Mimpi Musim Semi

Mimpi Musim Semi
Keluarga Orin


__ADS_3

di sebuah rumah sederhana yang penuh dengan kebahagiaan keluarga terlihat seorang wanita paruh baya sedang menata sebuah lemari pakaian


tampak terselip sebuah kertas dan dilihatnya dari sekolah anaknya


ibu Orin sedang membereskan lemari anak gadisnya itu, dilihat dan dibaca kertas itu sebuah kegiatan kelas yang tidak ikuti Orin dan disitu anak gadisnya itu hanya mengisi sebuah formulir sebisanya saja


ibu yang mengetahuinya tampak sedih melihatnya bagaimana tidak karena formulir itu berisikan pekerjaan orang tuanya dan kegiatan luar kelas yang hanya bisa diikuti anak-anak anak konglomerat saja


karena isi kegiatannya bermain golf dan berkuda tidak ada pilihan lain selain bermain basket


ibunya Orin tau kalau anaknya sama sekali tidak suka basket, wanita paruh baya itu menaruh kembali formulir itu kedalam lemari pakaian anaknya dan keluar dari kamar Orin.


sore menjelang tampak seorang pria paruh baya yang berwajah letih sedang berada di ruang tamu membaca sebuah loker di surat kabar, tampak ayah Orin akan mencari pekerjaan lain karena dirasa dirinya sudah tidak sanggup lagi jika bekerja sebagai sopir luar kota


ibu mira menghampiri suaminya dengan segelas teh herbal dan sebuah cemilan sore


mereka tampak berbincang dengan wajah sedikit serius


ibu mira yang mengetahui suaminya akan mencari pekerjaan itu menyarankan agar jangan terlalu terburu - buru karena melihat kondisi suaminya itu semakin kurus badanya karena diabetes yang dideritanya


hari semakin gelap bahkan waktu sedah menunjukkan pukul setengah 10 malam, ibu mira masih setia menunggu anak gadisnya pulang sementara ayahnya sudah terlelap tidur, malam ini Orin memang pulang telat karena sang pemilik cafe menyuruhnya untuk membereskan meja dan membersihkannya sebelum dia pulang.


sambil mengepel lantai Orin meraih HP disaku bajunya dan menelepon ibunya agar tidak menunggunya pulang dan istirahat saja karena dia akan pulang telat


setelah mendapatkan panggilan dari anaknya sang ibu merasa lega dan segera beristirahat.

__ADS_1


Orin yang sedang mengepel lantai cafenya malam itu kedatangan tamu yang tidak dia duga yaitu johan


meski kaca cafenya sudah ada tulisan tutup tapi pria itu tidak mau tau dan datang menemui Orin


Orin yang kaget karena kedatangan johan berada di belakangnya dengan reflek menyenggol air diember dan tumpah, Orin merasa kesal dan ingin rasanya menyiram pria itu dengan bekas air tadi


wow... sepertinya aku membuatmu bekerja lembur malam ini nona Orin... maaf


bisakah kau membuatkan ku jus mangga tanpa susu dan gula?


tanpa menolak Orin membuatkan permintaan johan, karena dirinya tidak ingin dalam masalah karena dia berada di tempatnya bekerja, setelah jus siap johan meminumnya sambil melihat Orin yang masih membereskan pekerjaanya tadi


merasa johan dicuekin dengan sengaja ia menumpahkan minumanya ke lantai, Orin yang benar-benar jengkel membanting alat pel dengan nada marah dan berkata


bicaralah..


aku harus menyelesaikan pekerjaanku dan segera pulang... orang tuaku sudah menungguku dirumah


Orin duduk berhadapan dengan johan, sekarang dirinya sudah tidak takut lagi dengan siapapun bahkan johan


dia tidak takut bila akan dihina disekolah nya karena murid tidak mampu dan bekerja paruh waktu


aku menyukai mu Orin...


itulah alasanku malam ini menemuimu

__ADS_1


ucapan johan membuat Orin membulatkan matanya dan membalas perasaan johan malam itu juga tanpa basa basi


aku menyukai sahabatmu johan...


Alberto, aku menyukainya jadi aku minta maaf tidak bisa membalas perasaanmu untuku, jika besok pagi kamu bilang keseluruh sekolah bahwa aku gadis miskin yang bekerja paruh waktu aku tidak peduli lagi karena aku memutuskan pilihanku apapun resikonya


malam itu Orin seperti mendapatkan kekuatan baru yang entah didapatkan dari mana, yang pasti dari cintanya ke Alberto


aku sudah menduga akan jawabanmu Orin..


asal kau tau papanya Al tidak akan tinggal diam karena hubungan kalian, tapi aku akan mendoakan yang terbaik untukmu dan Al...


Baiklah Orin?? malam ini sudah cukup untuk semuanya maafkan aku mengganggumu dengan cara kekanak-kanakan, selamat malam dan Terima kasih untuk minumanya...


jawaban yang sangat dewasa terucap dari mulut johan


laki-laki yang tidak kalah tampan dari Alberto itupun berjalan keluar dan langsung tancap gas dengan montor sportnya


Orin yang sedikit lega segera membereskan pekerjaanya yang tertunda agar bisa segera pulang.


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Terimakasih sudah membaca novel pertama saya


dan mohon like yang banyak ya Raiders πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


__ADS_2