
Seperti biasa gadis manis berwajah oriental itu masih bergelut dengan pekerjaan paruh waktunya, orin sedikit sibuk karena pembeli dicafe xxx sangat ramai, bahkan orin yang tidak biasa memesan makanan online pun harus memesan makanan melalui aplikasi di handphone temannya itu.
orin bagaimana kalau kita pesan nasi goreng bakar sosis untuk makan malam ini? ( Anita teman kerja orin)
kurasa itu enak! ( orin masih melayani pembeli)
baiklah! tinggal klik tunggu sebentar makan pesanan nasi goreng bakar sosis segera datang... ( Anita teman kerja orin)
sepuluh menit pun akhirnya makanan mereka datang, jam 8 malam orin dan teman kerjanya itu baru bisa menikmati makan malam dijam yang sudah sangat larut, setelah menghabiskan makananya orin bergegas membereskan kursi pembeli dan menatanya dengan rapi.
*nita? Terima kasih untuk makananya, lain kali aku yang akan mentraktir dirimu ( orin bersiap pulang)
sama-sama orin? aku akan menunggu waktu itu ( Anita tersenyum ramah kepada orin)
aku pulang duluan nita, bye? ( orin melambaikan tanganya)
bye juga ( nita membalas lambaian tangan orin*)
orin berjalan selangkah demi selangkah menuju rumahnya, dirinya duduk di sebuah kursi jalan yang masih terlihat ramai dengan lalu lalang kendaraan dan juga lampu kota yang tampak terang dengan tiupan angin malam yang membuat gadis manis itu sedikit kedinginan.
orin membaca pesan dari Alberto yang baru dibukanya, karena dirinya memang tidak sempat membuka handphonenya sewaktu masih dalam mode bekerja.
pesan dari Alberto : "" jangan lupa makan ""
gadis manis itu hanya membacanya saja, dilihat kekasih hatinya sudah tidak online tiga jam setelah mengirim pesan padanya, orin mengira Alberto sudah istirahat malam.
__ADS_1
orin masih betah duduk dikursi yang berada disepanjang jalan trotoar, dirinya ingin sedikit menambah waktu untuk merasakan harumnya angin malam.
kenapa kau duduk sendiri disini ( Alberto datang tiba-tiba)
astaga! Hai kenapa kau mengagetkanku! ( orin berdiri kaget)
kau yang salah, kau mematikan datamu!
aku menelepon mu berkali-kali dan tidak aktif, kau sungguh membuatku khawatir, kau bahkan tidak membalas pesanku! ( Alberto menatap orin)
tadi pekerjaan sangat ramai, ketika aku membuka pesanmu dan ingin membalasnya aku melihat kau tidak online sudah tiga jam. ( orin)
maafkan aku sudah bicara keras padamu, kau tahu orin?
aku tahu, aku menyukai sifat itu ,jadi? lakukanlah setiap detik.
jangan berubah ketika kau bersamaku. ( orin mempererat pelukannya)
apa kau sudah makan? ( Alberto mengelus rambut orin)
sudah tadi, tapi sekarang aku lapar ( orin merengek manja)
kita cari makan dekat sini, aku akan membuatmu gendut ( Alberto mencoel hidung orin)
apa kau tak suka gadis gendut? bahkan jika aku gendut aku tetap cantik dimatamu ( orin merajuk)
__ADS_1
ha.. ha... pacarku sangat manis ketika seperti ini!
sayangku? kau tidak akan gendut hanya dengan sekali makan di jam segini, bahkan jika gendut aku masih menyukaimu ( Alberto menggengam tangan orin)
huh... gombal! palingan juga kalau kau sudah menjadi pengusaha pasti akan berpaling dariku ( orin masih merajuk)
aku bahkan akan menikahimu setelah aku bekerja diperusahaan papaku, jadi? kalau nanti dimasa depan aku berpaling darimu kau bisa meninggalkanku lebih awal ( Alberto)
kelak jika aku sudah menjadi istrimu aku akan menghukummu saat kau tebar pesona kepada setiap wanita.. ( orin)
benarkah? aku sudah tidak sabar menjadi dewasa dan seorang suami dan akan kunantikan hukumanmu itu.
bukankah hukuman seorang suami yang aku tahu adalah diatas tempat tidur? ( Alberto menjahili orin)
Hai! kenapa kau bicara adegan diatas usiamu ( orin sedikit malu)
aku hanya ingin melihat kekasihku ini dengan pipi tomatnya ( Alberto mencubit pipi orin)
Alberto dan orin saling bercanda disepanjang jalan untuk mencari kedai makan, orin terlihat malu dengan perkataan kekasihnya dan menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya, dan Alberto tak henti-hentinya selalu menggoda orin meski kekasih manisnya itu sudah tidak bisa berkutik karena benar-benar merasa malu.
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
Terima kasih sudah setia membaca novel " Mimpi Musim Semi"
selalu dukung author dengan banyak memberikan like 🙏
__ADS_1