Mimpi Musim Semi

Mimpi Musim Semi
Dunia Milik Alberto Dan Orin


__ADS_3

Di rumah mewah yang sangat besar itu Alberto mengajak kekasihnya Orin datang kerumahnya untuk pertama kalinya, orin Yang Dari tadi berwajah pucat karena sangat gugup menginjakan kakinya dirumah pacarnya itu, yang yang Dari tadi memperhatikan Orin malah berniat mengusili sang pacar


sepertinya malam nanti aku akan ditemani oleh pujaan hatiku..


bukankah kita terlihat seperti pasangan suami istri yang sedang bulan madu? kamu terlihat sangat gugup sayangku??


Orin yang mendengar al bicara seperti itu seketika merinding Dan bertambah kegugupanya, bahkan Orin pun menjaga jaraknya Kepada al saat duduk di sofa ruang tamu itu.


kita masih kelas Dua SMA al? jangan berpikiran macam- macam atau aku akan menghajarmu disini


seharusnya kamu mengajaku makan malam karena aku sudah sangat lapar!?


orinpun mengalihkan pembicaraan Alberto yang entah ngelantur kemana-mana, seketika itu pun Alberto menyuruh pelayan rumahnya menyiapkan makan malam special untuk pacar tercintanya tersebut


setelah menunggu hampir setengah jam akhirnya kedua pasangan muda itu pun menikmati menu makan malam yang lezat tersebut, keduanya tampak sell bahagia Dan tersenyum sesekali berbincang Dan saling menyuapi Satu Dan lainya, sang pelayan pun yang melihatnya juga ikut merasakan kebahagiaan tuan mudanya itu, sang pelayan pun sangat terharu karena tuan Alberto sangat bahagia Dan tertawa puas bersama pacarnya setelah meninggalnya nyonya atau ibunda al memang jarang sang Alberto tersenyum serenyah malam ini.


setelah menikmati makan malam, mereka pun duduk disebuah Taman belakan rumah karena waktu masih menunjukan pukul Lima sore Orin masih bisa ngobrol sejenak bersama kekasihnya itu sebelum berangkat kerja, Dan Orin pun sangat bahagia meski di rasa dirinya tidak pernah berkencan atau menonton film bersama Alberto karena kesibukan al yang tidak seperti anak sekolah pada umumnya, mengobrol sambil tertawa bersama seperti inilah kebahagian yang sesungguhnya karena keduanya saling menghormati Dan memahami privasi masing- masing karena kunci langgengnya sebuah hubungan adalah komunikasi yang baik oleh ke duanya.

__ADS_1


Alberto menyandarkan kepalanya ke bahu Orin, kemudian Orin pun mengenggam tangan al dengat erat Dan saling melempar senyum kebahagiaan.


sore itu tampaknya sangatlah sejuk karena gerimis baru saja membasahi bunga- bunga di taman rumah alberto, Ada sebuah perasaa yang menganjal di hati gadis manis berwajah oriental itu


tuan muda al? sepertinya diriku terlalu berani karena berada dirumahmu tanpa sepengetahuan papamu?


aku takut akan Ada yang bilang kepada papamu kalau kau membawa seorang gadis kerumahmu Dan itu bukan Dari kalangan keluargamu


Alberto yang mendengarnya cukup santai menjawabnya, dia pun bilang kepada Orin papanya Sudan tau tentangnya Dan juga berada dirumah karena tiap tempat rumahnya dilengkapi CCTV yang language terhubung di handphone Milik papanya itu, Orin yang mendengarnya tampak sangat takut Dan merasakan jantungnya hampir copot Dan hal itu membuat al tertawa sangatlah keras karena melihat wajah kekasihnya itu benar- benar lucu karena takut.


Orin pun tampak kesal terhadap al Dan mencubit pinggang kekasihnya itu, kemudian al memberikan sesuatu kepada Orin sebelum pergi untuk bekerja paruh waktunya, sebuah sweter tebal berwarna biru dongker itu diberikanya kepada kekasih hatinya agar tidak kedinginan jika pulang dari pekerjaanya itu, Orin pun sangat gembira menerima hadiah Dari kekasih hatinya Dan langsung memakainya.


aku ingin kau tidak kedinginan saat pulang kerja, aku sengaja membelinya ketika pergi ke jepang bersama pamanku, saat itu aku merindukanmu, karena kau suka dengan Doraemon jadi aku memilih warna navy untukmu, apa kau suka dengan sweternya?


al merapikan sweter yang dia berikan kepada Orin Dan bicara kepada kekasihnya itu.


suka? aku sangat suka al?

__ADS_1


ini hadiah pertama darimu Dan aku akan selalu memakainya, Terima kasih sayang ilove you


Orin memeluk Alberto dengan penuh kasih Dan al pun membalas pelukan kekasihnya itu Dan mencium Kening gadis manis itu dengan penuh kasih sayang


***Orin ku? apa kau tahu akhir Dari film Doraemon kesukaanmu itu ( kata Alberto)


tidak... aku bahkan belum menontonya, bagaimana akhir kisahnya? ( kata Orin)


ketika nobita sudah tua Dan akan meninggal, dirinya bilang kepada Doraemon


Doraemon kembalilah ke duniamu ketika diriku sudah meninggal nanti Dan Doraemon menjawab baiklah nobita


dan setelah nobita meninggal Doraemon tidak pergi kedunianya tapi dirinya malah kembali ke mesin waktu ketika nobita masih bayi, karena bagi Doraemon dunianya adalah nobita, Dan hal itu selalu di ulang Doraemon trus menerus.


Orin Ku? meski kita masih belia tapi dirimulah duniaku Dan aku akan selalu bersamamu sampai kapan pun, jadi aku mohon tetaplah seperti ini, tunggulah sebentar aku janji akan membuka pintu manapun yang kau Mau***


Alberto memeluk erat Orin lalu mengantarnya untuk bekerja, Orin yang mendengar cerita Doraemon merasa sangat terharu karena kesetiaan Doraemon kepada nobita sampai tak terbatas waktu.

__ADS_1


Alberto melihat kekasihnya itu meneteskan air Mata Dan menghapusnya dengan jari telunjuknya, Orin pun tiba- tiba mencium pipi al Dan berlari masuk ke cafe dia bekerja, Alberto yang mendapatkan ciuman pipi itu pun benggong tak parcaya Dan memegang pipinya dengan wajah merona, sepertinya malam ini dirinya akan dimabuk Cinta Dan mungkin esok tidak akan mencuci mukanya karena ciuman pipi Dari Orin.


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


__ADS_2