Mimpi Musim Semi

Mimpi Musim Semi
asyiknya liburan


__ADS_3

Waktu yang ditunggu pun tiba, sebuah mobil sedang mewah memasuki rumah mungil milik gadis manis berwajah oriental itu, seorang sopir keluarga turun untuk menjemput nona muda tuanya Alberto.


*permisi nona, saya menjemput anda untuk segera kebandara?


tuan al berpesan kalau ibu anda ingin ikut mengantarkan nona dipersilahkan? ( sopir al)


baiklah pak? bisakah anda menolong koper saya ini? ( orin menunjuk kopernya)


tentu nona ( sopir al*)


Orin dan sang ibu pun masuk kedalam mobil mewah itu, sang ibu pun dengan senang hati ikut mengantarkan putrinya liburan di negara Gajah Putih itu.


*tuan al apa sudah dibandara pak? ( sopir al)


tadi tuan hanya berpesan untuk menjemput anda nona? saya tidak berani bertanya, maafkan saya... ( sopir al*)


Sang ibu mengenggam tangan putrinya yang terlihat mengkhawatirkan Alberto.

__ADS_1


Sang ibu pun melihat tadi Alberto tampak kaget setelah mendapatkan telepon, bahkan lelaki tampan dengan sejuta pesona itu pun keluar tanpa berpamitan dengan ibunya orin, dengan sedikit berlari.


orin pun merasa tenang dengan menyandarkan kepalanya ke bahu Sang ibu.


*memang benar kalau bahu ibu adalah tempat ternyaman untuk bersender, kelak aku akan membawa ibu liburan keluar negeri, jadi ibu harus tetap sehat dan panjang umur... ( orin)


amin... sebagai orang tua melihat anaknya hidup bahagia dan berkecukupan itu sudah sangat bersyukur orin? ( ibunya orin mencium kening putrinya)


orin pasti akan merindukan ibu? tapi ibu jangan khawatir akun pasti akan selalu video call, agar ibu ikut senang melihat Chiangmai ( orin tersenyum kepada ibunya)


ibu tunggu untuk itu, apa yang kau bawa tadi sudah lengkap tidak ada yang ketinggalan? ( Sang ibu)


kau ini, bagaimanapun jangan hidup boros meski pacarmu banyak uang, hemat lah untuk masa depan putri manis ibu ( ibunya orin mencoel hidup mancung nya)


aku bercanda bu? sejak kapan putri ibu yang manis, cantik dan baik hati seperti ini menjadi cewek matre! orin juga tahu batas sebagai pacar bu? ( orin)


Nak al lelaki yang sopan, ibu percaya kepada dia dan putri ibu bisa menjaga dirinya ketika disana?

__ADS_1


ingat orin! jangan terlena! paham! ( ibunya orin menjewer lembut telinga putrinya)


siap bu bos, laksanakan! ( orin memberi hormat ibunya dengan senyum*)


anak dan ibu itu pun tertawa riang didalam mobil yang mereka tumpangi, sang sopir pun ikut tersenyum melihat ibu yang sangat menyayangi putrinya itu.


**********************************


Setelah selesai dengan semua urusan perusahaan Alberto dan pamanya segera kebandara, karena mungkin kekasihnya sudah hampir tiba duluan, dan Alberto tidak ingin orin menunggu lama dirinya, karena pasti ibunya orin ikut mengantarkan putrinya, karena dirinya sudah berpesan kepada sopirnya.


*papa, al berangkat dulu... ( Alberto berpamitan kepada papanya)


jaga dirimu al, pamanmu akan bersamamu sampai ke Chiangmai ( papanya al)


kakak harus makan dan minum obat tepat waktu, jangan terlalu lelah aktivitas perusahaan, serahkan semua kepada ayahnya teddy, aku akan mengawasi kakak dengan CCTV di android ini ( pamanya al sambil melihatkan andorid pintarnya)


ha.. ha..., jangan khawatir kapten, cepatlah pergi kalian, hati dijalan dan selamat liburan ( papanya Al tertawa gurih*)

__ADS_1


pamanya Alberto dan keponakannya itu pun bergegas menuju ke bandara, paman dan keponakan itu pun tidak lupa berdoa agar diberi keselamatan dalam perjalanan liburannya itu.


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


__ADS_2