
Tampak berdiri tegap melihat halaman rumah besar nan mewah di balkon kamar dilantai atas, papanya Alberto sudah tiba di kediamannya tanpa memberitahukan kepulangannya kepada sang anak.
pamanya Alberto tampak sibuk menata bingkisan yang ditaruh dikamar keponakannya itu, sebuah hadiah kecil dari sang nenek yang berada di Thailand.
*Selamat malam putraku! ( papanya Alberto menuruni anak tangga)
papa! aku merindukan anda? kenapa tidak meneleponku kalau mau pulang, aku bisa menjemput papa dan paman dibandara ( Alberto memeluk papanya)
kau pasti lelah sehabis ujian kelulusan, jadi papa tidak ingin membebanimu, nenekmu memberikan sesuatu untukmu, nenekmu bilang sebuah buku dari sekolah private mu ketika di Bangkok.. ( papanya Alberto)
aku akan membukanya nanti pa? oh ya! dimana paman? ( Alberto)
pamanmu sedang di kamarnya menata barang-barangnya ( papanya al)
aku tidak ingin menganggu papa, silahkan anda istirahat dulu, aku akan kekamar dan membuka hadiah dari nenek ( Alberto beranjak dari kursi)
baiklah putraku, selamat malam ( papanya Alberto naik keatas untuk tidur*)
__ADS_1
Alberto berjalan menaiki anak tangga menuju kamarnya, dirinya tampak lelah dengan banyaknya pikiran, ingin sekali membantu kekasihnya dalam bidang finansial tapi orin pasti akan tersinggung dan merasa dirinya rendah dimata Alberto. bagaimanapun Alberto ingin melihat orin masuk Universitas sesuai dengan kemampuanya, Alberto yakin orin adalah gadis kuat dan mandiri, dirinya pasti akan bisa kuliah dan menggapai cita-citanya untuk menjadi seorang pekerja kantoran.
sebuah kotak kecil berwarna biru dongker seperti warna kesukaan Alberto, berada diatas kasur yang sudah diletakan dengan rapi oleh sang paman.
sebuah buku berukuran sedang mengingatkan Alberto ketika sekolah private di Bangkok, di usia yang masih sangat muda beliau lelaki tampan itu sudah sekolah khusus manajemen di sebuah sekolah yang dikhususkan untuk para anak atau calon pembisnis muda, hanya berselang selama satu tahun dirinya sudah menguasai darah sang papa yang sudah terlahir untuk menjadi pembisnis sukses.
lembar demi lembar Alberto buka dengan tulisan bahasa Inggris itu, dan tangan Alberto berhenti di sebuah tulisan sederhana tapi bermakna sangat indah yang diberikan dari dosen di Bangkok.
lelaki tampan itu tersenyum dengan tulisan yang dirinya tunjukan kepada dosennya dulu.
" Didunia ini ada tiga hal dalam hidup yang banyak mereka pilih yaitu kekayaan, cinta dan kasih sayang, ketika aku bertanya kepadamu, engkau satu-satunya muridku yang menjawab kasih sayang dan memberikan sebuah essay sangat memuaskan.
Alberto tersenyum membaca essay yang diberikan dosenya waktu dulu dan mengingat indah kenangan bersama mendiang sang ibu di negara kelahiran ibunya itu.
alasan Alberto memilih kasih sayang adalah apapun yang terjadi didunia ini tidak akan berhasil tanpa adanya kasih sayang dari kedua orang tuanya, kekayaan tanpa kasih sayang hidup seperti zombie, dan tidak semua cinta dilandasi dengan kasih sayang, tapi bagi Alberto jika kita sudah merasakan sayang kepada orang lain maka cinta itu akan tumbuh dihati kita dengan tulus.
lelaki tampan itu menutup buku essaynya dan mengistirahatkan tubuhnya yang sangat lelah, mencoba menutup mata untuk tidur dan terbangun lagi mendengar sebuah bunyi pesan masuk.
__ADS_1
* **selamat malam tuan mudaku? kuharap kau mimpi indah..
aku tunggu lama pesanmu kenapa tidak memberikan kabar
saat kau sudah sampai dirumah? ( pesan dari orin)
* maafkan aku sayang? papa sudah kembali tanpa memberitahuku, dan kau juga tidur dengan nyenyak... ( pesan dari Alberto)
* baiklah... kau juga tidur dengan nyenyak ( pesan dari orin)
* ilove you 😘 ( pesan dari Alberto)
* i love you to ❤❤❤ ( pesan dari orin**)
Alberto pun tersenyum senang dan menutup matanya dengan wajah berbinar-binar karena mendapat pesan sayang dari pujaan hatinya, dan ditempat lain pun orin juga merasakan hal yang sama dan segera tidur dan menyambut mentari cantik besok pagi.
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
__ADS_1
Terima kasih sudah memberikan like dan dukungan kepada author, terus berikan like yang banyak 😘🙏