Mimpi Musim Semi

Mimpi Musim Semi
Ibu adalah Tempat Ternyaman


__ADS_3

Malam yang sangat hangat dirasakan oleh icca ketika tidur berhadapan dengan mamanya, tanpa terasa butiran lembut air mata jatuh membasahi pipi nan mulus itu, perasaan harus dan bahagia menjadi satu yang tengah dirasakan oleh gadis angkuh itu.


dirinya berkata dalam hatinya bahwa mamanya selama ini memendam rasa kecewa dan merelakan kebahagiaannya demi dirinya, icca menatap wajah sendu mamanya ketika terlelap tidur, wanita yang selalu dilihatnya cantik dan modis itu meski usianya tak muda lagi, betapa beruntungnya dirinya memiliki wajah yang cantik seperti mamanya tapi hatinya seperti papanya yang sombong dan angkuh, icca masih dengan lamunannya seketika dia melihat handphonenya ada pesan masuk yaitu dari papanya.


papanya berpesan besok akan dijemput jam sepuluh siang karena paginya papanya harus berangkat awal ada persidangan yang harus disiapkan, icca hanya membaca pesan dan mendesah sebal kenapa papanya tidak membiarkan dirinya bahagia dan memilih jalan hidupnya meski sedetik saja.


di satu sisi yang berbeda tempat ibu orin menata makanan yang dibawa dari rumah majikannya tak lain adalah mamanya icca, sang ibu menyuruh anaknya makan terlebih dahulu sebelum menggosok giginya, orin berjalan lesu ke meja makan karena dirinya merasa sia-sia ketika menyuruh ibunya berhenti bekerja.


...kenapa ibu membawa semua makanan sisa ini?...

__ADS_1


orin tidak ingin memakannya, ibu makan saja sendiri


orin bicara dengan sedikit kasar kepada ibunya, sang ibu yang masih di dapur sedang menyiapkan minum kemudian menghampiri orin dan memukul bahu orin dengan keras.


kamu pikir ini makanan sisa! pemilik butik sengaja memberikanya pada ibu untuk dibawa pulang dan ibu memasaknya dengan memikirkanmu karena kita jarang makan makanan seafood mahal seperti ini


maafkan orin ibu?


orin merasa sangat sakit hati ketika ibu membawa makanan sisa itu, bagaimanapun itu adalah sisa ibu

__ADS_1


jangan membawanya lagi, jika ibu ingin makanan enak orin akan membelikannya untuk ibu jadi orin mohon berhentilah bekerja sebagai pelayan bu?


hiks... hiks..hiks....


tangisan orin pecah ketika tangan ibunya membelai lembut rambutnya dan mengatakan ini akan baik - baik saja anakku, dan menyuruh orin berhenti menangis


orin menghampiri meja makan dan melahap makanan yang di bawa ibunya tadi, dia hanya tidak ingin melihat ibunya sedih, dengan mata yang berkaca-kaca orin mengunyah satu persatu makanan itu hingga habis tanpa sisa, setelah selesai makan dan membereskan meja makanya orin melihat ibunya tertidur sambil menggenggam sebuah tulisan egg fried rice sepertinya majikan tempat ibunya bekerja orang yang kaya atau mungkin juga orang luar negeri seperti itulah pikiran orin, dia mengambil tulisan itu dan meletakan ya dimeja kamar, kemudian orin merebahkan tubuhnya disamping sang ibu dan memeluknya dari belakang sampai orin tertidur dengan pulasnya.


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻

__ADS_1


__ADS_2