Mimpi Musim Semi

Mimpi Musim Semi
Kemesraan Teddy dan Hana


__ADS_3

setelah lama menunggu sang kekasih hampir 30 menit tibalah Seorang gadis cantik dan manis berkulit putih bersih berambut coklat sebahu dengan postur tubuh semampai berjalan dengan sangat cepat sedikit berlari karena dia tidak ingin kekasihnya menunggu dirinya begitu lama, ya... dia adalah Hana Supraba anak pemilik pabrik mainan terbesar di kota xxxx


darling ku Teddy maafkan aku terlambat 5 menit 2 detik, apakah kau memaafkan pacarmu yang manis ini??


dengan raut wajah yang sok cute Hana mencoba membujuk Teddy agar tidak marah, dengan manisnya Hana duduk disamping pacarnya sambil memayunkan bibirnya dengan khas anak kecil sambil menarik telinganya


swettyku Hana?? bagaimana aku bisa marah padamu jika kamu selalu membuatku jatuh cinta setiap hari dengan orang semanis kamu sayang???


bahkan aku tidak bisa menolak pesona imutmu itu


sambil mengacak-ngacak rambut Hana Teddy berkata seperti itu dengan rasa cinta, Orin sahabatnya hanya melihat tingkah konyol mereka di meja waiters nya dengan bahagianya.


setelah Hana meminum Latte yang dipesan sang pacar mereka berdua pergi meninggalkan Cafe Xxx tersebut, tapi sebelum pergi Teddy memberikan sebuah paper bag kepada Orin yang isinya sebuah jaket pemberian ibunya tadi karena sebelum ke cafe tempat Orin bekerja Teddy lebih dulu kerumah Orin hanya untuk menenggok ayah dan ibu Orin karena sudah lama tidak bertemu


Orin ini jaket untukmu ibumu menitipkanya padaku karena sebelum kesini aku mampir kerumahmu


pakailah jangan sampai kau kedinginan kalau pulang, aku pergi kencan dulu ya? bye bye Queen pekerja paruh waktu...


Dengan senang hati Orin menerimanya dan dia tau maksud sahabatnya itu


Terima kasih Teddy semoga harimu menyenangkan

__ADS_1


ucapan Orin kepada sahabatnya Teddy


Hai Orin... jangan berterima kasih seperti kepada pacarku, aku masih disini kenapa kamu sangat menyebalkan sih Orin! ayo sayang kita pergi aku merasa badmood kalau melihatnya yang melihatmu seperti itu, ucap Hana


meski Hana bicara seperti itu dia tidak benar-benar membenci Orin, dia tau kalau Teddy sahabatnya dari kecil dan sudah seperti saudara, dan Teddy yang tau sifat dari Hana hanya tersenyum melihat keduanya saling beradu mulut


baiklah Hana wanita tercantik dan termanis dihati Teddy? terserah apa katamu bersenang-senang lah hari ini, pergilah cepat sebelum hujan datang karena cuacanya sedikit mendung, jawab Orin yang tak mau kalah


kamu dengar kan darling? ayo kita pergi dia bahkan sudah mengusir kita, renggek Hana kepada Teddy


dengan hati yang bahagia Teddy dan Hana pergi sambil mengandeng tangan kekasihnya, Teddy yang sudah mengenal sifat mereka berdua hanya tersenyum penuh kebahagiaan ketika dua wanita yang mereka sayang berdebat tentang dirinya.


setelah lama bekerja jam pulang bekerja tiba Orin berpamitan dengan pemilik Cafe dan menerima bayaranya, Malam yang semakin dingin padahal masih jam 8 malam dia memakai jaket yang diberikan ibunya tadi melalui Teddy, sebelum pulang Orin mampir ke minimarket untuk membeli kebutuhan rumah yang sudah habis


dengan langkah bersemangat Orin bicara didalam hati dan memasuki minimarket mengambil keranjang dan mulai memasukan daftar belanjaan yang dia tulis tadi pagi sebelum berangkat sekolah.


setengah jam Orin jalan kaki dari tempatnya bekerja kerumahnya, dia mengetuk pintu dan memanggil ibunya


ibu Orin pulang? hari ini aku membeli kebutuhan kita di minimarket bu? apa ibu sudah tidur?


apakah ayah sudah menelepon kita bu? kenapa ayah sehari tidak memberitahukan kabarnya?

__ADS_1


sambil bicara Orin mencari sosok ibunya yang ada dikamar membereskan pakaian yang selesai dicuci


Orin memeluk ibunya dari belakang, ibunya yang merasa kaget hanya bisa menghela nafas dengan tersenyum karena melihat anaknya sudah pulang


kenapa kamu baru pulang sayang? ibu sudah memasak kesukaanmu, biar ibu panaskan dan kamu mandilah dulu


Orin?? Terima kasih untuk semuanya nak...


kamu harus menderita disaat usiamu masih belia kamu harus bekerja padahal kamu adalah siswa, maafkan orang tuamu yang belum bisa..


ssttt... ibu jangan bicara seperti ini lagi?


Orin sangat berterima kasih kepada ayah dan ibu sudah menjadi orang tuaku, aku tidak pernah mengeluh dan hidup menderita seperti yang ibu ucapkan, Orin hanya ingin melihat kalian bahagia dan selalu sehat bu? sehingga bisa selalu menemani Orin hingga dewasa dan menua...


ibu??? maafkan Orin dan aku mencintaimu bu?


ucapan ibu dihentikan oleh Orin, seketika ibu memeluk anaknya dengan erat dan menepuk punggung Orin dengan lembut, tidak disangka anak kecilnya sudah tumbuh menjadi gadis dewasa sebelum waktunya, bahkan anak pertamanya pun entah tak tau kabarnya


Orin menangis tanpa suara dipelukan ibunya.


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺

__ADS_1


Terima kasih dan minta Like dan dukungan ya 😘


__ADS_2