
waktu berjalan pagi pun datang, Tampak siswa Husada karya berdatangan dengan diantar orang tuanya memakai mobil
Orin yang melihat mereka sudah biasa, entah kenapa hatinya merasa rindu dengan sosok laki-laki yang dicintainya yaitu Robert Alberto.
sudah 3 hari pria tampan dengan sejuta pesona itu tidak masuk kelas, bahkan chat nya pun tidak dibalas
Orin merasa khawatir dengan Alberto, tapi dia tidak tau dengan siapa bertanya tentang keadaan al sekarang.
pagi itupun berlangsung pelajaran seperti biasa
semua siswa tampak bersemangat tapi tidak dengan Orin, teddy yang sedari tadi memperhatikan sahabatnya itu datang dan bertanya apa yang terjadi dengan Orin
apa kamu sakit Orin??
kau tampak tidak baik-baik saja...
jangan bilang kau merindukan Alberto?
sepertinya Teddy tau alasan Orin bersedih yaitu karena rindu, Orin masih masih meletakan wajahnya di meja bangku sekolah, Teddy langsung berdiri dan memaksa Orin bangun dan mengajaknya makan dikantin sekolah
Orin mengikuti langkah sahabatnya itu
menuju kantin Orin bertanya kepada Teddy kenapa Hanna tidak mengikutinya karena jika tau mereka jalan berdua pasti gadis imut itu akan berteriak dan ngedumel sepanjang hari bahkan sampai malam kepada Orin
baru diucapkan gadis imut itu sudah keluar dari kelasnya dan langsung berteriak sambil berlari dan langsung menerobos ketengah sambil memeluk lengan teddy pacarnya, Orin yang sudah hafal sikap Hanna hanya tersenyum melihat mereka berdua
seelah sampai dikantin mereka bertiga mengambil jatah makan dan duduk di meja untuk menikmatinya
__ADS_1
semua siswa menikmati makan siang itu dengan enjoy
Mereka bertiga berbincang dan bertanya kabar Alberto
Orin hanya menggeleng tanda tidak tau
johan yang datang dan menyahut pembicaraan mereka dan berkata bahwa Alberto sedang di Batam dan besok baru pulang, johan juga menjelaskan Ada sesuatu yang harus diurus Alberto sangat anak Sultan itu sendiri
mungkin ini ada hubungannya dengan bisnis papanya
bahkan Al menitipkan Orin padaku untuk menjaganya selama dia di Batam
Orin yang mendengar penjelasan johan merasa lega tapi juga tidak percaya dengan kata johan yang terakhir yaitu untuk menjaganya
mereka berempat karena ditambah johan akhirnya menikmati makan siang dengan tenang dan wajah Orin sudah tampak bahagia karena pacarnya itu baik baik saja.
dengan angkuhnya gadis itu berjalan menuju meja yang Orin duduk bersama temanya tadi yaitu teddy, Hanna dan johan
tanpa rasa takut icca menjambak rambut Orin dan mengatainya gadis murahan perebut tunangan orang
bahkan icca berbicara akan mengadukan hubungan mereka kepada papanya Alberto
Orin yang merasakan sakit karena jambakan icca diapun membalasnya dan berkata kepada icca bahwa dia sudah siap untuk hal itu
Sebenarnya Orin sangat takut dengan ancaman icca karena bagaimanapun dirinya hanya orang biasa yang tidak bisa akan sanggup melawan keluarga Sultan sepeti Alberto, tapi demi ibu dan ayahnya Orin melawan rasa takut itu selagi jalanya benar.
asal kamu tau nona icca aku bukan gadis murahan ya g merebut tunanganmu
__ADS_1
kalian hanya calon tunangan jika hal itu benar-benar terjadi, bagaimana jika tidak nona???
perkataan Orin membuat icca darah tinggi dan menatap Orin dengan sangat marah dan penuh kebencian
siang itu membuat gaduh kantin sekolah Husada karya
johan pun angkat bicara agar icca pergi meninggalkan kantin tersebut.
Orin..! kau membuatku semakin penasaran karena banyak yang melindungimu, bahkan johan akrab dan makan satu meja dengan dirimu
siapa sebenarnya kamu Orin..???
mungkin hari ini kau gadis yang dicintai Alberto
tapi kau juga gadis yang akan dibuang olehnya suatu hari nanti, jadi bersiaplah untuk itu.
sebelum pergi icca mengatakan ucapan yang membuat Orin sedih dan lemas tanpa tulang
icca pergi dengan langkah kebencian terhadap Orin
setelah kejadian itu Orin seperti berdiri tanpa tulang dan langsung terduduk tapi Hanna menguatkan nya dan menyakinkan Orin bahwa Alberto bukanlah laki-laki seperti itu.
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
Terimakasih sudah membaca Novel pertama saya
bantulah like para Raiders ππππ
__ADS_1