalu mendukung impian besarmu itu, dan kelak ketika kau sudah menjadi desainer ternama kuharap kau tidak melupakan diriku.. ( johan menyentuh pipi chubby ICCA*)


Terima kasih untuk semuanya beb? aku mencintaimu ( ICCA memeluk johan)


johan pun membalas pelukan kekasih pujaannya itu, akan tetapi dibalik pelukan itu tersimpan kesedihan dihati johan, tapi?


bagaimanapun dirinya tidak berhak melarang semua cita dan impian angelica.

__ADS_1


sebagai orang yang sangat mencintai icca, dirinya akan selalu mendukung apapun impian gadis pujaannya itu, bahkan raut kebahagiaan icca jelas tergambar ketika johan mendukung penuh dirinya.


************


didalam kelas orin dan Alberto sedang belajar bersama, mereka berdua lebih memilih kelas dari pada perpustakaan, orin hanya mengikuti kekasih hatinya itu, Alberto tidak begitu menyukai keramaian.


sepasang kekasih itu terlihat begitu serius membaca buku pelajaran yang mereka baca masing-masing.


teddy yang sedari tadi belajar sendiri tanpa kedatangan sosok Hanna disekolah merasa sangat gabut.


perasaan khawatir terhadap Hanna pun membuat teddy memberanikan dirinya absen satu hari tanpa keterangan, melihat teddy yang selalu menjadi murid terbaik dalam bersikap itu pun membuat Alberto heran dan bertanya kepada johan.


*apa yang terjadi jo? kau mau kemana? ( Alberto)


perasaanku sangat tidak enak al?


aku takut terjadi sesuatu dengan Hanna! karena dari tadi malam nomernya tidak aktif ( johan mau bergegas)


semoga kau berhasil menemukan Hanna ( orin)


terimakasih infonya sob?


aku pergi dulu! ( teddy meninggalkan kelas)


Hati-hati Ted? ( al melambaikan tangan*)


Alberto dan orin menyudahi belajarnya dan memutuskan pergi ke kantin sekolah untuk makan siang.


diperjalanan menuju kantin pasangan terserasi itu pun saling bergandengan, meski sudah banyak murid yang mengetahu hubungan mereka, masih banyak mata yang terpesona ketika pasangan terserasi itu lewat.


sambil mengambil menu makan siang dan menikmatinya, Alberto dan orin berbincang tentang sahabatnya akhir-akhir ini.

__ADS_1


aku merasa sahabat kita banyak masalah diakhir sekolah, apa kau juga merasakannya? ( Alberto melihat orin masih makan)


aku bahkan lebih merasakannya, bisa dibilang aku mengetahuinya! ( orin masih makan)


apa kekasihku ini seorang cenayang? ( Alberto)


sebagai sahabat kita hanya bisa mendoakan agar mereka selalu bersama dengan orang yang mereka cintai tuan muda?


masalah mereka biar urusan mereka!


ini adalah perubahan pendewasaan diusia 18 tahun mereka ( orin masih makan)


oh ya nona orin, aku hampir lupa mengatakan ini padamu, papaku menyuruh dirimu main kerumahku sesekali, karena hari ini papa pergi ke thailand bersama paman ingin istirahat sebentar, beliau akan kembali ketanah air setelah hari kelulusanku ( Alberto tersenyum)


uhug.. uhug.. ( orin tersedak)


minumlah! makanlah pelan-pelan? ( Alberto memberikan minum ke orin)


Terima kasih untuk airnya..


apa papamu bilang seperti itu al? kau tahu aku benar-benar seperti mimpi disiang hari!


sampaikan Terima kasihku untuk papamu, bagiku ini adalah suatu kehormatan ( orin tersenyum gembira)


aku akan menyampaikan rasa Terima kasihmu orin?


kau tahu? aku bahkan lebih gembira ketika mendengar langsung dari mulut papa pagi tadi, selesaikan makanmu dan kita kembali ke kelas! ( Alberto)


oke tuan mudaku? ( orin tersenyum imut)


setelah menyelesaikan makan siang dikantin, Alberto dan orin pun kembali ke kelas mereka, senyum merekah yang selalu tampak di bibir mungil orin itu, membuat Alberto merasakan kebahagiaan yang luar biasa, dirinya sangat bersyukur untuk segalanya, entah permintaan sang papa adalah restu atau bukan, saat ini dirinya tidak ingin memikirkan hal negatif, dia hanya ingin bahagia bersama gadis yang dicintainya dimasa remaja yang terindah.

__ADS_1


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


__ADS_2