Mimpi Musim Semi

Mimpi Musim Semi
Selamat ulang tahun Robert Alberto


__ADS_3

Malam yang dinanti akhirnya pun tiba, hampir separuh dari teman lelaki tampan dengan sejuta pesona itu hadir diacara ulang tahunnya, teman kolega papanya dan juga sebagian guru SMA Husada Karya.


Hanna datang bersama pacarnya teddy dengan penampilan yang tentu saja membuat keduanya tampan cantik dan tampan.


johan yang datang dengan pamanya yang baru sampai sprei tadi dari Singapura dengan setelah tuxedo berwarna hitam itu, yang membuat johan terlihat sangat macho.


gadis angkuh nan anggun itu pun datang bersama mama dan papanya, icca yang memakai dress berwarna putih terlihat sangat menawan dengan rambut panjangnya yang terurai dan diberi aksen poni, icca terlihat sangat imut malam ini.


semua teman bisnis papanya Alberto pun menambah kesan pesta perayaan ulang tahun sangat elegan, dan tidak lupa beberapa reporter dari surat kabar daerah pun datang karena undangan sang papa.


Teddy yang berdiri disamping sang kekasih pun tampak gembira, pasangan romantis itu pun saling berbincang dengan gaya manjanya Hanna.


*darling malam ini akan aku perkenalan seorang pria yang sangat tampan kepadamu, kau tunggu saja ( Hanna)


selama ini kau bermain hati dibelakangku sweety! ( teddy hampir emosi)


jauh sebelum mengenalmu darling, pria ini teman masa kecilku ( Hanna tersenyum nakal)


kalau kau berani, akan aku patahkan kaki lelaki itu ( teddy)


itu dia darling... ( Hanna melihat pria itu*)


teddy sedikit melongo melihat pria yang memang tampan itu, tapi usianya sedikit lebih dewasa dibandingkan dirinya, teddy yang belum tahu kalau dirinya di kerjain oleh Hanna merasa cemburu. Hanna yang ingin menghampiri pria itu pun dicegah dengan tangan kekasihnya di pegang dengat erat.

__ADS_1


kakak! aku disini ( Hanna melambaikan tanganya)


pria itu tersenyum kepada Hanna, teddy yang merasa sedang dalam masalah pun melepaskan tangan Hanna dan tersenyum kepada pria itu dan memberi salam sopan.


*siapa tadi yang bilang akan mematahkan kaki kakaku? ( Hanna mengandeng tangan kakaknya)


ha.. ha.. jadi selama ini dirimu tidak bilang kalau kau mempunyai kakak setampan ini adik manisku? ( kakaknya Hanna)


kenalkan darling ini kakakku, dia tinggal diluar negeri sejak kecil, maaf kak, aku sengaja ingin memberikan kejutan untuk teddy ( Hanna tersenyum manja)


maafkan saya kak? saya terlalu mencintai adik anda, jadi cemburu saya berlebihan ( teddy sedikit malu)


tidak apa-apa teddy? Hanna sering bercerita banyak tentangmu.. kuharap kedepannya kalian saling bersama ( kakak Hanna)


kalian lanjutkan saja, kakak ingin bertemu dengan paman praba ( kakanya Hanna)


semua para tamu undangan pesta perayaan ulang tahun Alberto pun menikmati suguhan, pemilik pesta yang ditunggu - tunggu pun akhirnya datang, Alberto yang terlihat sangat tampan dengan rambut rapi dan setelah jas warna putih menambah kesan gagah dan tampan, orin pun memakai dress hitam bercorak bunga kecil dengan rambut terurai sedikit di blow, sehingga terlihat begitu imutnya.


semua mata para tamu tertuju kepada kedua pasangan itu, yang saling berpegang tangan dengan erat, papanya Alberto pun melototkan matanya melihat putranya mengandeng orang didepan umum bahkan banyak reporter.


maafkan kami terlambat papa.. ( Alberto dengan sopan)


sang papa hanya melihat kedua tangan pasangan kekasih itu tanpa berkedip.

__ADS_1


semua reporter kurasa kalian sudah banyak mengambil gambar pesta putraku malam ini, hati - hati dijalan ( papanya dengan tegas)


pamanya Alberto pun paham maksud perkataan kakak iparnya itu, sang paman pun menyuruh para reporter untuk segera meninggalkan acara.semua tamu yang berada di acara pesta pun tampak tegang dengan kejadian itu.


kalian berdua ikut denganku! ( papanya Al)


Alberto dan juga orin mengikuti Sang papa untuk masuk kedalam kamar hotel, mereka masih berpegangan dibelakang Sang papa.


*jangan pikir aku membiarkanmu begitu saja!


aku hanya melepaskanmu malam ini! ( papanya al berlalu pergi meninggalkan hotel)


apakah ini sebuah persetujuan atau ancaman? ( orin menatap al)


persetujuan yang bisa menjadi ancaman kapan saja?


cobalah pahami kata-kata kasarnya, itulah penghinaan terakhirnya.. ( al menatap orin juga)


lalu kita... ( orin)


ya.. kita berhasil melewati pintu itu ( Alberto menatap lekat orin)


selamat ulang tahun Robert Alberto... ( orin*)

__ADS_1


Alberto tersenyum kepada kekasih hatinya itu, menatapnya lekat dengan penuh cinta, mereka berdua saling melempar senyum manis, sebuah tatapan penuh dengan cinta dan kebahagiaan tersirat dari mata Alberto kepada orin, Alberto lalu menarik orin kedalam pelukannya.


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


__ADS_2