Mimpi Musim Semi

Mimpi Musim Semi
Aku ingin bercerita ceritaku tentang kesedihan


__ADS_3

Pagi yang cerah untuk papanya Alberto tetapi tidak untuk dirinya, masih dalam hati yang berduka karena kehilangan kekasih pujaannya.


Alberto sibuk dengan ponselnya, dirinya menghubungi satu persatu kantor imigrasi dan juga dirinya akan meminta bantuan johan dan juga teddy mencari keberadaan orin dengan melacak semua panggilan telepon yang digunakan oleh orin.


bahkan Alberto mengecek semua CCTV disetiap sudut rumahnya, karena dirinya sangat merindukan senyum manis kekasihnya.


dirinya berhenti ketika melihat orin dengan sengaja di depan CCTV gerbang masuk rumahnya, sepertinya hal itu orin lakukan saat Alberto tidak diijinkan kesekolah karena sang papa menentang hubungan cintanya dengan gadis manis itu.


tampak orin berdiri di bawah CCTV dengan membawa sebuah kertas bertuliskan.



aku merindukanmu al


cepatlah masuk sekolah lagi

__ADS_1


jangan lupa makan dan jaga kesehatan


aku mencintaimu tuan muda Alberto



satu persatu tulisan itu orin perlihatkan di depan CCTV itu, berharap suatu hari nanti kekasihnya itu akan melihatnya, dan hal terakhir yang membuat Al begitu rindu adalah saat orin melambaikan tanganya kedepan CCTV dengan meneteskan air matanya kemudian menghapusnya, gadis manis itu pun berlalu pergi dengan seragam sekolahnya.


maafkan aku orin, kau pasti sangat menderita karena papaku, aku akan mencarimu, tunggulah aku ( al dengan melihat CCTV dikamarnya)


setelah Alberto tiba di SMA Karya Husada dirinya berlari mencari sosok johan dan teddy, bukan Al namanya jika butuh waktu lama untuk menemukan orin


*kau sudah sampai Al baguslah ada perkembangan baru keberadaan orin, dirinya tidak benar-benar meninggalkan Indonesia, dia tinggal di sebuah kota dipropinsi Jawa Tengah al? tepatnya dipinggir pantai dikota semarang, pagi ini orin menggunakan sebuah telepon prabayar di sebuah minimarket, kita bisa pergi kesana untuk bertanya kepada pekerja di minimarket tersebut ( teddy)


aku rasa biarkan al memikirkan dulu bagaiamana tindakannya, karena papanya pasti tidak akan membiarkan orin lolos lagi.

__ADS_1


al? kau harus memikirkan nasib orin juga, aku tau ini berat untukmu, percayalah kekuatan cinta kalian


kami selalu akan membantu mu al? ( johan)


Terima kasih atas bantuan kalian berdua, aku tau apa yang harus aku lakukan, aku pergi dulu ( al*)


lelaki tampan dengan sejuta pesona itu pun langsung pergi ke kota semarang bersama sang paman, menempuh perjalanan cukup lumayan lama dengan lalu lintas tidak begitu padat, setelah hampir empat jam akhirnya al dan sang paman berpencar ke minimarket yang dikatakan teddy tadi, karena sebelum ke Semarang pamanya Alberto sudah menelepon kantor provinsi Jawa Tengah kota mana saja di semarang yang dekat dengan pantai, karena banyaknya koneksi sangat mudah melacak seseorang hanya dengan gerakan jempol.


pucuk dicinta ulam pun tiba, setelah hampir tiga jam akhirnya Alberto menemukan sebuah desa di kota semarang, dirinya memutuskan untuk menemui orin sendiri dan sang paman beristirahat didalam kamar hotel.


disebuah rumah kecil yang berdinding triplek disitulah orin tinggal bersama sang ibu, orin tampak sedang menjemur sebuah ikan teri diatas atap rumah beralaskan seng itu, gadis manis itu pun melanjutkan kegiatannya dengan menjemur sebuah switer pemberian kekasih hatinya itu.


hampir putus asa karena al tidak begitu tau daerah itu, dirinya hampir memutuskan kembali ke hotel, tapi hatinya mengatakan untuk berbalik dan melihat dari atas jembatan, terlihat seorang gadis manis berkulit putih sedang menjemur sweater yang tidak asing bagi Alberto, tampak samar karena rambut panjang orin mengibas terkena angin laut, Alberto dengan langkah Hati-hati agar tidak terlihat oleh orin pun mengumpat dibalik bebatuan terjal, ingin rasanya dirinya berteriak memanggil nama gadis yang selama ini dia rindukan, orin pun tampak melamun melihat sweater dengan wajah amat sendu dengan tersenyum memegang sweater kesayangan itu.


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻

__ADS_1


__ADS_2