Mimpi Musim Semi

Mimpi Musim Semi
Doa Dan Air mata


__ADS_3

Disebuah pesawat Dari Batam menuju Jakarta seorang pria berumur tapi masih terlihat gagah itu tampak memperhatikan hand phone yang dipegangnya, beliau adalah papa Alberto seorang pembisnis ternama ditanah air maupun luar negeri, memang kekayaan keluarga Robert tidak perlu ditanyakan lagi, mulai bisnis kecil seperti acsesories perhiasan monel, titanium Dan juga silver hingga bisnis besar yaitu berlian.


papa al tampak sedikit tidak suka dengan apa yang dilakukan anak lelakinya itu karena membawa gadis biasa yang sangat dicintai Alberto siapa lagi kalau bukan Orin, paman al hanya bisa menenangkan kakak iparnya itu dengan sedikit ucapan yang sedikit membela keponakan tampanya itu.


sudahlah kak? mereka masih sangat muda, biarkan mereka menikmatinya, biarkan waktu berjalan dengan sendirinya jangan bebani mereka, kakak ipar dulu juga pernah muda, mereka berdua terlihat sangat manis


papa al hanya mendengarkan ucapan adik iparnya itu Dan berucap dalam hati memang ada benarnya, dengan wajah sedikit tersenyum papa al mengenang masa muda mereka, terlihat raut wajah yang sangat rindu kepada mendiang sang istri papa al menyenderkan kepalanya Dan melihat awan indah menyelimuti mereka dengan Mata terpejam, paman al pun mengerti apa yang dirasakan kakak iparnya itu Dan dirinya pun out memejamkan Mata.


Disebuah butik mewah terlihat mama icca sedang mendesain sebuah gaun pengantin pesanan klienya Dari seorang selebritas ternama tanah air.


wajah serius terlihat Dari wanita anggun itu, papa icca yang melihat istrinya sangat sibuk itu pun membuatkan secangkir coklat panas agar terlihat sedikit rileks


mama icca dengan senyum bahagia menerima coklat panas bikinan suaminya itu, mereka berdua mengobrol sambil menikmati cemilan yang dibuat pelayanya yaitu brownies pandan.

__ADS_1


mama icca mengatakan dirinya sangat lega karena putrinya tidak jadi bertungana dengan al, meski keluarga Alberto sangat menyayangi icca karena mengenalnya sejak kecil tapi alasan utamanya adalah Cinta, terlihat Alberto mencintai gadis lain Dan icca sangat tertekan karena kakenya yaitu mertua mama icca. sang papa pun mengenggam erat tangan istrinya Dan menguatkanya semuanya Akan baik- baik saja, meski sederhana ucapan suaminya itu sangat menenangkannya, karena sekarang icca tampak sangat bahagia menjalin hubungan dengan Johan yang tak kalah konglomeratnya dengan keluarga Robert Alberto.


Dan di sebuah cafe tempat Orin bekerja tampak masih sangat rame pembeli meski setengah jam lagi Akan tutup karena waktu sudah menunjukan pukul setengah sepuluh malam.


Orin pun sudah bersiap untuk membereskan meja Dan mengepel lantai sebelum pulang, tampak wajah gadis manis berwajah oriental Dan berlesung pipi itu sangat bahagia, sesekali wajahnya tampak merona ketika pikiranya mengingat kejadian sore tadi dirumah kekasihnya Alberto.


dirinya sangat lah rajin bahkan tidak pernah memperlihatkan wajah capeknya meski dirinya juga setiap Hari membantu menyiapkan sarapan pagi untuk dirinya Dan ibunya, ting.... suara bel cafe mengagetkan Orin Dan dia pun menoleh siapa yang datang ketika cafe tutup Dan ternyata icca menemui Orin.


setelah Orin selesai menyelesaikan tugasnya gadis itu pun mengajak icca duduk di sebuah minimarket Dan membelikanya Dua minuman kaleng


Orin membukakan minuman itu Dan menyodorkanya kepada icca, mereka berdua meminumnya bersamaan


Orin maafkan aku, selama ini aku sudah pernah jahat kepadamu, Dan sekarang aku tau kenapa al sangat mencintaimu..

__ADS_1


ibumu pernah bekerja di butik mamaku, Dan aku sangat berterima kasih karena berkat masakan ibumu aku menjadi dekat dengan ibuku Dan aku sangat bersyukur aku mendapatkan kasih sayang kedua orang tuaku lagi


Orin... bahagia lah dengan al, aku sungguh berdoa untuk itu, meski kita bukan teman dekat tapi aku sangat nyaman ketika jujut kepadamu karena aku tau dirimu orang baik


Mari kita habiskan minumanya Dan pulang.


icca meminum kopi kaleng yang diberikan oleh Orin Dan pulang berdua dengan perasaan yang sangat lega karena sudah meminta maaf kepada teman satu sekolahnya itu.


saat al bilang dia menyukaiku, jujur saja aku bimbang dengan hatiku karena aku tau dia sudah mempunyai tunangan, tetapi berjalanya waktu hatiku berkata untuk mempertahankanya karena bukti cintanya sangat lah besar terhadapku, aku seperti seorang ratu ketika bersamanya icca Dan menjadi upik Abu ketika jauh darinya, aku hanya menjalaninya seperti air yang mengalir ca? Dan aku tidak Akan berharap lebih untuk kedepanya karena aku sadar kita sangat lah berbeda.


Orin mengatakan apa yang selama ini kepada icca, karena dirinya sadar hal semacam itu pasti Akan terjadi entah kapan waktunya, icca mengerti apa yang diucapkan Orin, tetapi icca menyakinkan Orin bahwa pertunangan itu sudah berakhir Dan tidak Akan terjadi Hari esok atau pun nanti ketika dirinya beranjak dewasa, karena icca hanya ingin melakukan apa yang dirinya sukai itulah Cara orang kaya menikmati hidupnya, mereka berdua tiba di halte bus, icca menaiki bus duluan karena beda tujuan, sebelum Naik icca mengucapkan terima kasih untuk kopi kalengnya kepada Orin, Dan dibalas dengan anggukan serta senyum manis Orin. tak menunggu Lama bus kedua Dan terkahir itu pun datang, Orin duduk di dalam bus dekat jendela Dan mendengarkan musik Dari Hpnya, sebuah lagu yang liriknya sangat lah pas mengambarkan isi hatinya malam ini, sebuah lagu Dari admesh kamaleng dengan judul jangan rubah takdirku


gadis manis itu sangat menghayati setiap lirik lagu itu hingga tak terasa butiran air matanya jatuh, bagi Orin saat ini dirinya sudah sangat bahagia ketika bersama al Dan tidak ingin memikirkan apa yang tidak ingin dipikirkan, biarlah waktu Dan Hari esok yang menjawab hubungan Cinta mereka.

__ADS_1


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


__ADS_2