Mimpi Musim Semi

Mimpi Musim Semi
Foto kebahagiaan masa Remaja


__ADS_3

Pagi ini sekolah elite bertaraf internasional SMA Husada Karya menyuruh senior untuk masuk mengambil sertifikasi kelulusan, Teddy dan Hanna yang sudah berangkat lebih pagi dari satpam sekolah pun berada di ruang model, Hanna sengaja berada disana karena sedang sepi, Hanna sengaja mengecek semua wardrobe dan alat make-up para model.


Teddy yang berada diruang foto sengaja mengambil sebuah kamera untuk berswafoto bersama kekasihnya dan juga sahabatnya nanti.


Alberto yang berjalan pelan dengan penuh senyuman tidak menyangka akan menjadi senior dan terakhir kalinya menginjakkan kakinya disekolah yang sudah menjadikan dirinya menjadi seseorang yang berguna.


cekrek.. cekrek... ( teddy mengambil foto Alberto)


Apakah kau pernah mendengar undang- undang memfoto dari keluarga pengacara! ( Alberto )


aku hanya mengambil untuk kenang-kenangan? ( teddy)


kenangan apa! ( Alberto)


kau mempunyai wajah seorang pria yang bisa mengatasi masalah dalam kehidupanya ( teddy tersenyum kepada al)


dah... ( teddy berpamitan)


Alberto berjalan tersenyum dan melihat orin sudah menunggunya, gadis manis berwajah oriental itu membawa dua kotak susu yang akan diberikan kepada kekasih hatinya.


dengan senyum manisnya dirinya mengamati wajah tampan dan kaki jenjang milik Alberto.


*ternyata benar kata gadis disekolah ini, kalau pacarku sangatlah tampan ( orin dengan memberikan susu kotak)


apa kau cemburu dengan mereka ( Alberto meminum susu kotak)


tidak! aku hanya cemburu dengan fotomu yang dicetak teddy diruang foto, kenapa aku tidak mengambilnya dari awal dan memasukanya di Dompetku ( orin minum susu kotak sambil tersenyum kepada al)


apa yang kau maksud dompet ini? ( Alberto membawa dompet orin)


Hai! kenapa Dompetku ada di kamu? ( orin berusaha mengambil dompetnya)


apa kau lupa saat kau membayarkan minuman untuku?


( Alberto menyimpan dompet orin ditasnya)


itu satu-satunya miliku, kembalikan! ( orin membuka telapak tangannya meminta dompet)

__ADS_1


ikut aku keruang foto, aku akan mengembalikan dompetmu nanti ( Alberto mengandeng orin*)


lelaki tampan dengan sejuta pesona itu pun berjalan bersama orin ke ruang foto, teddy yang sibuk mencetak foto-foto dirinya dan Hanna saat liburan sekolah dulu, dan awal kencan dirinya.


teddy juga mencetak kejadian lucu antara johan dan icca, keromantisan Alberto dan orin, semua dia cetak untuk diberikan kepada pemilik foto.


*bisakah kau berikan foto itu untuku? ( Alberto mengambil fotonya dengan orin)


Hai Alberto! aku baru saja menemukan foto ketika orin menunggumu di taman sekolah, lihatlah! ( teddy menunjukan fotonya)


bahkan saat melamun dia tetap manis ( Alberto tersenyum)


seharusnya kau memfotoku saat aku sedang tersenyum teddy? itu akan membuat mukaku sedikit cantik ( orin)


kenapa kalian bertiga disini tanpa aku! ( Hanna tiba-tiba datang)


sweety lihatlah foto kita saat pertama kencan, kau terlihat sedikit culun dengan topi merahmu ( teddy tertawa)


dasar pembohong! darling aku masih ingat saat kau bilang aku sangat imut dengan topi itu! ( Hanna memanyunkan bibirnya


aku setuju.. ( Hanna)


satu.. dua.. tiga... ingat kata kang foto ya? jangan lupa senyum cekrek.!!( teddy*)


mereka berempat berswafoto bersama untuk kenang-kenangan, karena pada akhirnya semua akan pergi menuju masa depan kebahagiaan masing-masing.


orin yang sangat lincah mengambil foto dirinya bersama al tanpa ada yang tahu, orin lalu memasukan foto dirinya bersama sang kekasih didalam saku seragamnya.


*aku pergi dulu! kalian cetak lah foto yang bagus dan kencanlah ( Alberto berpamitan kepada teddy dan Hanna)


kami juga akan segera kencan hari ini, semoga harimu menyenangkan ( teddy*)


Setelah berpamitan kepada kedua sahabatnya Alberto mengajak orin untuk makan siang dicafe langganan mereka, gadis manis berwajah oriental itu pun dengan sangat bahagia mengiyakan ajakan sangat pacar.


*besok kita akan ke thailand pukul 6 sore, aku sudah mengurus paspormu, lihatlah ini ( Alberto memberikan paspornya orin)


fotoku? kau memiliki jiwa pencuri sayang? ( orin tersenyum)

__ADS_1


kau sudah siap untuk besok? ( Alberto)


iya, aku akan bicara kepada ibuku setelah pulang ( orin)


kita habiskan makanan kita, setelah itu aku akan minta ijin ibumu ( Alberto)


siap... ( orin*)


setelah selesai dengan makanya, pasangan itu pun berjalan bersama ke rumah orin, jarak antara cafe dan rumah orin tidak terlalu jauh, diperjalanan Alberto memberikan sebuah kado untuk orin.


ini untukmu.. ( Alberto memberikan kado)


apa ini? ( orin penasaran)


bukalah, kau pasti suka ( Alberto tersenyum)


wah... sangat bagus, aku suka tuan muda ( orin)


pakai ini selalu, yang lama sudah aku Museum kan ( Alberto)


Kau bahkan sudah memasang fotomu disini ( orin membuka dompet barunya)


harus fotoku selalu yang ada di dompet mu ( Alberto)


aku juga punya foto yang lebih bagus dari ini, biar aku pasang disebelahnya ( orin)


benarkah? foto siapa ( Alberto sambil melirik)


bagus kan? aku terlihat cantik disini ( orin memperlihatkan fotonya)


dari mana kau dapat foto itu? apa diruang foto tadi! ( Alberto menatap orin)


iya! Terimakasih tuan muda kesayanganku? ( orin)


mereka berdua tertawa bersama, Alberto tak henti-hentinya memandang wajah manis nan ayu kekasihnya itu dengan hati bahagia, orin pun senyam senyum tak jelas karena sangking bahagianya hari ini, esok dan seterusnya.


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻

__ADS_1


__ADS_2