
Hari demi hari dilalui Alberto tanpa kekasihnya orin, begitupun sebaliknya, mereka masih saling merindukan satu sama lainya.
disekolah pria tampan dengan sejuta pesona itu pun seperti biasa kembali pendiam sepeti dulu sebelum bertemu dengan orin.
al bagaimana kalau kamu ikut aku keruang foto, siapa tau bisa membuatmu lebih fress ketika melihat gadis-gadis cantik disekolah kita ( teddy)
sepertinya idemu tidak jelek, baiklah ayo!( Al)
kedua lelaki tampan itu pun berjalan menuju ruang foto disekolah Husada karya itu, sebuah sekolah elit bertaraf internasional itu memiliki banyak kelas dan ruang yang dikhususkan untuk para siswa yang ingin menjadi aktris atau aktor, meski teddy tidak berada dijurusan itu tetapi dirinya sering mengunjungi kelas tersebut sekedar mencuci foto dirinya dan Hanna.
*apakah kau sering keruang ini Ted?
orang tuaku pemilik sebagian sekolah ini tapi aku tidak tau ada sebuah kelas dan ruang sebagus ini, kalau aku tau sejak awal orin pasti akan suka karena banyak foto idolanya disini ( Al memegangi foto artis herjunot ali)
__ADS_1
bukankah itu terlalu tua untuk orin? ( teddy menunjuk foto artis itu)
benarkah? tapi kenapa orin sangat tergila-gila dengan artis ini? aneh.. ( Al dengan bingungnya)
tapi orin memang mempunyai selera yang bagus Al?
artis itu meski sudah berumur tapi lebih tampan dari pada dirimu ( teddy tersenyum mengejek)
sialan kau teddy ( Al melempar foto itu kemeja*)
*aku ingin memberikan ini padamu al?
bacalah ketika kamu sedang sendiri, orin memberikan surat ini kepadaku sebelum dirinya pergi dari kota JJ, maafkan aku tidak bisa membantumu dengan masalahmu ini, dan ini foto orin yang sengaja aku cetak untukmu sesuai permintaanya. ( teddy)
__ADS_1
Terima kasih teddy? ( al memegang foto dan surat dari orin)
teddy* pun keluar duluan dari kelas dan ruang foto tersebut, Alberto memandangi wajah manis dan cantik kekasih hatinya itu, tampak senyum merekah di foto orin dengan rambut tergerai, foto itu diambil teddy ketika orin dan Alberto berangkat pagi bersama, ketika Al berjalan dibelakang orin dan menarik ikat rambut dari kekasihnya itu, Alberto memasukan foto dan surat dari orin itu kedalam tas sekolahnya, kemudian lelaki tampan dengan sejuta pesona itu pun pergi meninggalkan sekolah dan segera pulang kerumah, tanpa pergi ke kelasnya lagi Al menuju parkiran dan melajukan motor KLX nya itu.
disekolah SMA Husada karya tampak para siswa sedang serius mengikuti pelajaran bahasa Inggris sepeti biasa terkecuali Alberto yang meninggalkan sekolah tanpa ijin dan juga absen.
teddy dan para teman yang lainya pun sudah tidak asing dengan sikap anak konglomerat itu, bahkan para guru sudah terbiasa dengan hal yang dilakukan Alberto yang suka masuk dan keluar kelas seperti rumahnya sendiri, banyak para murid disekolah elit itu yang bersikap sesuka hatinya hanya dikarenakan orang tuanya adalah para pejabat negara, atau bahkan konglomerat terkaya ditanah air.
sebuah motor KLX dilajukan cukup cepat dihalaman besar milik pengusaha emas itu.
para pelayanan yang mengetahui nya pun menggelengkan kepalanya melihat tuan mudanya yang pulang sekolah dengan jam masih begitu pagi dari jam kepulangan sekolah.
Alberto tampak tidak sabar dengan surat pemberian teddy itu, dirinya bergegas kedalam kamarnya untuk segera membaca surat dari orin, tanpa memperdulikan sapaan pelayan dirumahnya tersebut.
__ADS_1
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻