Mimpi Musim Semi

Mimpi Musim Semi
pesawat tidur


__ADS_3

Setelah Alberto dan sang paman sampai dibandara internasional Soekarno-Hatta, orin berpamitan dengan ibunya dan saling berpelukan, sang ibu pun memeluk Alberto dan menitipkan untuk menjaga putrinya kepada pamanya al.


Sang paman pun tersenyum mengiyakan dan berpesan kepada ibunya orin tidak usah khawatir karena orin bersama orang yang tepat bukan penjahat.


mendengar perkataan Sang paman Alberto dan orin pun tertawa dibuatnya.


mereka bertiga pun sudah berada di pesawat terbang yang akan membawanya menemui kakek dan neneknya nanti.


*apa kau tegang? perjalanannya tidak lama ( Alberto)


sedikit, ini pertama kalinya aku naik pesawat.. ( orin menatap Alberto)


itu wajar, bersandarlah, aku akan menjagamu saat kau tidur ( Alberto menunjuk pundaknya)


Baiklah, tapi kurasa aku akan menikmati rasa diatas awan ( orin tersenyum)


bayangkan saja kau sedang naik awan putih seperti dragon Ball, berkeliling dunia dan bersenang-senang, itu sedikit membantu rasa tegangmu ( Alberto memegang tangan orin)

__ADS_1


akan kulakukan ( orin)


ini tidak lama orin, 3 jam lagi kita sudah sampai, jika kau lelah kau bisa tidur, dan jika kau membutuhkan sesuatu bilang saja dengan al atau paman ( pamanya al)


terimakasih paman ( orin tersenyum*)


gadis manis itu menikmati pengalaman pertamanya naik pesawat, dirinya seperti benar-benar diatas awan, dan merasakan sedikit gronjalan ketika pesawat melewati awan tebal, meski tidak bisa berselfie karena peswat sudah tinggal landas, setidaknya pengalaman ini sudah orin rekam selalu didalam ingatannya seumur hidup.


Alberto pun tersenyum dan selalu memegang tangan kekasihnya itu dengan erat, orin pun tidak bisa tidur selama perjalanan ke Thailand, dirinya membaca majalah yang tersedia di depan kursi pesawat, dan menyibukan dirinya membaca satu persatu majalah yang sudah tersedia, tanpa terasa kekasih hatinya yang tertidur pulas di pundak mungilnya itu.


*kau bilang akan menjagaku, tapi kenapa kau tidur sepulas ini seperti dikasur ( orin tersenyum menggerutu)


iya paman, biarkan dia tidur, aku yang akan menjaganya ( orin tersenyum kepada pamanya al*)


pamanya Alberto tersenyum kepada gadis manis itu, Alberto bahkan melihat wajah nyaman keponakannya itu dipundak kekasihnya, didalam hati pamanya pun berdoa agar hubungan mereka berjodoh.


sekitar Baru dua jam perjalanan, kantuk melanda orin, gadis manis itu pun melihat pamanya Alberto sudah tidur dikursi samping, tapi orin masih berusaha menahan kantuknya dengan memesan segelas kopi hitam, Sang pramugari pun dengan senang hati melayani orin.

__ADS_1


gadis manis berwajah oriental itu pun meneguk kopinya dengan perlahan karena panas, sedikit demi sedikit tegukan itu sudah habis membasahi tenggorokanya.


tapi, rasa kantuk orin malah semakin menjadi.


sejak kapan kopi ada obat tidurnya? kurasa aku salah memesan, mataku sangat ngantuk ( orin sambil matanya di jidatkan)


gadis manis itu pun memesan lagi hotdog rasa mayonaise, Sang pramugari yang cantik dan seksi pun dengan senang hati melayani permintaan orin lagi, setelah pesanan datang, orin pun langsung memakannya dengan sangat lahap, setelah merasakan kenyangnya perut, orin pun menguap berkali-kali.


ayolah mata? jangan kau ngantuk, bukankah kau mau melihat indahnya dunia dari atas? ( orin sambil membelalakan matanya dengan tangan)


gadis manis itu pun berkata sendiri dengan mulut ngedumel tidak jelas, dia bahkan menggoyangkan tubuh Alberto yang masih sangat pulas dengan tidurnya.


*dasar tuan muda! malah dia sendiri yang membayangkan menjadi dragon Ball dan tidur diatas awan. ( orin menatap wajah Alberto dan mencubit pipinya)


bahkan dia tidak bangun dengan cubitanku! kasihan, dia pasti sangat lelah, tidurlah tuan muda kesayanganku ( orin mencium kening al*)


gadis manis berwajah oriental itu pun mengandeng lengan Alberto dan saling bersender satu sama lain, tanpa terasa pun orin ikut tertidur dengan pulasnya dengan posisi sangat romantis seperti di dalam novel cinta.

__ADS_1


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


__ADS_2