Mimpi Musim Semi

Mimpi Musim Semi
Camping Sekolah part 2


__ADS_3

Merasa Sikap johan sedikit aneh dengan cepat Orin berusaha menjauhinya, dengan marah Orin menampar johan tapi johan malah tersenyum dan berkata


sepertinya kamu juga menikmatinya, aku hanya ingin tau bagaimana perasaan Alberto ketika melihat wanita yang ingin dia lindungi aku peluk, bukankah ini sangat seru, lihatlah dia bahkan datang dari perjalanan jauhnya untuk melihat kita berpelukan Orin..!


Orin yang merasa ada sesuatu yang aneh dibicarakan Johan membuat dirinya seperti perempuan yang gampangan dan ketika johan melangkah mendekati Orin lagi terdengar suara lelaki yang tak asing ditelinga Orin


kau kembali seperti dulu menjadi pria yang tidak tau malu... apakah Ayahmu mengajarkan sikap yang tak sopan kepadamu sepeti itu Johan!!!


johan berjalan mendekati Al dan mencekram kerah jaketnya tapi tanpa rasa takut Alberto hanya tersenyum sinis dan mereka saling memandang dengan tatapan penuh kebencian, tidak tau masa lalu apa yang mereka hadapi dulu tapi dipikiran Orin mereka berdua adalah sahabat dekat dan selalu terlihat akur tapi entah kenapa hari ini mereka seperti musuh yang ingin membunuh satu sama lainya, ketika Alberto ingin memukul johan Orin menghentikanya dan mengandeng tangan Al pergi meninggalkan johan sendiri yang masih terdiam dengan muka marah.


sepertinya hari ini terlalu dingin sampai - sampai kamu berpelukan dengan si johan apa tidak cukup hanya aku yang memelukmu... kau tau berapa jam yang aku tempuh untuk kesini ketika melihat panggilan teleponmu dan chatt darimu, tapi setelah aku sampai malah aku melihatmu bermesraan dengan johan


aku bahkan sangat senang ketika kamu meneleponku itu artinya kamu merindukanku...


Orin yang mendengar penuturan Al hanya tersenyum dan terus mengandeng lenganya tanpa bicara sedikitpun, Alberto yang bertanya akan dibawa kemana dirinya hanya pasrah kepada Orin


setelah sampai disebuah taman yang indah dipenuhi lampu khas taman yang kelap kelip dan banyak bunga mawar dan anggrek menambah kesan romantis malam itu, Orin mengajak Al duduk di sebuah kursi antik ditaman teesebut, Al yang merasa takjub sangat terpesona melihat indahnya taman ditengah Tempat yang seperti ini merasa sangat gembira hingga dia merasa malu dan tersipu ketika Orin menyuruhnya duduk sambil menepuk kursi tersebut


duduklah Al... malam ini temani aku sampai subuh disini, aku sangat merindukanmu makanya tadi aku meneleponmu tapi tidak jadi...

__ADS_1


camping sekolah hanya satu hari saja jadi biarkan aku menjadi cinderela malam ini bersamamu


ucapan Orin membuat Al merasa sedikit membuyarkan pikiranya untuk bertanya lagi soal johan tadi, tanpa menolak Al mengabulkan permintaan Orin


mereka duduk berdua sambil melihat indahnya taman malam itu dan dengan sengaja Orin menyenderkan kepalanya ke bahu Alberto


kenapa sangat berat sekali ya Al... padahal aku yang memilih menyandarkan kepalaku ke bahumu


tapi rasanya dadaku yang sesak menikmatinya


Entah kenapa Orin bicara seperti itu kepada Alberto


Orin ingin melepaskan sandaran kepalanya dibahu Al, tapi lelaki itu tak mengijinkannya


jangan melepaskan sandaranmu Orin..?


bersandarlah dengan hatimu maka kau tidak akan merasakan beratnya pikiranmu


tidurlah, aku akan menjagamu semalam dan akan menjadi pangeran mu meski pagi datang karena kau bukan cinderela tapi ratu dihatiku dan duniaku

__ADS_1


aku akan selalu muncul dalam mimpimu karena hanya akulah mimpi indahmu...


apa kau mengangapku beban Orin...


aku bahkan berpikir mimpi indahmu


Orin..?? kau sudah tidur


sepertinya Orin tertidur lelap di sandara bahu Alberto


dan malam itu hanya Al yang kadang-kadang terjaga untuk melihat kekasih hatinya terlelap


ada rasa iba ketika Al memandang Orin saat tidur dalam hatinya lelaki itu berucap akan melindungi dan selalu memperjuangkan cintanya meski akan banyak badai yang Alberto hadapi nanti yaitu restu papanya


🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Terimakasih sudah membaca Novel pertama saya


jangan lupa like dan koment para readers ku πŸ˜˜πŸ™

__ADS_1


__ADS_2