Mimpi Musim Semi

Mimpi Musim Semi
Danu Raharja


__ADS_3

Taiwan, 2008 April 26


Disebuah negara yang padat dengan penduduknya itu seorang lelaki tampan dengan tubuh tinggi proporsional sedang berjalan disebuah gang kecil menuju tempat tinggalnya dia adalah Danu Raharja.


Danu bukan warga asing dia asli Indonesia yang bekerja di sebuah anak Industri cassing HP yang berada di Indonesia, Danu sudah bekerja di sana selama enam tahun, bukan hanya tampan tapi danu juga sangat pintar ketika dipercaya menjaga anak cabang perusahaan di Taiwan tersebut.


Tampak di sebuah tempat hiburan malam yang sangat terkenal di negara itu tampak seorang wanita yang kelihatan masih muda tampak tak nyaman berpakaian terbuka dan memperlihatkan bentuk tubuhnya yang sedikit berisi.


seorang wanita paruh baya dengan penampilan mencolok memanggil dengan nama Deva agar menemani tamu VIP yang baru datang yaitu Danu Raharja dan beberapa teman Danu yang malam itu sedang merayakan kesuksesan kerja Time nya.


dengan berjalan sedikit ragu- ragu Deva mendekat ke arah Danu dan duduk disampingnya, wanita paruh baya yang sering disebut dengan nyonya Nam itu tersenyum dan berkata untuk bersenang-senang malam itu dan menikmatinya dan melangkah keluar ruangan party time itu.


mungkin bukan Deva saja yang berada di ruang itu tapi ada beberapa wanita penghibur juga bersama lainya dengan satu ruangan, mungkin hari itu adalah hari pertama Deva bekerja disana sebagai wanita malam


Danu bukanlah sosok laki-laki hidung belang yang suka berganti pasangan dan melakukan sex bebas meski dirinya sudah lama tinggal di negara tersebut.

__ADS_1


Deva menuangkan bir ke gelas Danu dan melirik sekilas kearah lelaki tampan itu, alangkah terkejut Deva ketika Danu menyentuh pergelangan tanganya untuk tidak menuang minuman lagi padanya karena dia memang tidak begitu suka dengan miras.


Danu bicara kepada teman-temannya untuk kembali lebih awal dan membawa Deva bersamanya


seperti paham ucapan Danu temanya pun tertawa dan membiarkan Danu menikmati malam itu dengan wanitanya tadi.


Deva hanya diam saja tanpa penolakan ketika Danu mengandeng tangannya dan membawanya keluar dari party time tersebut, setelah didalam mobil Danu , Deva pun membuka suara dengan bahasa Mandarin


( agar lebih mudah author menulisnya pakai bahasa Indonesia)


jika saya membuat kesalahan mohon dimaafkan karena ini hari pertama saya bekerja.


Deva tampak memelas takut kepada Danu yang membawanya dengan mobil berkepatan sedikit tinggi itu membelah keramaian kota.


"" tidurlah jangan banyak bicara, malam ini aku akan membawamu ke Hsinchu

__ADS_1


jika aku membiarkan dirimu tetap di bar itu mungkin dirimu akan di terkam pada binatang buas


aku orang Indonesia jadi kita bisa ngobrol seperti biasa


kelihatannya kamu belum lama tinggal di Taiwan karena kau tampak tak nyaman dengan baju itu""


Deva tampak tak percaya lelaki yang dihadapanya adalah sosok lelaki baik, Deva tersenyum melihat Danu yang masih fokus menyetir, sekilas Danu melirik kearah Deva yang tengah pulas tertidur di mobil


Danu menepikan mobilnya dan mengambil selimut di belakang mobilnya untuk menyelimuti tubuh Deva yang sedikit kedinginan itu.


Danu berkata dalam hatinya sungguh malang nasib wanita cantik yang ada didepannya itu entah apa yang terjadi pada wanita itu yang pasti Danu ingin menyelamatkannya dari nasib buruknya menjadi wanita malam meski akan berhubungan dengan nyonya Nam nantinya, entah perasaan apa yang terjadi pada Danu yang tiba-tiba mencium sekilas kening Deva.


setelah menyelimuti tubuh Deva akhirnya Danu pun kembali melanjutkan perjalanannya ke kota Hsinchu kembali.


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺

__ADS_1


__ADS_2