Mimpi Musim Semi

Mimpi Musim Semi
papa Hero


__ADS_3

Liburan sekolah pun telah tiba, hari yang bahagia pun datang kepada teddy, lelaki yang tidak kalah tampan dengan Alberto dan johan itu sedang menikmati liburannya bersama papa hero kesayangannya, tidak seperti johan yang pernah memiliki keluarga lengkap, teddy seorang anak tidak tahu asal usul ibunya, sejak kecil dirinya tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu, tapi teddy tidak pernah menanyakan keberadaan sang ibu kepada papanya, baginya seorang papa hero sudah cukup baginya, karena pekerjaan sang papa sebagai sekretaris pribadi keluarga Robert, itulah sebabnya sang papa selalu jarang dirumah bahkan selalu berada diluar negeri karena pekerjaannya yang bisa dibilang tangan kanan dari Robert group, tapi bagi teddy dirinya sangat beruntung memiliki papa hero, karena selalu ada waktu full untuk sekedar memaksakan masakan kesukaan putra tunggalnya itu.


teddy bersama sang papa pergi ke sebuah bumi perkemahan untuk berlibur dan menikmati hawa pegunungan yang asri dan melepas penat disana. mereka berdua tampak gembira sambil menikmati secangkir kopi dibawah pohon pinus.


udara segar adalah yang terbaik.. ( papanya teddy)


kau terlalu sibuk! ( teddy)


itulah caraku untuk menghidupimu.. aku ingin bermalas- malasan hari ini ( papa teddy memukul lembut bahu anaknya)


*papa? ayo senyum.. 123 cekrek ( teddy berselfie dengan papanya)


untuk Hanna? ( sang papa)


iya.. dia tidak akan bisa bernafas jika belum melihat diriku ( teddy mengirim foto selfienya ke Hanna*)


dari yang ku lihat nanti Hanna akan bersikap saperti itu ketika kau kuliah nanti.. ( papanya teddy)


aku akan menunggu untuk itu ( teddy tersenyum kepada papanya)

__ADS_1


apa papa tidak ingin menikah lagi? aku ingin ada ya g merawat papa selain aku! ( teddy melihat papanya)


aku sibuk bekerja anaku, aku tidak punya waktu untuk pacaran sepertimu ( papanya teddy tersenyum melihat putranya)


nikmatilah hidupmu pa? kau sudah melakukan yang terbaik untukku di separuh usia anda ( teddy)


kulihat kau selalu pacaran dengan Hanna dan bermalas-malasan, aku ingin kau menggantikan papa setelah papa pensiun nanti ( papanya teddy)


apa papa tidak khawatir kalau dipecat lagi seperti waktu itu? bahkan aku meminta Alberto untuk bisa menolong papa waktu itu ( teddy)


ketika sudah saatnya kau akan tahu kalau kehidupan dikantor dan dunia bisnis itu sangat kejam , lebih kejam dari ditinggalkan pacar ketika lagi sayang-sayangnya dan sangat melelahkan lebih lelah dari pada mengejar cinta yang tak pasti ( papanya teddy)


*apa kau sedang membicarakan diriku! ( pamanya Alberto)


Tuan be? ( papanya teddy*)


pamanya Alberto datang bersama keponakan kesayangan menyusul pasangan papa dan anak itu untuk ikut menikmati indahnya alam pegunungan.


*tidak kusangka anda jauh-jauh untuk mentraktirku kopi ( papanya teddy)

__ADS_1


aku sengaja menyusul kalian ( pamanya Alberto)


sebuah pepatah mengatakan, jika kau sedang ingin berkemah makan lakukanlah ( teddy melihat Alberto)


sudahlah diam, jangan sok pintar! ( Alberto)


aku memang lebih pintar dari siswa peringkat 50 ( teddy)


apa! 50? ( pamanya al dan papanya teddy)


bukankah sudah naik dari peringkat 100 paman? sudahlah jangan kalian debatkan, lebih baik kita minum kopi selagi panas ( Alberto tersenyum kepada semua)


tuan be, masa remaja memang sangat indah, Alberto sudah melakukan yang terbaik untuk semuanya, kuharap kau sewa guru les agar bisa belajar ilmu manajemen lebih baik lagi ( papanya teddy tersenyum kepada Alberto)


paman hero aku harus lebih berhati-hati kelak dengan anda ( Alberto*)


mereka berempat menikmati kopi di pegunungan dengan nikmatnya angin yang sangat sejuk dan nyaman, menghilangkan penat dan stres karena pekerjaan dengan berkemah bersama keluarga dan orang yang mereka sayangi.


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻

__ADS_1


__ADS_2