Mimpi Musim Semi

Mimpi Musim Semi
Cerita Al part 2


__ADS_3

Disebuah loteng sekolah dua orang sedang mendengarkan sebuah lagu yang begitu indah liriknya


mereka adalah Alberto dan Orin


ditengah keheningan Suara Al memecah keduanya


apakah sepulang sekolah kamu ada waktu aku bisa mengantarkanmu pulang, anggap saja aku mentraktirmu tumpangan gratis, pinta Al


maafkan aku Al... hari ini aku ada pekerjaan paruh waktu, mungkin lain kali aku bisa, Al... apa aku boleh bertanya padamu tentang gadis yang tadi ada dikantin


apakah dia pacarmu?


dia bukan pacarku ataupun kekasihku tapi dia calon tunangan ku, sebelum aku berangkat ke Batam keluarganya mengundang keluargaku makan malam entah apa yang mereka bicarakan karena saat itu pikiranku berada dirumah karena ibuku tidak ikut


tapi setelah aku berada di Batam pamanku memberikan kabar tersebut mungkin bisa dikatakan pertunangan ku dan dia hanya sebuah formalitas kerjasama saja aku bahkan belum memikirkan hal begitu jauh soal itu Orin...


hari ini mungkin aku belum bisa menolak permintaan papaku tapi suatu saat kalau waktunya sudah tepat aku akan memilih jalan hidupku sendiri untuk menikah dengan wanita yang aku cintai

__ADS_1


jawaban Al sungguh membuat Orin tercengang bagaimana tidak diusia yang sangat muda sudah ada kata pertunangan, sungguh dunia para anak orang kaya dan pewaris tahta diluar logika bahkan urusan perasaan bisa diperjual belikan.


Kau tahu Al...hal yang paling aku benci saat ini adalah ketika aku menjadi dewasa disaat umurku masih 16 tahun, itu artinya senyumanku akan berkurang


aku sangat bahagia ketika bisa sekolah disini meski kastaku dengan mereka berbeda, selama 3 tahun yang akan kulalui disekolah ini apa yang akan terjadi aku tidak tau, bahkan aku akan sangat siap jika mereka akan mambullyku nanti, tapi setidaknya diriku bisa bermimpi indah seperti bunga musim semi yang terus mekar setiap harinya, maka dari itu Alberto mari kita semangat!!


sebuat kata dari hati Orin tertumpah sudah didepan Al, bahkan laki-laki itu merasa takjub dengan kegigihan dan keberanian gadis itu, dengan saling melempar senyum dan mereka berdua saling menatap satu sama lain akhirnya mereka kembali ke kelas dan memulai pelajaran selanjutnya karena jam istirahat sudah selesai.


Setelah pulang sekolah tidak lupa Orin memberitahukan kalau dia langsung kerja kepada ibunya, meski tadi sudah bilang sebelum berangkat sekolah dia takut ibunya lupa dan menunggunya untuk makan malam


" jus mangga satu dan latte tambah susu satu tidak pakai lama ya nona pekerja keras? "


tidak asing bagi Orin panggilan itu karena yang datang sahabat kecilnya yang tampan yaitu Teddy Marcello


Teddy sahabatnya sejak kecil sebelum Orin pindah rumah dan bertemu kembali ketika mereka sama-sama sekolah di SMA Husada karya


kenapa kau memesan dua minuman apa pacarmu akan datang kesini? kau sangat imut Teddy pasti Hana semakin mencintaimu, ledekan Orin membuat Teddy tersenyum manis

__ADS_1


makanya carilah pacar dan jangan jadikan dirimu queen pekerja paruh waktu, duduklah sini temani aku sampai Hana datang oke? pinta Teddy kepada Orin


Orin pun menemani sahabatnya itu sambil bergurau, Ada rasa bahagia ketika melihat pasangan so cute itu berada di cafe tempat Orin bekerja, karena Hana sendiri sudah tau kalau Orin sahabat kecilnya Teddy kekasih hatinya.


Aku merasa bahagia dikelilingi orang-orang yang sayang denganku, meski aku bukan anak Sultan seperti mereka, terkadang dalam hidup tidak seindah yang kita bayangkan tapi kedepannya aku akan selalu bersemangat untuk membuat hidupku dan keluargaku menjadi berarti... suara hati Orin membuka keindahan sore di cafe nya bekerja, banyak pengunjung yang lalu lalang untuk memesan minuman disana


Teddy yang masih setia menunggu kekasihnya pun ikut bahagia ketika melihat sahabatnya itu bisa tersenyum kembali setelah kakaknya memutuskan hubungan keluarga denganya.


Hai...!! jangan saling pandang darling?


kenapa kamu melihatnya seperi itu Orin? dia kekasihku jadi jangan pandang dia lebih dari 3 detik


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


mohon Like dan dukungan dari para reader, dan Terima kasih sudah membaca Novel pertamaku 😘


Xie Xie wo ai nie ma... πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ’“πŸ’“

__ADS_1


__ADS_2