
Orin mengandeng erat lengan kekasihnya itu menuju ruang UKS untuk mengobati luka yang sedikit memar di sudut bibir kekasihnya itu.
Alberto merasa sangat gembira dan tersenyum manja sepanjang jalan menuju UKS, para siswa melihat kedua pasangan itu dan membuat mata teddy membulat dan mengikuti mereka berdua
apa yang terjadi denganmu tuan muda Alberto?
kenapa bibirmu memar?
aku berkelahi dengan johan di ruang musik... ucapan Alberto membuat bola mata teddy membulat sempurna karena kaget, bukan karena mereka tapi karena teddy memikirkan dirinya akan dipanggil kepala sekolah gara-gara mereka berdua Alberto dan johan.
teddy berlari cepat ke ruang musik ingin melihat situasi disana apakah masih terlihat baik atau berantakan, bukan karena harus ganti rugi dengan adanya beberapa alat musik diruang tersebut, tapi karena dirinya bertanggung jawab di semua sudah fasilitas sekolah elit itu.
teddy melihat johan yang masih duduk dikursi ruang musik tersebut dan melihat kedatangan teddy dengan wajah khawatir
kau sangat khawatir dengan apa yang kau lihat disini..
dasar teman tidak punya hati...
setidaknya kamu mengkhawatirkan diriku yang terlihat sangat mengenaskan ini..
johan berjalan dengan sedikit lunglai keluar dari ruang musik yang sedikit berantakan itu dan melihat ke arah johan, meski ucapan johan hanya bercanda tapi teddy tau dengan maksud didalamnya
bagaimana tidak teddy adalah anak seorang pengacara khusus perceraian, ayahnya sangat terkenal dan handal dalam mengatasi semua masalah klienya itu, dan teddy pun tau bahwa ibunya pernah mengajukan perceraian lima tahun yang lalu.
teddy pun keluar dan menghampiri johan yang tidak begitu jauh darinya karena teddy berjalan dengan pelan
aku akan membawamu ke uks dan mengobati lukamu...
kalian itu sudah dewasa jadi jangan lakukan itu lagi
__ADS_1
setidaknya hormati aku sebagai ketua kalian...
kalian akan merepotkan ku dan kepala sekolah pasti akan memanggil kedua orang tua kalian
teddy mengatakan kepada johan dan ucapanya juga di ulang kembali ketika bertemu Alberto di ruang UKS
Hanna yang mengetahui jika kekasihnya akan kena panggilan kepala sekolah itu merasa cemas dan menyusulnya ke UKS karena orin memberitahunya tadi
Hanna yang sangat cerewet dan possesive itu pun angkat bicara
darling ku apa kau baik - baik saja...
Hai kalian!!! kenapa melakukan hal gila sepeti ini
kalian akan sangat merepotkan kekasihku
Hanna meracau diuks dan membuat telinga johan menjadi sakit, mendengar ucapan johan seperti itu Hanna pun menendang kaki johan dan terdengar rintihan yang sangat sakit
kemudian Hanna pun meninggalkan mereka bertiga dengan teddy, meski Hanna cerewet tapi hatinya baik
sebelum ke UKS Hanna memberikan sebuah minuman isotonik untuk Alberto dan johan.
al keluar bersama orin dan johan pun masih didalam UKS.
Al.. maafkan aku karena tidak lebih awal memintanya
sebenarnya pagi itu johan memaksaku untuk ikut mobilnya dan mampir ke sebuah toko kue untuk anniversary pamanya, dan didekat toko kue itu ada toko bunga dan aku yang mengajaknya kesana karena aku sangat menyukai bunga mawar putih itu
dan bunga itu aku yang ingin membelinya tapi johan lebih dulu membayarnya, dia bilang untuk membayar waktuku menemaninya
__ADS_1
saat itu hpku aku silentkan
aku sangat menyesal sayang? maafkan aku
aku sangat takut tadi ketika melihatmu marah
aku takut jika kamu benar-benar akan membunuh johan
orin mengatakan semua dan memberikan semua penjelasan itu secara detail kepada Alberto.
merasa sudah baikan Alberto pun memeluk orin dan mencium keningnya, dan hal itu terlihat oleh icca
mereka berdua merasa sudah selesai dengan kesalah. pahaman ini, hingga akhirnya orin mengajak al masuk ke kelas dan icca menghentikan langkah mereka
apa kau baik baik saja al..?
aku mendengar kalian berkelahi jadi aku ingin melihat keadaanmu
icca berbicara seperti biasa dengan gaya angkuhnya dan Alberto menjawabnya
seperti yang kau lihat icca aku baik baik saja
saat kau menangis dan aku memelukmu itu karena aku merasa bersalah karena tidak bisa bertunangan denganmu sampai kapanpun dan kurasa kau tau alasannya, jadi aku juga ingin kau jangan salah paham akan maksudku saat itu dan aku tidak ingin kekasihku ini menjadi cemberut karena melihatnya dan tidak berani bertanya saat itu.
orin yang mendengar ucapan kekasihnya itu paham akan maksud ucapanya kepada icca.
dengan senyum dan mata yang penuh cinta kasih itu saling memandang membuat icca si gadis angkuh itu pergi meninggalkan mereka berdua dengan wajah kesal.
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
__ADS_1