
Tampak di sebuah pemakaman seorang lelaki paruh baya dengan wajah sendu sedang menatap makam istrinya, lelaki itu dengan sedikit meneteskan air Mata meminta maaf kepada mendiang istrinya kalau dirinya membuat anak semata wayangnya itu tidak bahagia karena dirinya, seorang lelaki disampingya pun menunduk bersama karena tidak bisa menghentikan keegoisan hati kakak iparnya itu, disebuah pemakaman Dua lelaki berbicara Dari hati kehati, mereka adalah papa Alberto Dan pamanya.
sebenarnya jauh didalam hati papa al dirinya sangat menyukai Orin, karena gadis itu membuat anaknya selalu bersemangat setiap harinya semenjak ditinggal sang ibu, tapi hanya karena beda materi itu lah yang membuat sang papa berpikir keras dengan hubungan anaknya itu.
setelah selesai mengirim doa kepada mendiang sang istri papa Alberto Dan adik iparnya itu meninggalkan pemakaman Dan menuju rumahnya untuk beristirahat.
Disebuah Kota yang sangat jauh Dari Jakarta tepatnya di Kota Batam, seorang wanita muda nan cantik yaitu devanya yaitu kakak perempuan Orin seperti biasa sedang istirahat tepatnya jam makan siang tempat dirinya bekerja, Deva menelepon ibunya ingin berkunjung diakhir bulan Dan menganjak mereka pindah ke Batam.
__ADS_1
sang ibu yang mendengar merasa gembira sekaligus sedih karena anak pertamanya tiba- tiba mengajak pindah dengan alasan agar sang ibu melupakan kenangan ayahnya sehingga tidak membuat sang ibu sedih, meski sang ibu memahami maksud anak pertamanya itu tapi dia juga Harus menunggu adiknya Orin lulus karena mencari sekolah baru juga akan menambah biaya lagi, bukan Deva namanya jika tidak bisa menyakinkan sang ibu Dan membuat ibunya Lulu seketika, setelah sang ibu menjawab ya Deva menutup teleponya dengan kata mencintai ibunya.
...sebenarnya hal ini sudah di ketahui oleh Orin ketika meneleponya saat itu, obrolan mereka tersambung kembali saat Orin tiba disekolah, Deva membicarakan hubungan Orin Dan Alberto, serta berencana mengajak keluarganya pindah, meski Orin enggan pindah tapi keluarga Alberto akan menyudutkan kakaknya itu, karena Orin sangatlah cerdas dirinya akan bernegosiasi dengan papa Alberto jika waktunya sudah tepat. ...
...di kantin sekolah Alberto, Orin, Hanna Dan juga teddy duduk berempat dengan meminum juss pesana mereka masing- masing, Alberto membuka percakapan memberitahu kalau mungkin papanya sudah tiba dirumah Dan habis Dari pemakaman menenggok mendiang ibunya, karena sang paman barusan memberikan pesan chatting. ...
teddy merasakan apa yang Orin lakukan tadi karena setiap Ada kesempatan Orin selalu cerita dengan teddy karena disekolah itu teddy adalah sahabat laki2 satu- satunya yang sudah mengenal dirinya Dan juga keluarganya sejak kecil.
__ADS_1
mungkin sudah saatnya
dengan melamun Orin tiba- tiba
bicara seperti itu, sontak saja ketiganya menatap Orin bersamaan Dan mengatakan maksud Dari ucapanya itu, Orin pun seperti seorang yang tak bersalah dan menghabiskan jus nya lalu berpamitan pergi dengan mengajak Alberto Dan mengandengnya.
Hanna Dan teddy berteriak untuk kembali tapi kedua pasangan itu masih berjalan menuju kelasnya, teddy pun merasakan ada sesuatu yang tidak beres akan terjadi dengan hubungan mereka, kemudian teddy berbicara kepada pacar cutenya itu semoga mereka selalu bahagia, Hanna pun mengiyakan Dan tersenyum kepada teddy lalu mengajaknya menyusul Orin Dan al kedalam kelas, pasangan yang tak kalah romantisnya itu pun dengan mesra berjalan untuk mengikuti jejak al Dan Orin.
__ADS_1
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻